<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tahun hijriah 2026 artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/tahun-hijriah-2026/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2026 05:51:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>tahun hijriah 2026 artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tahun Hijriah 2026: Penetapan Idul Fitri 1447 Hijriah</title>
		<link>https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:51:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tahun hijriah 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026-2/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026 menurut Muhammadiyah, sementara pemerintah dan NU memperkirakan pada 21 Maret 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026-2/">Tahun Hijriah 2026: Penetapan Idul Fitri 1447 Hijriah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Apakah Idul Fitri 1447 Hijriah akan jatuh pada 20 Maret 2026 atau 21 Maret 2026? Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026, sementara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) memperkirakan Idul Fitri akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.</p>
<p>Sidang isbat untuk menentukan tanggal Idul Fitri dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026. Pada hari tersebut, posisi hilal diperkirakan masih cukup rendah, dengan ketinggian hilal berkisar antara 0,91 derajat di Merauke hingga 3,13 derajat di Sabang. Elongasi antara bulan dan matahari diperkirakan berkisar antara 4,54 derajat di Waris hingga 6,1 derajat di Banda Aceh.</p>
<p>Kriteria MABIMS (Majelis Ulama Indonesia, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama) menetapkan bahwa awal bulan hijriah dapat dimulai jika tinggi hilal minimal tiga derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Dengan demikian, penetapan tanggal Idul Fitri masih bergantung pada hasil sidang isbat pemerintah.</p>
<p>Abu Rokhmad, seorang tokoh terkait, menyatakan, &#8220;Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik.&#8221; Hal ini menunjukkan pentingnya transparansi dalam penetapan tanggal hari raya umat Islam ini.</p>
<p>Idul Fitri adalah hari raya yang dirayakan setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadan. Perayaan ini menjadi momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, yang memiliki tradisi dan kebiasaan unik dalam merayakannya.</p>
<p>Dengan penetapan yang berbeda antara Muhammadiyah dan pemerintah serta NU, masyarakat diharapkan dapat menunggu hasil sidang isbat untuk mendapatkan kepastian. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026-2/">Tahun Hijriah 2026: Penetapan Idul Fitri 1447 Hijriah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun Hijriah 2026: Idul Fitri 1447 H dan Perbedaan Penetapan</title>
		<link>https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 15:28:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[hilal]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[tahun hijriah 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahun hijriah 2026 akan menyaksikan perbedaan penetapan Idul Fitri antara Muhammadiyah dan pemerintah, dengan tanggal yang berbeda.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026/">Tahun Hijriah 2026: Idul Fitri 1447 H dan Perbedaan Penetapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>The wider picture</h2>
<p>Tahun hijriah 2026 akan menjadi tahun yang menarik bagi umat Islam di Indonesia, terutama terkait dengan penetapan Idul Fitri 1447 H. Pertanyaan yang muncul adalah: kapan tepatnya Idul Fitri akan dirayakan? Jawabannya bervariasi tergantung pada organisasi yang mengeluarkan penetapan tersebut.</p>
<p>Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Sementara itu, pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) memperkirakan bahwa Idul Fitri akan dirayakan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Perbedaan ini mencerminkan pendekatan yang berbeda dalam menentukan awal bulan baru dalam kalender Hijriah.</p>
<p>Untuk menentukan awal bulan baru, ijtimak hilal akan dilakukan pada Kamis, 19 Maret 2026. Kriteria yang digunakan dalam penentuan ini adalah MABIMS, yang menyaratkan hilal harus memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Namun, posisi hilal di Indonesia pada tanggal tersebut diperkirakan tidak dapat diamati, yang dapat mempengaruhi keputusan akhir.</p>
<p>Sidang isbat, yang merupakan forum resmi untuk menentukan 1 Syawal 1447 H, dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026. Ahmad Izzudin, seorang pejabat terkait, menyatakan, &#8220;Ketetapan resmi 1 Syawal 1447 H akan menunggu hasil sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.&#8221; Hal ini menunjukkan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada hasil sidang tersebut.</p>
<p>Thomas Djamaluddin, seorang astronom, menambahkan bahwa meskipun hilal sudah berada di atas ufuk, ia belum memenuhi kriteria MABIMS. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada harapan untuk melihat hilal, kenyataannya mungkin tidak sesuai harapan. Masyarakat tetap diimbau untuk melaksanakan Sholat Tarawih sembari menunggu hasil sidang isbat.</p>
<p>Perbedaan penetapan Idul Fitri antara Muhammadiyah dan pemerintah diperkirakan akan terus terjadi hingga tahun 1450 (2029 Masehi). Hal ini menunjukkan bahwa perdebatan mengenai metode penentuan awal bulan Hijriah masih relevan dan menjadi bagian dari dinamika kehidupan beragama di Indonesia.</p>
<p>Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momen untuk introspeksi dan menghargai pilihan orang lain. Dengan perbedaan yang ada, umat Islam di Indonesia diharapkan dapat tetap bersatu dalam semangat kebersamaan, meskipun dengan cara yang berbeda dalam merayakan hari besar ini. Detail tetap belum terkonfirmasi, dan masyarakat diharapkan untuk mengikuti perkembangan terbaru terkait penetapan tanggal Idul Fitri.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026/">Tahun Hijriah 2026: Idul Fitri 1447 H dan Perbedaan Penetapan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
