<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tsunami – News &amp; Updates | Warta Warga News</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/tsunami/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Apr 2026 17:40:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>tsunami – News &amp; Updates | Warta Warga News</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indonesia earthquake tsunami warning: Peringatan Tsunami Gempa Bumi Indonesia</title>
		<link>https://wartawarganews.com/indonesia-earthquake-tsunami-warning/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 17:40:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Weather]]></category>
		<category><![CDATA[Bitung]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Laut Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[North Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[North Sulawesi]]></category>
		<category><![CDATA[Ternate]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/indonesia-earthquake-tsunami-warning/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gempa bumi berkekuatan 7.4 mengguncang Laut Maluku, Indonesia, menyebabkan satu kematian dan peringatan tsunami sementara dikeluarkan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/indonesia-earthquake-tsunami-warning/">Indonesia earthquake tsunami warning: Peringatan Tsunami Gempa Bumi Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Gempa bumi berkekuatan <strong>7.4</strong> mengguncang wilayah Laut Maluku, Indonesia, pada <strong>2 April 2026</strong>, menyebabkan setidaknya satu kematian dan memicu peringatan tsunami sementara. Gempa terjadi pada kedalaman <strong>35 kilometer</strong> dan episentrumnya terletak <strong>127 kilometer</strong> barat laut Ternate.</p>
<p>Warga di beberapa provinsi merasakan guncangan kuat yang berlangsung antara <strong>10 hingga 20 detik</strong>. Menurut laporan, gelombang tsunami setinggi <strong>0.75 meter</strong> tercatat di North Minahasa, Sulawesi Utara. Seorang wanita berusia 70 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat bangunan yang runtuh di Manado.</p>
<p>&#8220;Kami masih mengumpulkan data untuk mengonfirmasi jumlah korban dan kerusakan di setiap lokasi,&#8221; kata Abdul Muhari, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Peringatan tsunami yang dikeluarkan segera setelah gempa tersebut dicabut sekitar dua jam setelah kejadian.</p>
<p>Hampir <strong>50</strong> gempa susulan dirasakan di daerah sekitar setelah gempa utama, menambah kekhawatiran di kalangan penduduk. &#8220;Hati-hati masih diperlukan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang pantai,&#8221; tambah juru bicara BNPB.</p>
<p>Sejumlah bangunan, termasuk rumah dan sebuah gereja, mengalami kerusakan akibat guncangan tersebut. Di Ternate, tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Sementara itu, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di daerah yang terdampak.</p>
<p>&#8220;Guncangan sangat kuat,&#8221; ungkap Marten Mandagi, seorang saksi mata yang merasakan dampak gempa. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik juga menyatakan bahwa gelombang tsunami berbahaya mungkin terjadi di sepanjang garis pantai dalam radius sekitar <strong>620 mil</strong> dari episentrum.</p>
<p>Indonesia terletak di sepanjang &#8216;Cincin Api&#8217; Pasifik, yang membuatnya rentan terhadap aktivitas seismik. Detail mengenai jumlah pasti cedera dan penilaian kerusakan masih belum terkonfirmasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/indonesia-earthquake-tsunami-warning/">Indonesia earthquake tsunami warning: Peringatan Tsunami Gempa Bumi Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tsunami Gempa Bumi Mengguncang Bitung, Sulawesi Utara</title>
		<link>https://wartawarganews.com/tsunami-gempa-bumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 17:26:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Weather]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[Bitung]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[gempa susulan]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[korban jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/tsunami-gempa-bumi/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gempa bumi berkekuatan 7,6 mengguncang Bitung, Sulawesi Utara, pada 2 April 2026, memicu tsunami dan mengakibatkan satu korban jiwa.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/tsunami-gempa-bumi/">Tsunami Gempa Bumi Mengguncang Bitung, Sulawesi Utara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>What observers say</h2>
<p>Pada tanggal 2 April 2026, pukul 05:48 WIB, wilayah Sulawesi Utara diguncang oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6. Pusat gempa terletak 129 kilometer arah tenggara dari Bitung dengan kedalaman 33 kilometer. Gempa ini memicu gelombang tsunami yang tercatat di beberapa lokasi, termasuk Halmahera Barat dengan tinggi gelombang mencapai 0,3 meter dan di Bitung setinggi 0,2 meter.</p>
<p>Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami ini berdampak pada sembilan wilayah sebelum peringatan tsunami dicabut. Tiga provinsi yang paling terdampak adalah Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Hingga saat ini, BMKG juga mencatat adanya 180 gempa susulan yang terjadi setelah gempa utama.</p>
<p>Dalam laporan awal, satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat terkena reruntuhan bangunan. Nuriadin Gumeleng, seorang pejabat setempat, menyatakan bahwa korban yang meninggal telah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. &#8220;Satu korban meninggal tertimpa reruntuhan sudah dibawa ke rumah sakit,&#8221; ujarnya.</p>
<p>BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami yang menyatakan bahwa tsunami disebabkan oleh gempa magnitudo 7,6 yang terjadi di lokasi tersebut. Peringatan tersebut dinyatakan telah berakhir setelah situasi dianggap aman. &#8220;Peringatan Dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa Mag:7.6, lokasi: 129 km Tenggara BITUNG-SULUT, waktu:02-Apr-26 05:48:16 WIB, dinyatakan telah berakhir,&#8221; kata BMKG.</p>
<p>Gempa bumi dan tsunami memiliki keterkaitan erat, di mana hampir 90 persen tsunami dipicu oleh gempa bumi tektonik yang terjadi di bawah laut. Hal ini menunjukkan pentingnya pemantauan dan peringatan dini untuk mengurangi risiko bencana di wilayah rawan gempa seperti Sulawesi Utara.</p>
<p>Teuku Faisal Fathani, seorang ahli geologi, menambahkan, &#8220;Inilah tercatat di pencatatan kita.&#8221; Pernyataan ini menunjukkan bahwa data dan informasi yang akurat sangat penting dalam penanganan bencana. Keselamatan manusia menjadi prioritas utama dalam situasi seperti ini, seperti yang diungkapkan oleh Pratikno, seorang pejabat pemerintah, &#8220;Keselamatan manusia adalah yang paling utama.&#8221;</p>
<p>Saat ini, pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap dampak gempa dan tsunami ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah setempat. Dengan adanya gempa susulan yang masih terjadi, penting bagi warga untuk tetap berada di tempat yang aman dan menghindari bangunan yang berpotensi runtuh.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/tsunami-gempa-bumi/">Tsunami Gempa Bumi Mengguncang Bitung, Sulawesi Utara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
