Manchester City akan berusaha membalikkan keadaan melawan Real Madrid pada 17 Maret 2026, setelah kalah 3-0 di leg pertama UEFA Champions League Round of 16. Tim asal Inggris ini perlu mencetak setidaknya empat gol tanpa kebobolan untuk melanjutkan langkah mereka di kompetisi bergengsi ini.
Dalam sejarah UEFA Champions League, banyak tim telah berhasil melakukan comeback dramatis. Salah satu yang paling terkenal adalah Barcelona yang membalikkan defisit 4-0 melawan PSG pada 2017, menang 6-1 di leg kedua dan melaju dengan agregat 6-5. Mampukah Manchester City mengikuti jejak comeback epik tersebut, atau justru kembali jadi korban dominasi Real Madrid?
Barcelona, yang juga merupakan salah satu tim terkemuka di Eropa, memiliki catatan kandang terbaik musim ini dengan 11 kemenangan di Camp Nou, mencetak 33 gol dan hanya kebobolan 6. Namun, mereka mengalami kesulitan saat menghadapi Newcastle United di St. James Park, di mana mereka tidak menunjukkan performa terbaiknya.
Rodri, gelandang Manchester City, menyatakan bahwa Real Madrid akan mengalami kesulitan jika ingin melanjutkan ke babak berikutnya. Dia percaya bahwa timnya memiliki potensi untuk membalikkan keadaan jika mampu meningkatkan intensitas permainan mereka.
Barcelona juga menghadapi tantangan, di mana Lamine Yamal berisiko mendapatkan suspensi jika menerima kartu kuning dalam pertandingan melawan Newcastle United. Hal ini bisa memengaruhi strategi tim dalam pertandingan-pertandingan mendatang.
Sejarah mencatat beberapa comeback luar biasa di UEFA Champions League. Deportivo La Coruña pernah membalikkan defisit 1-4 melawan AC Milan dengan kemenangan 4-0 di leg kedua pada 2004. Ini menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil dalam kompetisi ini.
Barcelona juga pernah mengalami kegagalan setelah memimpin di leg pertama, seperti saat mereka kalah 0-4 dari Liverpool setelah menang 3-0 di leg pertama semifinal 2019. Ini menjadi pengingat bahwa setiap pertandingan harus dimainkan sampai akhir.
Dengan pertandingan yang semakin mendekat, semua mata akan tertuju pada Etihad Stadium, tempat di mana Manchester City akan berjuang untuk membalikkan keadaan. Jika mereka dapat bermain dengan intensitas yang tinggi dan mengikuti jejak kemenangan terbaru, mereka mungkin bisa meraih hasil yang diinginkan.
Reaksi awal dari penggemar dan analis menunjukkan optimisme campur aduk, dengan banyak yang percaya bahwa Manchester City memiliki kemampuan untuk melakukan comeback yang mengesankan. Namun, tantangan melawan Real Madrid tidak bisa dianggap remeh.
Details remain unconfirmed.












