Dalam beberapa tahun terakhir, zakat mal telah menjadi salah satu pilar penting dalam upaya membantu masyarakat yang kurang mampu, terutama kaum duafa dan anak yatim piatu. Sebelumnya, banyak yang menganggap zakat hanya sebagai kewajiban agama tanpa menyadari dampak sosialnya yang signifikan.
Pada 16 Maret 2026, terjadi perubahan signifikan dalam pengumpulan zakat mal di PPM An Nur Sidoarjo, dengan total zakat mal yang terhimpun mencapai Rp216.050.000. Angka ini menunjukkan peningkatan yang substansial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana total infak yang terkumpul juga mencapai Rp17.550.000.
Perubahan ini tidak hanya berdampak pada jumlah dana yang tersedia, tetapi juga pada jumlah penerima manfaat. Zakat mal disalurkan kepada kaum duafa dan anak yatim piatu di Kecamatan Bandung, Tulungagung, yang sangat membutuhkan dukungan finansial menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Gubernur Lampung juga turut mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, menekankan pentingnya kontribusi ini dalam membantu mereka yang membutuhkan. “Zakat dapat disalurkan kepada yang berhak menerima, yaitu delapan asnaf, dan bisa membantu terutama saudara-saudara kita ketika mau lebaran ini,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Dalam konteks ini, pengamanan juga menjadi perhatian. AKP Sumaji menyatakan, “Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan pembagian zakat ini.” Hal ini menunjukkan komitmen untuk memastikan bahwa kegiatan sosial ini berlangsung dengan aman dan tertib.
Selain zakat mal, zakat fitrah juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini, dengan total zakat fitrah dalam bentuk uang mencapai Rp7.000.000 dan zakat fitrah dalam bentuk beras sebanyak 26 kilogram di PPM An Nur Sidoarjo.
Dengan adanya peningkatan jumlah zakat yang terkumpul, diharapkan dapat lebih banyak lagi kaum duafa dan anak yatim piatu yang terbantu. Kegiatan pembagian zakat mal ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Showroom Mobil Kacunk Montor, menunjukkan komitmen jangka panjang dalam membantu masyarakat.
Perubahan ini mencerminkan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat akan pentingnya zakat sebagai salah satu cara untuk menyucikan harta dan jiwa serta membantu mengurangi kesenjangan sosial.
Namun, detail lebih lanjut mengenai distribusi dan dampak dari zakat ini masih perlu dikonfirmasi. Masyarakat berharap agar kontribusi ini dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang, sehingga lebih banyak orang yang mendapatkan manfaat dari zakat mal.














