wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Tiongkok: Kolaborasi Baru Antara Malang dan

tiongkok — ID news

Key moments

Sebelum perkembangan terbaru ini, Kota Malang dikenal sebagai Kota Toleransi yang disematkan oleh Presiden Republik Indonesia. Namun, harapan untuk memperkuat hubungan internasional, khususnya dengan Tiongkok, belum sepenuhnya terwujud. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, sebelumnya tidak dapat menghadiri pertemuan penting dengan Konsul Jenderal Tiongkok, Xu Yong, karena agenda kedinasan yang padat.

Perubahan signifikan terjadi pada tanggal 2 April 2026, ketika Wahyu Hidayat menghadiri ramah tamah dengan Xu Yong di Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra internasional. Dalam konteks ini, Jakarta juga berpartisipasi dalam China-Indonesia Trade and Investment Forum 2026 di Beijing, yang berlangsung pada minggu pertama bulan April.

Langkah ini diambil oleh Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas jejaring perdagangan internasional, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Elisabeth Ratu Rante Allo, seorang pejabat dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah DKI Jakarta, menyatakan bahwa “Jakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan dan distribusi dengan ekosistem usaha yang dinamis.” Dia juga menekankan pentingnya pelibatan UMKM dalam rantai pasok agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.

Selain itu, Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Muhammadiyah merencanakan study visit ke Tiongkok untuk kepala sekolah. Rencana ini mencakup pengiriman 30 kepala sekolah Muhammadiyah ke Tiongkok pada bulan September 2026. Kunjungan ini direncanakan akan dilakukan ke Provinsi Guangdong, termasuk kota-kota besar seperti Guangzhou, Foshan, dan Shenzhen. Kegiatan ini didukung oleh Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia.

Program study visit ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah Muhammadiyah. Meskipun rincian lebih lanjut mengenai program ini belum sepenuhnya terkonfirmasi, langkah ini dianggap sebagai langkah strategis dalam memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan hubungan antara Malang dan Tiongkok dapat berkembang lebih jauh, tidak hanya dalam bidang perdagangan tetapi juga dalam pendidikan. Ini merupakan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk saling belajar dan berbagi pengalaman, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi lokal.

Secara keseluruhan, perkembangan ini menunjukkan bahwa kedua negara berkomitmen untuk memperkuat hubungan bilateral. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di Malang dan sekitarnya.