<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tindakan asusila artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/tindakan-asusila/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 22:35:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>tindakan asusila artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pesantren: Aksi Massa di Ndholo Kusumo</title>
		<link>https://wartawarganews.com/pesantren-aksi-massa-di-ndholo-kusumo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 22:35:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren Ndholo Kusumo]]></category>
		<category><![CDATA[tahfidz]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan asusila]]></category>
		<category><![CDATA[wakaf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/pesantren-aksi-massa-di-ndholo-kusumo/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aksi massa menuntut keadilan di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo mengungkap kesaksian mengejutkan dari mantan pengikut yang mengalami perbudakan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/pesantren-aksi-massa-di-ndholo-kusumo/">Pesantren: Aksi Massa di Ndholo Kusumo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Aksi massa pada <strong>2 Mei 2023</strong> di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo menuntut keadilan atas dugaan praktik asusila. Massa menuntut hukuman bagi oknum kiai berinisial A yang diduga melakukan tindakan tersebut. Salah satu mantan pengikut pesantren mengaku telah menjadi budak selama sebelas tahun.</p>
<p><strong>Keterangan dari mantan pengikut:</strong></p>
<ul>
<li>&#8220;Sebelas tahun saya jadi budak. Pondok ini dibangun dari uang budak-budak si iblis A,&#8221; kata S, mantan pengikut pesantren.</li>
<li>S menyatakan bahwa banyak santriwati mengalami pelecehan oleh oknum kiai.</li>
<li>Saksi lain menyebutkan bahwa doktrin digunakan untuk menghalalkan tindakan asusila.</li>
</ul>
<p>Pondok Pesantren Tahfidz Quran Al Mukhtarul Aulad juga terlibat dalam isu wakaf. Kementerian Agama Parepare mendampingi penyerahan Akta Ikrar Wakaf untuk pengembangan pesantren tersebut. Andi Kursiah M, yang menyerahkan lahan wakaf, merasa terbantu oleh pendampingan Kemenag dalam proses sertifikasi wakaf.</p>
<p><strong>Fakta terkait proyek pabrik gula:</strong></p>
<ul>
<li>PG Pesantren Baru Kediri menargetkan penggilingan tebu sebanyak <strong>873.299,6 ton</strong> pada musim giling tebu 2026.</li>
<li>Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara menyatakan bahwa swasembada gula konsumsi bisa dicapai paling lambat tahun 2028.</li>
<li>Kepala KUA Kecamatan Ujung menegaskan peran Kemenag dalam melindungi aset wakaf agar memberi manfaat bagi umat.</li>
</ul>
<p>Praktik perbudakan dan tindakan asusila di pesantren telah menjadi isu yang mencuat di masyarakat. Wali Kota Kediri mengapresiasi PG Pesantren Baru dalam mendukung proyek strategis nasional untuk swasembada pangan. Proses giling tebu di PG Pesantren Baru dimulai pada <strong>19 Mei 2026</strong>.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/pesantren-aksi-massa-di-ndholo-kusumo/">Pesantren: Aksi Massa di Ndholo Kusumo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
