<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penggelapan dana artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/penggelapan-dana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Mar 2026 18:48:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>penggelapan dana artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ahmad assegaf: Perubahan Fisik  Setelah Perceraian</title>
		<link>https://wartawarganews.com/ahmad-assegaf/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 18:48:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Assegaf]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran 2026]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[penggelapan dana]]></category>
		<category><![CDATA[perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan fisik]]></category>
		<category><![CDATA[Tasya Farasya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/ahmad-assegaf/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ahmad Assegaf terlihat lebih kurus dan sederhana setelah perceraian dari Tasya Farasya. Perubahan ini menarik perhatian publik.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/ahmad-assegaf/">Ahmad assegaf: Perubahan Fisik  Setelah Perceraian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Ahmad Assegaf sempat menjadi sorotan karena dugaan penggelapan dana yang menjadi salah satu alasan kuat Tasya Farasya memutuskan perceraian. Setelah resmi berpisah pada akhir tahun 2025, perubahan fisik Ahmad Assegaf mulai terlihat, di mana ia terlihat lebih kurus.</p>
<p>Sebelum perceraian, Ahmad sering memakai jam tangan Rolex yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Namun, setelah perceraian, ia diduga mengenakan jam tangan dengan harga ratusan ribu rupiah, yang mencerminkan perubahan gaya hidupnya yang lebih sederhana.</p>
<p>Perubahan fisik Ahmad Assegaf menjadi bahan obrolan hangat di media sosial, di mana netizen mengomentari penampilannya yang kini lebih sederhana dengan kemeja biru dongker, celana hitam, dan sandal rumah. Salah satu komentar yang mencolok adalah, &#8220;dari aura bos jadi karyawan,&#8221; yang menunjukkan betapa drastisnya perubahan yang dialaminya.</p>
<p>Ahmad Assegaf terlihat menikmati momen Lebaran dengan tenang, meskipun banyak komentar yang muncul mengenai penampilannya. Salah satu netizen menyatakan, &#8220;njir perubahan yg signifikan,&#8221; menandakan bahwa banyak yang memperhatikan transformasinya.</p>
<p>Selain itu, perubahan gaya hidup Ahmad juga terlihat dari jam tangan yang dikenakannya, di mana netizen berkomentar, &#8220;Jam nya dari rolex ke smartwatch,&#8221; menunjukkan bahwa ia kini lebih memilih barang-barang yang lebih terjangkau.</p>
<p>Ahmad Assegaf dan Tasya Farasya bercerai pada akhir tahun 2025, dan dugaan penggelapan dana senilai Rp35 miliar menjadi salah satu penyebab perceraian tersebut. Hal ini menambah kompleksitas situasi yang dihadapi Ahmad setelah perpisahan.</p>
<p>Perubahan penampilan Ahmad Assegaf memicu beragam komentar dari warganet, yang menunjukkan bahwa publik masih sangat memperhatikan kehidupan pribadinya. Ahmad menjadi sorotan publik saat perayaan Lebaran 2026, di mana banyak yang membandingkan penampilannya yang baru dengan yang lama.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/ahmad-assegaf/">Ahmad assegaf: Perubahan Fisik  Setelah Perceraian</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aek nabara: Penggelapan Dana Gereja Katolik Paroki</title>
		<link>https://wartawarganews.com/aek-nabara-penggelapan-dana-gereja-katolik-paroki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 10:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[Aek Nabara]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Hakim Febriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[BNI]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Interpol]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[penggelapan dana]]></category>
		<category><![CDATA[Red Notice]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/aek-nabara-penggelapan-dana-gereja-katolik-paroki/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kasus penggelapan dana di Aek Nabara melibatkan mantan pejabat BNI yang melarikan diri ke Australia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/aek-nabara-penggelapan-dana-gereja-katolik-paroki/">Aek nabara: Penggelapan Dana Gereja Katolik Paroki</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Kasus penggelapan dana yang melibatkan Gereja Katolik Paroki Aek Nabara di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, terungkap pada 26 Februari 2026. Pimpinan Cabang BNI Rantauprapat, Muhammad Camel, melaporkan dugaan penggelapan yang dilakukan oleh seorang mantan pejabat BNI.</p>
<p>Dalam laporan tersebut, terungkap bahwa tersangka yang berinisial AH, yang kemudian diidentifikasi sebagai Andi Hakim Febriansyah, diduga telah menggelapkan dana sebesar Rp28 miliar. Tersangka menawarkan produk investasi bernama &#8216;BNI Deposito Investment&#8217; yang ternyata tidak pernah dikeluarkan oleh BNI.</p>
<p>Andi Hakim Febriansyah diduga memalsukan dokumen, termasuk bilyet deposito dan tanda tangan nasabah, untuk menarik dana dari para investor. Dana yang dihimpun kemudian dialihkan ke rekening pribadi, rekening istri, dan perusahaan miliknya.</p>
<p>Dua hari setelah laporan dibuat, tersangka melarikan diri ke luar negeri, menuju Australia. Kombes Pol. Rahmat Budi Handoko mengonfirmasi bahwa tersangka bergerak dari Bali menggunakan pesawat.</p>
<p>Polda Sumut telah mengambil langkah untuk melacak keberadaan tersangka dengan mengajukan penerbitan Red Notice melalui Interpol. Kombes Pol. Rahmat Budi Handoko menyatakan, &#8220;Penerbitan Red Notice ini bertujuan untuk memantau pergerakan tersangka sekaligus membuka peluang kerja sama internasional dalam upaya penangkapan.&#8221;</p>
<p>Kasus ini berawal sejak 2019, ketika tersangka mulai menawarkan produk investasi yang tidak sah. Tindakan ini telah menimbulkan kerugian besar bagi Gereja Katolik Paroki Aek Nabara dan para investor yang terlibat.</p>
<p>Sejauh ini, pihak kepolisian masih mencari informasi lebih lanjut mengenai keberadaan Andi Hakim Febriansyah. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan institusi keagamaan dan menunjukkan potensi penyalahgunaan kepercayaan dalam pengelolaan dana. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/aek-nabara-penggelapan-dana-gereja-katolik-paroki/">Aek nabara: Penggelapan Dana Gereja Katolik Paroki</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
