Key moments
Pada tanggal 6 April 2026, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP di Kabupaten Tangerang berlangsung dengan lancar dan kredibel. Sekitar 98 persen dari target peserta mengikuti ujian ini, dengan tingkat partisipasi di SMP Negeri 2 Curug mencapai 100 persen.
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, meninjau hari pertama pelaksanaan TKA di SMP Negeri 2 Curug. “Kesiapan kelas dan penataan teknis sudah sesuai dengan ketentuan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan kepada siswa untuk “kerjakan dengan jujur dan gembira, karena ini adalah bagian dari proses, bukan akhir.” Ujian ini berfungsi sebagai instrumen untuk mengukur kemampuan akademik siswa dalam bidang literasi dan numerasi.
Di MTs Al-Khairaat Ambon, pelaksanaan TKA diikuti oleh 15 peserta didik. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kemampuan akademik siswa di daerah tersebut. Sementara itu, di MTs Al-Fatah Ambon, TKA dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6-7 April 2026 dengan tiga sesi pelaksanaan.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa TKA bukan merupakan penentu kelulusan murid, melainkan hasil TKA akan melengkapi penilaian prestasi siswa. Hal ini menunjukkan bahwa TKA dirancang sebagai sistem ‘five in one’ yang mampu menghasilkan lima jenis data pendidikan, yang diharapkan dapat membantu dalam pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran di masa depan.
Kepala SMP Negeri 2 Curug, Purwaningsih, juga memberikan komentar positif mengenai pelaksanaan TKA. “Alhamdulillah pada sesi pertama berjalan lancar,” katanya. Ia menambahkan bahwa pihaknya hanya mengimbau siswa untuk membiasakan diri dengan soal-soal TKA agar dapat mempersiapkan diri dengan baik.
Dengan pelaksanaan TKA yang berjalan sesuai rencana, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang. Kesiapan pelaksanaan TKA di sekolah-sekolah telah berjalan sesuai ketentuan, dan para peserta didik menunjukkan antusiasme yang tinggi.
Pengawasan yang dilakukan oleh Mendikdasmen dan pihak terkait menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Masyarakat dan pengamat pendidikan berharap bahwa hasil dari TKA ini dapat digunakan untuk perbaikan sistem pendidikan dan memberikan manfaat bagi siswa di seluruh Indonesia.
Details remain unconfirmed.













