wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Uns: Prestasi dan Kolaborasi Mahasiswa

uns — ID news

The wider picture

Dua mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS), Muhammad Yasril Amri dan Jasson Franklyn Wang, baru-baru ini terbang ke Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 12–15 Februari 2026. Mereka mengikuti kompetisi konten Samsung yang bertajuk ‘A Day in My Life with Galaxy Campus’. Keikutsertaan mereka dalam kompetisi ini menunjukkan komitmen UNS dalam mendukung pengembangan keterampilan mahasiswa di tingkat internasional.

Program Menjalin Penjalin 2026, yang berlangsung dari 6 hingga 15 Februari 2026, juga menjadi bagian dari upaya UNS untuk memberdayakan mahasiswa dalam kolaborasi lintas sektor. Dalam program ini, UNS bekerja sama dengan Chiba University untuk memberdayakan perajin rotan di Trangsan sebagai aktor utama dalam desain produk. Kolaborasi ini berhasil menghasilkan lima prototipe kerajinan rotan yang inovatif.

Fitur translasi real-time berbasis AI yang digunakan selama kompetisi membantu mahasiswa mengatasi hambatan bahasa yang sering menjadi tantangan dalam interaksi internasional. Ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat berperan penting dalam memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi antar mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Delegasi UNS juga berkolaborasi dengan mahasiswa dari Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Padjadjaran, memperkuat jaringan akademis dan meningkatkan pertukaran pengetahuan. Pameran karya yang dihasilkan dari kolaborasi ini di LAV Gallery mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan akademisi, menandakan keberhasilan program ini dalam menarik perhatian publik.

Menurut Muhammad Yasril Amri, “Perjalanan ke Ho Chi Minh menjadi studi kasus konkret mengenai bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat mengakselerasi adopsi teknologi di kalangan generasi muda.” Pernyataan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Desain produk yang dihasilkan dalam kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga pada fungsi dan pengalaman hidup sehari-hari. Hal ini sejalan dengan pandangan bahwa desain adalah praktik komunal yang berangkat dari material dan proses yang ada di sekitar kita.

UNS menunjukkan komitmennya dalam preservasi dan pengembangan sentra kerajinan lokal melalui program Menjalin Penjalin 2026. Dengan melibatkan mahasiswa dalam proyek-proyek nyata, UNS tidak hanya mendidik generasi masa depan tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal.

Detail mengenai dampak jangka panjang dari kolaborasi ini dan bagaimana hasilnya akan diterapkan di masa depan masih belum jelas. Namun, upaya yang dilakukan oleh UNS dan mitra-mitranya menunjukkan potensi besar untuk inovasi dan pengembangan berkelanjutan di bidang kerajinan dan desain.