<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nahdlatul Ulama artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/nahdlatul-ulama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Mar 2026 10:16:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>Nahdlatul Ulama artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hukum Puasa Ramadhan Jika Sudah Ada yang Lebaran</title>
		<link>https://wartawarganews.com/hukum-puasa-ramadhan-jika-sudah-ada-yang-lebaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 10:16:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[hukum Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Ulama Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/hukum-puasa-ramadhan-jika-sudah-ada-yang-lebaran/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perbedaan penetapan Idul Fitri menyebabkan sebagian umat Islam masih menjalankan puasa Ramadan. Hukum puasa pada hari raya Idul Fitri menjadi sorotan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/hukum-puasa-ramadhan-jika-sudah-ada-yang-lebaran/">Hukum Puasa Ramadhan Jika Sudah Ada yang Lebaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pada tanggal 20 Maret 2026, sebagian umat Islam di Indonesia merayakan Idul Fitri, sementara yang lain masih menjalankan puasa Ramadan. Hal ini terjadi karena perbedaan penetapan awal bulan Syawal antara Muhammadiyah dan pemerintah, di mana Muhammadiyah menetapkan Idul Fitri jatuh pada 20 Maret 2026, sedangkan pemerintah pada 21 Maret 2026.</p>
<p>Menurut Abd. Halim, puasa Ramadan menjadi haram jika seseorang sudah mengetahui dan meyakini bahwa hari tersebut adalah tanggal 1 Syawal. &#8220;Diharamkan puasa kalau sudah mengetahui dan meyakini jatuhnya tanggal satu Syawal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Larangan puasa pada Hari Raya Idul Fitri juga disebutkan dalam sejumlah hadits, di mana hari tersebut merupakan waktu untuk berbuka setelah sebulan berpuasa. Umat Islam dilarang berpuasa pada hari raya tersebut, yang merupakan hari untuk merayakan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa.</p>
<p>Jumlah hari puasa dalam kalender Hijriah berkisar antara 29 atau 30 hari, tidak boleh lebih dari itu. Jika hilal tidak terlihat, puasa Ramadan harus disempurnakan menjadi 30 hari. Hal ini menjadi penting untuk diperhatikan oleh umat Islam dalam menentukan kapan mereka harus berbuka.</p>
<p>Perbedaan penetapan awal bulan Syawal terjadi karena metode penentuan yang digunakan tidak selalu sama. Ustaz Khalid Basalamah menegaskan bahwa keputusan puasa harus kembali kepada pemerintah dan ormas Islam. &#8220;Kalau saya, wallahualam, kembali kepada pemerintah,&#8221; katanya.</p>
<p>Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerukan toleransi terkait perbedaan tanggal Lebaran 2026. Ia menekankan bahwa perbedaan ini termasuk perkara ijtihadiyah yang wajar terjadi dan sebaiknya disikapi dengan saling menghormati. &#8220;Akhirnya, sebagai Menteri Agama dan mewakili pemerintah, saya juga ingin menyampaikan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam situasi ini, umat Islam diharapkan dapat mengikuti kepercayaan masing-masing tanpa merendahkan kepercayaan lain. &#8220;Tinggal ikuti kepercayaan sendiri tanpa merendahkan kepercayaan lain apa susahnya?&#8221; menjadi pesan penting dalam menghadapi perbedaan ini.</p>
<p>Dengan adanya perbedaan penetapan Idul Fitri, umat Islam di Indonesia diingatkan untuk saling menghormati dan memahami bahwa setiap ormas memiliki cara dan metode masing-masing dalam menentukan hari raya. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang harmonis di tengah perbedaan.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/hukum-puasa-ramadhan-jika-sudah-ada-yang-lebaran/">Hukum Puasa Ramadhan Jika Sudah Ada yang Lebaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebaran 2025: Perayaan Berbeda Hari di Indonesia</title>
		<link>https://wartawarganews.com/lebaran-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 20:16:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2025]]></category>
		<category><![CDATA[mobil bekas]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[OLX]]></category>
		<category><![CDATA[program Mega Weekend Sale]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/lebaran-2025/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lebaran 2025 akan dirayakan pada tanggal yang berbeda oleh dua organisasi Islam besar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lebaran-2025/">Lebaran 2025: Perayaan Berbeda Hari di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, berdasarkan sidang isbat yang dilakukan. Namun, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H akan dirayakan pada Jumat, 20 Maret 2026. Perbedaan ini menandai salah satu dari lima kali perayaan Lebaran yang berbeda hari dalam 25 tahun terakhir.</p>
<p>Perbedaan perayaan Lebaran ini terjadi karena adanya perbedaan metode perhitungan antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. NU menggunakan metode rukyat, sedangkan Muhammadiyah mengandalkan metode hisab. Selama periode 2001-2026, perayaan Lebaran yang berbeda hari juga terjadi pada tahun 2002, 2006, 2007, 2011, dan 2023.</p>
<p>Dalam konteks ini, Arsad Hidayat, seorang pejabat pemerintah, mengajak masyarakat untuk menunggu keputusan sidang isbat sebagai rujukan bersama dalam penetapan awal Syawal. Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga persatuan jika terjadi perbedaan.</p>
<p>Sementara itu, menjelang Lebaran 2025, minat terhadap mobil bekas di Indonesia mengalami peningkatan. Data menunjukkan bahwa minat terhadap mobil bekas meningkat sekitar 6 persen pada Januari 2026 dibandingkan Desember 2025. Peminat mobil bekas di OLX bahkan naik hingga 22 persen seminggu setelah Lebaran 2025.</p>
<p>Segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) menempati posisi teratas dengan minat sekitar 22,2 persen di pasar mobil bekas. Toyota menjadi merek yang paling sering dicari di pasar ini. OLXmobbi juga menyiapkan program Mega Weekend Sale pada 6 hingga 8 Maret 2026, dengan potongan harga hingga Rp25 juta dan cashback hingga Rp4 juta.</p>
<p>Kartu Curcol Abis juga dirancang sebagai teman perjalanan bagi keluarga yang melakukan mudik, menunjukkan bahwa persiapan untuk Lebaran 2025 sudah mulai dilakukan oleh masyarakat.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lebaran-2025/">Lebaran 2025: Perayaan Berbeda Hari di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapan Takbiran: Malam Takbiran 2026</title>
		<link>https://wartawarganews.com/kapan-takbiran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 20:01:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[takbiran]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/kapan-takbiran/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Malam takbiran 2026 akan dilaksanakan pada 19 Maret 2026, menjelang Idul Fitri. Tradisi ini menjadi momen refleksi dan kebersamaan bagi umat Muslim.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kapan-takbiran/">Kapan Takbiran: Malam Takbiran 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>&#8220;Malam takbiran bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi, kebersamaan, dan rasa syukur atas perjalanan spiritual selama Ramadan,&#8221; ungkap seorang tokoh agama. Malam takbiran 2026 akan dilaksanakan pada Kamis malam, 19 Maret 2026, menurut Muhammadiyah. Idul Fitri diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, namun pemerintah Indonesia akan menentukan tanggal tersebut melalui sidang isbat yang dijadwalkan pada hari yang sama.</p>
<p>Jika sidang isbat menetapkan Idul Fitri jatuh pada 20 Maret 2026, malam takbiran tetap akan dilaksanakan pada 19 Maret 2026. Namun, jika keputusan sidang isbat menetapkan Idul Fitri jatuh pada 21 Maret 2026, malam takbiran akan diadakan pada 20 Maret 2026. Hal ini menunjukkan pentingnya proses penentuan tanggal dalam tradisi umat Muslim di Indonesia.</p>
<p>Di Bali, pelaksanaan takbiran akan dilakukan dengan pembatasan khusus karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026. Waktu pelaksanaan takbiran di Bali dibatasi antara pukul 18.00 hingga 21.00 WITA, sehingga masyarakat diharapkan dapat menghormati kedua perayaan tersebut.</p>
<p>&#8220;Tradisi ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi simbol kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan,&#8221; tambah seorang pemuka agama. Takbiran Idul Fitri dimulai setelah waktu Maghrib pada malam 1 Syawal dan berakhir setelah sholat Idul Fitri dilaksanakan.</p>
<p>Bacaan takbiran yang umum dilantunkan adalah &#8220;Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar&#8221;. Takbiran dapat dilakukan secara individu maupun berjamaah di berbagai tempat seperti masjid, mushala, rumah, maupun ruang publik. Pemerintah biasanya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan menghormati perbedaan dalam pelaksanaan ibadah.</p>
<p>Malam takbiran adalah tradisi yang telah mengakar kuat di masyarakat Muslim Indonesia, menjadi waktu bagi umat untuk bersyukur dan merayakan kebersamaan. Dengan adanya penetapan tanggal yang jelas, diharapkan masyarakat dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menyambut Idul Fitri.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kapan-takbiran/">Kapan Takbiran: Malam Takbiran 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malam Takbiran 2026 Tanggal Berapa</title>
		<link>https://wartawarganews.com/malam-takbiran-2026-tanggal-berapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 00:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Hijriah]]></category>
		<category><![CDATA[Idulfitri]]></category>
		<category><![CDATA[Malam Takbiran]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[sidang isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/malam-takbiran-2026-tanggal-berapa/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Malam takbiran 2026 diperkirakan jatuh pada 19 atau 20 Maret, tergantung pada penetapan Idulfitri.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/malam-takbiran-2026-tanggal-berapa/">Malam Takbiran 2026 Tanggal Berapa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Malam takbiran adalah malam menjelang Hari Raya Idulfitri, yang biasanya diisi dengan lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Sebelumnya, banyak yang memperkirakan malam takbiran 2026 akan jatuh pada tanggal yang sama, namun kini terdapat perbedaan pendapat yang signifikan.</p>
<p>Menurut Muhammadiyah, malam takbiran 2026 jatuh pada Kamis malam, 19 Maret 2026. Sementara itu, pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) berpendapat bahwa malam takbiran bisa jatuh pada Jumat malam, 20 Maret 2026, jika Idulfitri ditetapkan pada 21 Maret 2026.</p>
<p>Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan akan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026, tergantung pada hasil sidang isbat yang akan dilakukan. Penetapan resmi Hari Raya Idulfitri 2026 masih menunggu hasil sidang isbat yang dijadwalkan pada 19 Maret 2026.</p>
<p>Perbedaan tanggal malam takbiran di Indonesia disebabkan oleh perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah. Muhammadiyah menggunakan metode hisab, sementara pemerintah dan NU menggunakan kombinasi hisab dan rukyat untuk menentukan awal bulan Hijriah.</p>
<p>Dengan adanya perbedaan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa tanggal pasti malam takbiran 2026 belum dapat dipastikan hingga hasil sidang isbat diumumkan. Hal ini penting untuk menghindari kebingungan di kalangan umat Islam yang merayakan Hari Raya Idulfitri.</p>
<p>Dalam konteks ini, penting bagi masyarakat untuk mengikuti pengumuman resmi dari lembaga terkait mengenai penetapan tanggal tersebut. Dengan demikian, umat Islam dapat merayakan malam takbiran dan Hari Raya Idulfitri dengan khidmat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Perbedaan ini juga menunjukkan keragaman dalam praktik keagamaan di Indonesia, di mana masing-masing organisasi memiliki cara tersendiri dalam menentukan waktu ibadah. Hal ini mencerminkan dinamika sosial dan keagamaan yang ada di masyarakat.</p>
<p>Dengan demikian, masyarakat diharapkan tetap tenang dan menunggu informasi lebih lanjut mengenai malam takbiran dan Idulfitri 2026. Keberagaman dalam penetapan tanggal ini seharusnya tidak mengurangi semangat perayaan Hari Raya Idulfitri yang merupakan momen penting bagi umat Islam.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/malam-takbiran-2026-tanggal-berapa/">Malam Takbiran 2026 Tanggal Berapa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Sidang Isbat Idulfitri 1 Syawal 1447 H</title>
		<link>https://wartawarganews.com/hasil-sidang-isbat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 00:16:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[1 Syawal 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Idulfitri]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Rukyatul Hilal]]></category>
		<category><![CDATA[sidang isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/hasil-sidang-isbat/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 H akan dilaksanakan pada 19 Maret 2026 di Jakarta. Proses ini melibatkan berbagai pihak terkait.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/hasil-sidang-isbat/">Hasil Sidang Isbat Idulfitri 1 Syawal 1447 H</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>The wider picture</h2>
<p>Sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 H akan digelar pada 19 Maret 2026 di Auditorium H.M Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Sidang ini akan dimulai pukul 16:00 WIB dan melibatkan pakar astronomi, organisasi kemasyarakatan Islam, serta lembaga ilmiah seperti BMKG dan BRIN.</p>
<p>Proses sidang isbat meliputi beberapa tahap, termasuk seminar posisi hilal, verifikasi laporan rukyatul hilal, dan pengumuman resmi penetapan tanggal Lebaran. Menurut informasi yang diperoleh, BMKG memprediksi bahwa posisi hilal pada tanggal tersebut tidak memenuhi kriteria visibilitas, yang dapat mempengaruhi keputusan akhir mengenai awal bulan Syawal.</p>
<p>Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026, sementara Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan bahwa penetapan resmi akan dilakukan pada 21 Maret 2026. Hal ini menunjukkan adanya potensi perbedaan penetapan Lebaran, yang kembali terbuka, seperti yang beberapa kali terjadi pada tahun-tahun sebelumnya di Indonesia.</p>
<p>Sidang isbat ini juga akan disiarkan langsung melalui televisi nasional dan platform digital, sehingga masyarakat dapat mengikuti proses penetapan awal Syawal secara transparan. Abu Rokhmad, salah satu narasumber, menyatakan, &#8220;Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik.&#8221;</p>
<p>Terdapat 33 titik pemantauan hilal di seluruh provinsi Indonesia yang akan berperan penting dalam proses verifikasi. Acara ini akan dibuka dengan pemaparan posisi hilal awal Syawal 1447 H secara astronomis, memberikan gambaran awal kepada peserta sidang mengenai kemungkinan penetapan tanggal Lebaran.</p>
<p>Pengumuman resmi mengenai hasil sidang isbat ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi umat Islam di Indonesia mengenai pelaksanaan Idulfitri. Jika hasil rukyat menunjukkan hilal belum memenuhi kriteria visibilitas, maka kemungkinan besar Idulfitri 2026 jatuh pada 21 Maret 2026. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Dengan adanya sidang isbat ini, diharapkan dapat tercipta kesepakatan yang jelas mengenai awal bulan Syawal, sehingga umat Islam dapat merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan dan kesatuan. Proses yang transparan dan melibatkan berbagai pihak ini menjadi langkah penting dalam penetapan tanggal yang akurat dan dapat diterima oleh seluruh masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/hasil-sidang-isbat/">Hasil Sidang Isbat Idulfitri 1 Syawal 1447 H</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Takbiran Idul Fitri 2026: Malam yang Bersejarah</title>
		<link>https://wartawarganews.com/takbiran-idul-fitri-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 14:47:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[2026]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[takbiran]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/takbiran-idul-fitri-2026/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Malam takbiran Idul Fitri 2026 jatuh pada 19 Maret, bertepatan dengan Hari Suci Nyepi. Ini menjadi momen langka bagi umat Islam dan Hindu di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/takbiran-idul-fitri-2026/">Takbiran Idul Fitri 2026: Malam yang Bersejarah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>The numbers</h2>
<p>Malam takbiran merupakan tradisi yang digelar untuk menyambut Idul Fitri. Malam takbiran Idulfitri 1447 H jatuh pada Kamis malam, 19 Maret 2026 menurut Muhammadiyah. Hari Raya Idulfitri diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026, tergantung pada hasil sidang isbat yang akan dilakukan oleh Kementerian Agama pada hari yang sama.</p>
<p>Jika pemerintah menetapkan Lebaran pada 21 Maret, malam takbiran akan berlangsung pada Jumat malam, 20 Maret 2026. Perayaan ini menjadi semakin menarik karena malam takbiran bertepatan dengan Hari Suci Nyepi, yang jatuh pada tanggal yang sama. Ahmad Shidqi, seorang pengamat, menyatakan bahwa &#8220;Perayaan Idul Fitri 1447 H dan Nyepi Saka 1948 di Maret 2026 menjadi momen langka yang beririsan, menciptakan harmoni toleransi yang unik di Indonesia.&#8221;</p>
<p>Di Bali, pelaksanaan takbiran harus dilakukan dengan beberapa pembatasan. Jika Idul Fitri bertepatan dengan Nyepi, takbiran harus dilakukan tanpa pengeras suara dan dibatasi antara pukul 18.00 hingga 21.00 WITA. Hal ini menunjukkan upaya untuk menjaga keharmonisan antarumat beragama di daerah tersebut.</p>
<p>Di Yogyakarta, terdapat 205 titik lokasi solat Idul Fitri yang terdaftar, dan untuk malam takbir, sebanyak 700 personil pengamanan akan dikerahkan untuk memastikan kelancaran acara. Pengamanan malam takbir ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan. Seorang sumber menyebutkan, &#8220;Takbiran tetap bisa dilaksanakan di masjid atau musala terdekat.&#8221;</p>
<p>Namun, meskipun persiapan telah dilakukan, hasil sidang isbat untuk penetapan resmi Hari Raya Idulfitri 2026 belum diumumkan. Details remain unconfirmed. Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi terbaru dari Kementerian Agama terkait penetapan hari raya ini.</p>
<p>Malam takbiran sendiri merupakan malam menjelang Hari Raya Idulfitri, yang biasanya diisi dengan lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan selama satu bulan penuh. Tradisi ini menjadi momen penting bagi umat Islam untuk berkumpul dan merayakan kebersamaan.</p>
<p>Dengan adanya perayaan yang bertepatan dengan Nyepi, diharapkan akan tercipta suasana yang damai dan harmonis di tengah masyarakat yang beragam. Momen ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam menjalankan toleransi antarumat beragama.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/takbiran-idul-fitri-2026/">Takbiran Idul Fitri 2026: Malam yang Bersejarah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebaran Hari Apa: 1 Syawal 1447 Hijriah Diprediksi Jatuh pada 21 Maret 2026</title>
		<link>https://wartawarganews.com/lebaran-hari-apa-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 03:46:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[1 Syawal]]></category>
		<category><![CDATA[2026]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[sidang isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/lebaran-hari-apa-2/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanggal Lebaran 2026 masih menunggu kepastian dari sidang isbat. Menurut BRIN dan BMKG, 1 Syawal 1447 H diprediksi jatuh pada 21 Maret 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lebaran-hari-apa-2/">Lebaran Hari Apa: 1 Syawal 1447 Hijriah Diprediksi Jatuh pada 21 Maret 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Penentuan tanggal Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi perhatian penting di Indonesia, karena menandai berakhirnya ibadah puasa Ramadhan. Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), 1 Syawal 1447 H diprediksi jatuh pada <strong>21 Maret 2026</strong>.</p>
<p>Sementara itu, organisasi Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada <strong>20 Maret 2026</strong>. Perbedaan ini menunjukkan adanya ketidakpastian yang perlu diselesaikan melalui sidang isbat.</p>
<p>Sidang isbat untuk penetapan 1 Syawal 1447 H dijadwalkan akan dilaksanakan pada <strong>19 Maret 2026</strong>. Hasil dari sidang ini akan menentukan kepastian tanggal Lebaran 2026.</p>
<p>Kriteria MABIMS (Majelis Ulama Indonesia, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama) untuk penentuan awal bulan hijriah mensyaratkan tinggi hilal minimal <strong>3 derajat</strong> dan elongasi minimal <strong>6,4 derajat</strong>.</p>
<p>Pada tanggal 19 Maret 2026, ketinggian hilal diperkirakan berkisar antara <strong>0,91 derajat hingga 3,13 derajat</strong>, sementara elongasi geosentris diperkirakan berada pada rentang <strong>4,54 derajat hingga 6,1 derajat</strong>.</p>
<p>Thomas Djamaluddin, seorang pakar astronomi, menyatakan, &#8220;1 Syawal 1447 = 21 Maret 2026,&#8221; namun keputusan akhir akan menunggu hasil sidang isbat. Di sisi lain, Muhammadiyah mengonfirmasi bahwa &#8220;1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.&#8221;</p>
<p>Abu Rokhmad menambahkan bahwa pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik.</p>
<p>Dengan demikian, kepastian tanggal Lebaran 2026 masih menunggu hasil sidang isbat. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lebaran-hari-apa-2/">Lebaran Hari Apa: 1 Syawal 1447 Hijriah Diprediksi Jatuh pada 21 Maret 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebaran Hari Apa: Tanggal Idul Fitri 2026</title>
		<link>https://wartawarganews.com/lebaran-hari-apa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 11:16:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[hilal]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[sidang isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/lebaran-hari-apa/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanggal Lebaran 2026 masih menjadi perdebatan antara pemerintah dan Muhammadiyah. Sidang isbat akan menentukan kepastiannya.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lebaran-hari-apa/">Lebaran Hari Apa: Tanggal Idul Fitri 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Tanggal Lebaran 2026 masih menjadi perdebatan antara pemerintah dan Muhammadiyah. Menurut Kementerian Agama, Lebaran diprediksi jatuh pada <strong>Sabtu, 21 Maret 2026</strong>, sementara Muhammadiyah menetapkan tanggal tersebut pada <strong>Jumat, 20 Maret 2026</strong>.</p>
<p>Sidang isbat untuk penetapan Lebaran 2026 dijadwalkan pada <strong>19 Maret 2026</strong>. Hasil dari sidang ini akan menjadi rujukan resmi untuk menentukan tanggal Idul Fitri. Namun, posisi hilal pada tanggal tersebut diperkirakan belum memenuhi kriteria MABIMS, yang menetapkan tinggi hilal minimal <strong>3 derajat</strong> dan elongasi <strong>6,4 derajat</strong>.</p>
<p>Perhitungan astronomi oleh BRIN menunjukkan bahwa Idul Fitri kemungkinan jatuh pada <strong>21 Maret 2026</strong>. Namun, posisi hilal saat Matahari terbenam pada <strong>20 Maret 2026</strong> diperkirakan masih rendah, yang dapat memengaruhi keputusan sidang isbat.</p>
<p>Sidang isbat melibatkan pakar astronomi dan organisasi kemasyarakatan Islam, serta berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta. Menurut Thomas Djamaluddin, &#8220;Maka 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 21 Maret 2026, akan menunggu keputusan sidang isbat.&#8221;</p>
<p>Perbedaan tanggal antara Muhammadiyah dan pemerintah menambah ketidakpastian mengenai penetapan Lebaran. Arsad Hidayat menyatakan, &#8220;Sidang isbat merupakan ruang musyawarah yang mempertemukan data hisab dan laporan rukyat dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.&#8221;</p>
<p>Details remain unconfirmed. Kepastian tanggal Lebaran 2026 masih menunggu hasil sidang isbat, yang diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi umat Islam di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lebaran-hari-apa/">Lebaran Hari Apa: Tanggal Idul Fitri 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tahun Hijriah 2026: Penetapan Idul Fitri 1447 Hijriah</title>
		<link>https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:51:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tahun hijriah 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026-2/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026 menurut Muhammadiyah, sementara pemerintah dan NU memperkirakan pada 21 Maret 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026-2/">Tahun Hijriah 2026: Penetapan Idul Fitri 1447 Hijriah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Apakah Idul Fitri 1447 Hijriah akan jatuh pada 20 Maret 2026 atau 21 Maret 2026? Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026, sementara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) memperkirakan Idul Fitri akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.</p>
<p>Sidang isbat untuk menentukan tanggal Idul Fitri dijadwalkan pada Kamis, 19 Maret 2026. Pada hari tersebut, posisi hilal diperkirakan masih cukup rendah, dengan ketinggian hilal berkisar antara 0,91 derajat di Merauke hingga 3,13 derajat di Sabang. Elongasi antara bulan dan matahari diperkirakan berkisar antara 4,54 derajat di Waris hingga 6,1 derajat di Banda Aceh.</p>
<p>Kriteria MABIMS (Majelis Ulama Indonesia, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama) menetapkan bahwa awal bulan hijriah dapat dimulai jika tinggi hilal minimal tiga derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Dengan demikian, penetapan tanggal Idul Fitri masih bergantung pada hasil sidang isbat pemerintah.</p>
<p>Abu Rokhmad, seorang tokoh terkait, menyatakan, &#8220;Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik.&#8221; Hal ini menunjukkan pentingnya transparansi dalam penetapan tanggal hari raya umat Islam ini.</p>
<p>Idul Fitri adalah hari raya yang dirayakan setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadan. Perayaan ini menjadi momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, yang memiliki tradisi dan kebiasaan unik dalam merayakannya.</p>
<p>Dengan penetapan yang berbeda antara Muhammadiyah dan pemerintah serta NU, masyarakat diharapkan dapat menunggu hasil sidang isbat untuk mendapatkan kepastian. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/tahun-hijriah-2026-2/">Tahun Hijriah 2026: Penetapan Idul Fitri 1447 Hijriah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebaran 2026 Berapa Hijriah: Tanggal dan Penentuan</title>
		<link>https://wartawarganews.com/lebaran-2026-berapa-hijriah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:47:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/lebaran-2026-berapa-hijriah/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026 menurut Muhammadiyah, sementara pemerintah memperkirakan pada 21-22 Maret 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lebaran-2026-berapa-hijriah/">Lebaran 2026 Berapa Hijriah: Tanggal dan Penentuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Lebaran 2026 masih 11 hari lagi menurut perhitungan Muhammadiyah,&#8221; ungkap seorang perwakilan dari organisasi tersebut. Dengan perhitungan ini, umat Islam di Indonesia mulai bersiap-siap menyambut Hari Raya Idul Fitri, yang merupakan waktu berkumpul bersama keluarga dan merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadhan.</p>
<p>Menurut Muhammadiyah, Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada tanggal <strong>20 Maret 2026</strong>. Namun, pemerintah Indonesia memiliki estimasi yang berbeda, dengan kemungkinan Lebaran jatuh pada <strong>21-22 Maret 2026</strong>. Perbedaan ini mencerminkan metode penentuan tanggal Lebaran yang berbeda antara Muhammadiyah dan pemerintah.</p>
<p>Sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah dijadwalkan pada <strong>19 Maret 2026</strong>. Pada hari tersebut, para pakar astronomi dari BMKG dan BRIN akan terlibat dalam proses penentuan hilal. &#8220;Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi,&#8221; kata Abu Rokhmad, seorang pakar yang terlibat dalam sidang tersebut.</p>
<p>Hari ini, <strong>9 Maret 2026</strong>, adalah hari ke-19 Ramadhan menurut Muhammadiyah, sementara pemerintah mencatatnya sebagai hari ke-18 Ramadhan. Ini menunjukkan adanya perbedaan dalam penentuan awal bulan puasa yang juga berkontribusi pada perbedaan tanggal Lebaran. Masyarakat diimbau untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah mengenai tanggal Lebaran.</p>
<p>Fakta astronomi menunjukkan bahwa pada saat Maghrib 19 Maret 2026, hilal belum memenuhi kriteria MABIMS, yang menetapkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. &#8220;Fakta astronomi menunjukkan bahwa pada saat Maghrib 19 Maret 2026, hilal belum memenuhi kriteria tersebut,&#8221; jelas Thomas Djamaluddin, seorang astronom yang turut serta dalam sidang isbat.</p>
<p>Lebaran 2026 kurang dari dua minggu lagi dari 9 Maret 2026, dan masyarakat mulai mempersiapkan diri untuk merayakannya. Tanggal 1 Syawal 1447 H jatuh pada <strong>Sabtu, 21 Maret 2026</strong> menurut Kalender Hijriah Indonesia, namun hal ini masih menunggu hasil sidang isbat yang akan menentukan tanggal resmi.</p>
<p>Details remain unconfirmed. Dengan adanya perbedaan ini, umat Islam di Indonesia diharapkan tetap bersabar dan menunggu keputusan resmi yang akan diumumkan setelah sidang isbat. Momen Lebaran adalah waktu yang sangat dinantikan, dan semoga semua umat Islam dapat merayakannya dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/lebaran-2026-berapa-hijriah/">Lebaran 2026 Berapa Hijriah: Tanggal dan Penentuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
