wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Singapura: Wasit batalkan kartu merah pemain di Piala AFF

Kontroversi Wasit Batalkan Kartu Merah Pemain Singapura di Piala AFF

Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Singapura di Piala AFF 2026 berakhir dengan skor imbang 1-1, yang menyebabkan Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal. Keputusan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri menjadi sorotan, terutama terkait pembatalan kartu merah untuk pemain Singapura, Ui Young Song.

Insiden kontroversial ini terjadi pada menit ke-55. Saat kiper Singapura, Izwan Mahbud, menguasai bola, Ivar Jenner dari Indonesia dan Ui Young Song terlibat dalam sebuah insiden. Ivar Jenner menjatuhkan Ui Young Song sesaat sebelum Mahbud melempar atau menendang bola. Setelah bangkit, Ui Young Song terlihat menyikut badan Ivar Jenner.

Awalnya, wasit Al Amouri memberikan kartu kuning kepada kedua pemain. Bagi Ui Young Song, kartu kuning ini seharusnya berarti kartu merah karena ia telah menerima kartu kuning sebelumnya dalam pertandingan yang sama. Protes keras pun terjadi di lapangan, dan Ui Young Song sempat berjalan keluar lapangan sambil terus melontarkan protes kepada ofisial keempat.

Keputusan VAR dan Dampaknya

Di tengah protes tersebut, wasit Al Amouri memutuskan untuk meninjau ulang insiden melalui monitor VAR (Video Assistant Referee). Pertandingan sempat terhenti selama sekitar enam menit untuk proses peninjauan ini. Setelah melihat tayangan ulang, wasit Al Amouri membatalkan kartu kuning yang telah diberikan kepada kedua pemain, Ivar Jenner dan Ui Young Song. Pembatalan ini berarti Ui Young Song tidak jadi dikeluarkan dari lapangan, dan Singapura tetap bermain dengan 11 pemain.

Tidak lama setelah keputusan VAR tersebut, Singapura berhasil menyamakan kedudukan. Ilhan Fandi mencetak gol pada menit ke-66, mengubah skor menjadi 1-1. Skor ini bertahan hingga akhir pertandingan, yang memastikan Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026. Sementara itu, Singapura berhasil lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup A, di bawah Vietnam.

Pelatih Singapura, Gavin Lee, menyatakan kebanggaannya terhadap daya juang timnya. Ia mengakui bahwa banyak pihak tidak memberikan kesempatan kepada timnya untuk lolos dari grup. Menurut Lee, para pemainnya menunjukkan ketahanan yang hebat dan tetap fokus pada apa yang bisa mereka kendalikan, mengabaikan keputusan wasit, kesalahan, dan momen-momen penting lainnya.

Reaksi Pelatih Singapura

Gavin Lee juga sempat membahas keputusan VAR yang menganulir pengusiran Ui Young Song. Ia menyebutkan bahwa staf pelatih telah mendiskusikan berbagai skenario dan berusaha tetap tenang untuk memberikan dukungan terbaik kepada tim. Pemain seperti Hariss Harun juga berperan dalam menenangkan rekan-rekan setimnya dan membantu mereka mengatur diri, yang menurut Lee membuat segalanya lebih mudah.

Meskipun demikian, Lee enggan berkomentar lebih jauh mengenai keputusan wasit di lapangan. Ia merasa tidak ada gunanya membicarakan wasit, karena hal itu hanya akan menimbulkan masalah. Lee memuji ketahanan dan organisasi tim Singapura, meskipun ia juga mengakui bahwa Timnas Indonesia memiliki cukup peluang dan penguasaan bola untuk memenangkan pertandingan.

Hasil imbang 1-1 ini mengakhiri perjalanan Timnas Indonesia di fase grup Piala AFF 2026, sementara Singapura melanjutkan langkahnya ke babak semifinal.

Source: cnnindonesia.com