<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>NVIDIA artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/nvidia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 22:31:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>NVIDIA artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nvidia menghadapi tekanan dari Alphabet</title>
		<link>https://wartawarganews.com/nvidia-menghadapi-tekanan-dari-alphabet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 22:31:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi AI]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[laporan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[NVIDIA]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan bisnis cloud]]></category>
		<category><![CDATA[saham semikonduktor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/nvidia-menghadapi-tekanan-dari-alphabet/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nvidia menghadapi tekanan dari Alphabet yang semakin mendekati posisinya sebagai perusahaan paling bernilai di dunia. Kapitalisasi pasar Nvidia tercatat sekitar $4,79 triliun.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/nvidia-menghadapi-tekanan-dari-alphabet/">Nvidia menghadapi tekanan dari Alphabet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Nvidia menghadapi tekanan dari Alphabet yang semakin mendekati posisinya sebagai perusahaan paling bernilai di dunia. Pada 5 Mei 2026, kapitalisasi pasar Nvidia tercatat sekitar <strong>$4,79 triliun</strong>.</p>
<p>Nvidia membuka perdagangan di kisaran <strong>$198</strong> setelah menyentuh level tertinggi 52 minggu di <strong>$216</strong> pada akhir April. Saham Nvidia mencapai puncak di <strong>$216,87</strong> pada 27 April 2026. Goldman Sachs dan DA Davidson mempertahankan rating buy untuk Nvidia dengan target <strong>$250</strong>.</p>
<p>Permintaan tinggi untuk layanan cloud dan AI mendorong akselerasi signifikan dalam pertumbuhan, yang menunjukkan kepada investor bahwa investasi AI besar mulai membuahkan hasil, kata Jeff Buchbinder. Nvidia memberikan panduan pendapatan Q1 fiskal 2027 sebesar <strong>$78 miliar</strong>, tumbuh 77% secara tahunan.</p>
<p>Tahun fiskal 2026 ditutup dengan total pendapatan <strong>$215,9 miliar</strong>, naik 65%. Sementara itu, VanEck Semiconductor ETF melonjak <strong>32,2%</strong> sepanjang April 2026. Alphabet terakhir kali berada di posisi teratas sebagai perusahaan paling bernilai pada Februari 2016.</p>
<p>Dengan pertumbuhan bisnis cloud yang pesat dan dominasi dalam kecerdasan buatan, Nvidia harus tetap waspada terhadap persaingan yang semakin ketat. Saat ini, investor menantikan laporan keuangan berikutnya untuk melihat bagaimana kinerja Nvidia dalam menghadapi tantangan ini.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/nvidia-menghadapi-tekanan-dari-alphabet/">Nvidia menghadapi tekanan dari Alphabet</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saham: Pergerakan  di Bursa Efek Indonesia: Apa yang Terjadi?</title>
		<link>https://wartawarganews.com/saham-pergerakan-di-bursa-efek-indonesia-apa-yang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:09:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Green Era Energy Pte. Ltd]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[NVIDIA]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[PT Barito Renewables Energy Tbk]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/saham-pergerakan-di-bursa-efek-indonesia-apa-yang/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saham di Bursa Efek Indonesia mengalami fluktuasi setelah pengumuman status kepemilikan terkonsentrasi tinggi. Beberapa emiten mencatatkan perubahan signifikan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/saham-pergerakan-di-bursa-efek-indonesia-apa-yang/">Saham: Pergerakan  di Bursa Efek Indonesia: Apa yang Terjadi?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>The wider picture</h2>
<p>Apa yang menyebabkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia baru-baru ini? Pada 2 April 2026, Bursa Efek Indonesia mengumumkan status kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi, yang mengindikasikan bahwa terdapat sembilan emiten dengan tingkat konsentrasi kepemilikan di atas 95 persen. Pengumuman ini memicu reaksi di pasar, dengan beberapa saham mengalami fluktuasi harga yang signifikan.</p>
<p>Salah satu saham yang paling terpengaruh adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), yang mengalami penurunan 12,73 persen ke level Rp 4.800 pada perdagangan Kamis. Penurunan ini bertepatan dengan penjualan 350.000.000 lembar saham BREN oleh Green Era Energy Pte. Ltd di harga Rp 4.510 per saham pada 6 April 2026. Setelah transaksi tersebut, porsi kepemilikan Green Era Energy di BREN menjadi 30.323.313.100 lembar saham, atau sekitar 22,6655% dari total saham yang beredar.</p>
<p>Di sisi lain, saham DSSA mencatatkan penguatan 12,2 persen selama sepekan, mencapai harga Rp 70.375 per saham. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua saham terpengaruh negatif oleh pengumuman tersebut. Namun, Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengingatkan investor untuk tidak terburu-buru mengambil posisi agresif pada saham-saham yang baru diumumkan berstatus HSC, karena saham dengan konsentrasi kepemilikan sangat tinggi cenderung lebih rentan mengalami pergerakan harga yang tajam.</p>
<p>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menunjukkan penurunan, ditutup di level 7.026, turun 2,20 persen pada perdagangan terakhir. Penurunan ini mencerminkan ketidakpastian di pasar yang dipicu oleh pengumuman status HSC. Nafan Aji Gusta menekankan pentingnya bagi investor untuk terus mengecek free float atau kepemilikan saham publik dari emiten yang terdaftar.</p>
<p>Pengumuman status HSC ini merupakan bagian dari upaya Bursa Efek Indonesia untuk meningkatkan transparansi di pasar modal. Jeffrey Hendrik menyatakan bahwa pengumuman ini adalah bentuk transparansi kepada publik dan mengadopsi praktik terbaik global. Status HSC juga merupakan salah satu dari empat proposal perbaikan transparansi data yang akan diajukan kepada lembaga penyedia indeks global, termasuk Morgan Stanley Capital International.</p>
<p>Saham Nvidia, yang sering dianggap sebagai high conviction position, juga menjadi perhatian karena pertumbuhannya yang signifikan dari segmen Data Center, yang menjadi mesin utama bisnisnya. Meskipun tidak terpengaruh langsung oleh pengumuman HSC, posisi kuat Nvidia di area AI membuatnya tetap menjadi pilihan menarik bagi investor.</p>
<p>Ke depan, investor perlu mencermati perkembangan lebih lanjut terkait status HSC dan dampaknya terhadap likuiditas dan harga saham di pasar. Tujuan dari transaksi yang dilakukan oleh Green Era Energy adalah untuk menambah free float dan likuiditas saham yang beredar di pasar. Namun, detail lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari pengumuman ini masih perlu ditunggu.</p>
<p>Dengan situasi yang terus berkembang, investor disarankan untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia menunjukkan dinamika pasar yang kompleks, di mana keputusan dan pengumuman dapat mempengaruhi harga secara signifikan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/saham-pergerakan-di-bursa-efek-indonesia-apa-yang/">Saham: Pergerakan  di Bursa Efek Indonesia: Apa yang Terjadi?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DLSS 5: Inovasi Terbaru dari NVIDIA</title>
		<link>https://wartawarganews.com/dlss-5-inovasi-terbaru-dari-nvidia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:48:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[DLSS 5]]></category>
		<category><![CDATA[gaming]]></category>
		<category><![CDATA[GDC 2026]]></category>
		<category><![CDATA[GeForce RTX 50]]></category>
		<category><![CDATA[grafis]]></category>
		<category><![CDATA[neural rendering]]></category>
		<category><![CDATA[NVIDIA]]></category>
		<category><![CDATA[real-time rendering]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/dlss-5-inovasi-terbaru-dari-nvidia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>NVIDIA baru saja meluncurkan DLSS 5, teknologi grafis terbaru yang menggabungkan AI untuk meningkatkan pengalaman visual dalam game.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dlss-5-inovasi-terbaru-dari-nvidia/">DLSS 5: Inovasi Terbaru dari NVIDIA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Sebelum peluncuran DLSS 5, NVIDIA telah dikenal luas dengan teknologi DLSS yang sebelumnya berfokus pada peningkatan frame rate melalui upscaling berbasis AI. Teknologi ini telah memberikan pengalaman gaming yang lebih halus, tetapi masih ada batasan dalam hal realisme visual yang dapat dicapai.</p>
<p>Pada tanggal 17 Maret 2026, di GDC 2026, NVIDIA memperkenalkan DLSS 5, yang dianggap sebagai momen penting dalam evolusi grafis komputer. Teknologi ini menggunakan neural rendering berbasis AI untuk menghasilkan grafis dengan tingkat realisme yang sebelumnya hanya dapat dicapai pada efek visual film Hollywood.</p>
<p>DLSS 5 dirancang khusus untuk GPU generasi terbaru Nvidia, terutama GeForce RTX 50 series, dan dijadwalkan rilis pada musim gugur 2026. Dengan kemampuan untuk berjalan secara real-time hingga resolusi 4K, DLSS 5 menjanjikan pengalaman visual yang lebih mendalam bagi para gamer.</p>
<p>Gelombang pertama game yang akan mendukung DLSS 5 mencakup judul-judul populer seperti Starfield, Assassin’s Creed Shadows, Hogwarts Legacy, Resident Evil Requiem, Delta Force, NARAKA: BLADEPOINT, dan The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered. Ini menunjukkan komitmen NVIDIA untuk menghadirkan teknologi terbaru kepada pengembang game dan pengguna.</p>
<p>CEO NVIDIA, Jensen Huang, menyebut DLSS 5 sebagai &#8216;GPT moment for graphics&#8217;, menekankan bahwa teknologi ini menggabungkan rendering tradisional dengan AI generatif untuk menghasilkan lompatan besar dalam realisme visual. Hal ini menjadi sorotan utama dalam presentasi peluncuran.</p>
<p>Reaksi dari pengguna juga sangat positif. Seorang netizen mengungkapkan, &#8220;This is crazy, DLSS 5 OFF and ON, on God of war Kratos,&#8221; menunjukkan betapa signifikan perbedaan yang ditawarkan oleh teknologi ini.</p>
<p>Dengan peluncuran DLSS 5, NVIDIA berusaha untuk terus meningkatkan pengalaman visual bagi para gamer, menjadikannya salah satu inovasi paling menarik di industri game saat ini.</p>
<p>Namun, detail lebih lanjut mengenai implementasi dan kinerja DLSS 5 dalam berbagai game masih perlu dikonfirmasi. Ini akan menjadi hal yang menarik untuk disaksikan saat teknologi ini mulai diterapkan secara luas.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dlss-5-inovasi-terbaru-dari-nvidia/">DLSS 5: Inovasi Terbaru dari NVIDIA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
