Tamanuri, seorang tokoh politik yang dikenal luas saat menjabat sebagai Bupati Way Kanan selama dua periode, meninggal dunia pada Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 07.30 WIB di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta. Sebelumnya, ia adalah anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem selama tiga periode, serta anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan.
Kabar duka ini disampaikan oleh putranya, Agung Ilmu Mangkunegara, melalui grup Whatsapp, yang menyatakan, “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah meninggal dunia orangtua kami/kakek/buyut kami Tamanuri bin Hakim Raja Hukum pada hari senin tanggal 23 Maret 2026 pukul 7.30 WIB di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta.” Kematian Tamanuri menandai berakhirnya perjalanan politik yang panjang dan berpengaruh.
Hermawi Taslim, seorang rekan dari Partai NasDem, mengkonfirmasi berita tersebut dan menambahkan, “Benar meninggal dunia tadi pagi di RS Royal Taruma, kemudian langsung dibawa untuk dikebumikan di Lampung.” Tamanuri akan dimakamkan di kampung halamannya di Lampung, tempat ia memulai kariernya sebagai aparatur sipil negara (ASN) sejak 1976.
Selama karier politiknya, Tamanuri dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dan berkomitmen untuk pembangunan infrastruktur di daerahnya. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Way Kanan dari tahun 2000 hingga 2010, yang menjadi fondasi bagi karier politiknya selanjutnya. Kematian Tamanuri meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, terutama di kalangan pengurus dan anggota Partai NasDem.
Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem, menyatakan, “Nasdem dan bangsa ini kehilangan orang baik dan berdedikasi.” Pernyataan ini mencerminkan betapa besar pengaruh Tamanuri dalam partai dan masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan sosok yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.
Kepergian Tamanuri menjadi momen refleksi bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang mengenalnya secara pribadi maupun profesional. Ia dikenal sebagai pemimpin yang selalu mendengarkan aspirasi masyarakat dan berusaha untuk mewujudkannya dalam kebijakan yang diambil.
Dengan meninggalnya Tamanuri, Partai NasDem dan masyarakat Lampung II kehilangan seorang pemimpin yang telah berjuang untuk kepentingan rakyat. Warisan yang ditinggalkannya akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.
Details remain unconfirmed.













