<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keuangan – News &amp; Updates | Warta Warga News</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2026 00:48:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>keuangan – News &amp; Updates | Warta Warga News</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bank Rakyat Indonesia Umumkan Pembagian Dividen 2025</title>
		<link>https://wartawarganews.com/bank-rakyat-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 00:48:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Rakyat Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Blackrock]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[JP Morgan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Manulife]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/bank-rakyat-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp209 per saham untuk tahun buku 2025. Beberapa investor institusi memperbesar posisi mereka di saham BBRI.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bank-rakyat-indonesia/">Bank Rakyat Indonesia Umumkan Pembagian Dividen 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Investor institusi seperti Blackrock, JP Morgan, dan Manulife memperbesar posisi di saham BBRI. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (IDX: BBRI) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp209 per saham untuk tahun buku 2025. Total dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp52,1 triliun.</p>
<p>Dividen interim sebesar Rp137 per saham telah dibayarkan pada 15 Januari 2026. Pembayaran dividen ini didasarkan pada kinerja perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan pada segmen UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional.</p>
<p>Blackrock menambah sekitar 19 juta saham BBRI pada April 2026. JP Morgan menambah 680.800 saham BBRI pada bulan yang sama. Manulife membeli 802.000 saham BBRI juga pada April 2026.</p>
<p>Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi dijadwalkan pada tanggal 20 April 2026. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi akan berlangsung pada tanggal 21 April 2026.</p>
<p>Cum Dividen di Pasar Tunai dijadwalkan pada tanggal 22 April 2026, sedangkan Ex Dividen di Pasar Tunai akan terjadi pada tanggal 23 April 2026. Pembayaran Dividen akan dilaksanakan pada tanggal 08 Mei 2026.</p>
<p>Rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 tersebut sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 10 April 2026. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp56,65 triliun untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bank-rakyat-indonesia/">Bank Rakyat Indonesia Umumkan Pembagian Dividen 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ptro: Kinerja Saham  dan Ekspansi Bisnis</title>
		<link>https://wartawarganews.com/ptro-kinerja-saham-dan-ekspansi-bisnis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 04:50:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[ekspansi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[migas]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Prajogo Pangestu]]></category>
		<category><![CDATA[PT Petrosea Tbk]]></category>
		<category><![CDATA[PTRO]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<category><![CDATA[strategi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/ptro-kinerja-saham-dan-ekspansi-bisnis/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Petrosea Tbk (PTRO) mengalami kenaikan saham yang signifikan dan melakukan ekspansi ke sektor migas. Ini adalah langkah strategis dalam diversifikasi bisnis.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/ptro-kinerja-saham-dan-ekspansi-bisnis/">Ptro: Kinerja Saham  dan Ekspansi Bisnis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana kinerja saham PT Petrosea Tbk (PTRO) dan apa langkah selanjutnya dalam ekspansi bisnisnya? PTRO mencatatkan kenaikan harian sebesar 9,77% menjadi Rp5.900, dengan kenaikan mingguan mencapai 32,88% dan telah mengalami reli selama enam hari berturut-turut.</p>
<p>Rekomendasi untuk perdagangan saham PTRO berada di area beli spekulatif antara 5.350-5.375, dengan target harga mendekati 5.475-5.700. Kenaikan ini didukung oleh peningkatan volume perdagangan yang signifikan.</p>
<p>Saat ini, PTRO sedang dalam proses ekspansi ke sektor minyak dan gas lepas pantai sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnisnya. Perusahaan telah menyelesaikan beberapa tindakan korporasi strategis yang mengubah arah operasionalnya.</p>
<p>Dalam proyeksi keuangan, PTRO diperkirakan akan mencapai pendapatan sebesar USD886,46 juta pada tahun 2025, meningkat 28% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk diperkirakan mencapai USD28,81 juta, dengan kenaikan tahunan sebesar 197%.</p>
<p>Menurut Kartika Hendrawan, pembentukan lini EPCI merupakan langkah awal dalam memperluas portofolio usaha ke sektor migas. Hal ini menunjukkan komitmen PTRO untuk beradaptasi dan berkembang dalam industri yang kompetitif.</p>
<p>Dengan adanya akuisisi tiga entitas, PTRO berusaha untuk membangun lini bisnis baru di sektor minyak dan gas lepas pantai. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan.</p>
<p>Fanny Suherman juga menyatakan bahwa IHSG berpotensi menguji support di 7.400 dan jika bertahan, akan melanjutkan rebound ke 7.600. Ini menunjukkan optimisme terhadap pasar saham secara keseluruhan.</p>
<p>Dengan perkembangan ini, PTRO menunjukkan kinerja yang positif dan berpotensi untuk terus tumbuh. Namun, detail lebih lanjut mengenai dampak dari ekspansi ini masih perlu dikonfirmasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/ptro-kinerja-saham-dan-ekspansi-bisnis/">Ptro: Kinerja Saham  dan Ekspansi Bisnis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saham BBRI Mengalami Koreksi 10,93% di Tahun 2026</title>
		<link>https://wartawarganews.com/saham-bbri-mengalami-koreksi-10-93-di-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 07:08:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Rakyat Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BBRI]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[dividend payout ratio]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[koreksi saham]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/saham-bbri-mengalami-koreksi-10-93-di-tahun/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saham BBRI mengalami koreksi sekitar 10,93% dari awal tahun 2026. Harga saham BBRI hingga April 2026 berada di kisaran Rp3.260 per saham.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/saham-bbri-mengalami-koreksi-10-93-di-tahun/">Saham BBRI Mengalami Koreksi 10,93% di Tahun 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Saham BBRI mengalami koreksi sekitar <strong>10,93%</strong> dari awal tahun 2026, dengan harga saham bergerak di kisaran level <strong>Rp3.260</strong> per saham hingga April 2026. Penurunan ini menarik perhatian investor yang mengincar pendapatan pasif melalui dividen.</p>
<p>Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengusulkan total dividen untuk tahun buku 2025 sekitar <strong>Rp52 triliun</strong>, dengan <strong>dividend payout ratio</strong> mencapai <strong>92%</strong> dari laba bersih. Dividen final minimal yang diusulkan adalah <strong>Rp206,4</strong> per saham, yang memberikan yield dividen final sebesar <strong>6%</strong> berdasarkan harga saham Rp3.450 per saham.</p>
<p>BBRI juga telah membagikan dividen interim sebesar <strong>Rp137</strong> per saham pada Januari 2026. Meskipun ada koreksi harga saham, langkah ini menunjukkan komitmen manajemen untuk memberikan imbal hasil kepada pemegang saham.</p>
<p>Namun, di sisi lain, saham BBRI mencatatkan net sell sebanyak <strong>14.674.300</strong> saham per akhir sesi I perdagangan pada 10 April 2026. Ini menunjukkan adanya tekanan jual yang mungkin dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap kinerja saham di masa mendatang.</p>
<p>Dengan situasi ini, para pengamat pasar akan terus memantau perkembangan harga saham BBRI dan keputusan dividen yang akan datang. Detail lebih lanjut mengenai kinerja keuangan dan strategi manajemen diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut bagi investor.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/saham-bbri-mengalami-koreksi-10-93-di-tahun/">Saham BBRI Mengalami Koreksi 10,93% di Tahun 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wijaya karya: PT  Menghadapi Penurunan Pendapatan yang Signifikan</title>
		<link>https://wartawarganews.com/wijaya-karya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:30:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aset]]></category>
		<category><![CDATA[ekuitas]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[restrukturisasi]]></category>
		<category><![CDATA[rugi neto]]></category>
		<category><![CDATA[Wijaya Karya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/wijaya-karya/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Wijaya Karya mencatat penurunan pendapatan yang signifikan, dengan rugi neto yang meningkat tajam. Hal ini berdampak besar pada kinerja perusahaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/wijaya-karya/">Wijaya karya: PT  Menghadapi Penurunan Pendapatan yang Signifikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. sebelumnya diharapkan dapat mempertahankan kinerja keuangannya setelah mencatat laba pada tahun 2021. Namun, pada tahun ini, perusahaan mengalami penurunan pendapatan yang signifikan, mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp13,32 triliun, yang turun 30,74% dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Pendapatan dari segmen infrastruktur dan gedung, yang merupakan salah satu andalan perusahaan, terpangkas 40,12% menjadi Rp5,64 triliun. Selain itu, pendapatan dari segmen industri juga mengalami penurunan sebesar 29,52% menjadi Rp3,73 triliun. Penurunan ini menunjukkan dampak yang luas pada berbagai sektor yang dikelola oleh WIKA.</p>
<p>Segmen energi dan industrial plant juga tidak luput dari penurunan, dengan pendapatan turun 5,73% menjadi Rp3,14 triliun. Yang lebih mencolok, pendapatan dari segmen hotel mengalami penurunan drastis sebesar 66% menjadi Rp298,60 miliar. Namun, ada sedikit kabar baik dengan pertumbuhan pendapatan dari segmen realty dan properti yang meningkat 68,71% menjadi Rp276,55 miliar.</p>
<p>Akibat dari penurunan pendapatan ini, WIKA mencatat rugi neto sebesar Rp10,13 triliun, meningkat 303,18% dibandingkan tahun lalu. Rugi bersih tercatat sebesar Rp9,71 triliun, melebar 328,31% (YoY). Total aset perusahaan juga mengalami penurunan sebesar 21% menjadi Rp50,15 triliun, sementara ekuitas terpangkas 85,8% menjadi Rp1,68 triliun.</p>
<p>Dalam upaya untuk mengatasi situasi ini, Ngatemin, perwakilan perusahaan, menyatakan, &#8220;Perseroan akan terus berupaya melakukan restrukturisasi komprehensif untuk menurunkan beban keuangan atas penugasan yang dikerjakan dan divestasi atas aset yang belum dapat memberikan laba bagi perseroan.&#8221; Ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang mencari cara untuk memperbaiki kinerjanya di tengah tantangan yang ada.</p>
<p>Dengan total liabilitas yang tercatat turun 6,07% menjadi Rp48,46 triliun, WIKA berusaha untuk menstabilkan posisinya di pasar. Beban pokok pendapatan sepanjang tahun ini mencapai Rp12,19 triliun, turun 31,18% (YoY), yang menunjukkan adanya upaya pengendalian biaya meskipun pendapatan menurun.</p>
<p>Perubahan ini menciptakan tantangan besar bagi PT Wijaya Karya, yang sebelumnya diharapkan dapat terus tumbuh dan berkontribusi pada sektor infrastruktur di Indonesia. Dengan langkah-langkah restrukturisasi yang sedang dilakukan, masa depan perusahaan akan sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/wijaya-karya/">Wijaya karya: PT  Menghadapi Penurunan Pendapatan yang Signifikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bpk: Pemeriksaan  RI Dimulai di Jambi</title>
		<link>https://wartawarganews.com/bpk-pemeriksaan-ri-dimulai-di-jambi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[akuntabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Aset]]></category>
		<category><![CDATA[BPK]]></category>
		<category><![CDATA[Jambi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PKP]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[LKPD]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/bpk-pemeriksaan-ri-dimulai-di-jambi/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI dimulai di Jambi. Wali Kota Jambi menegaskan komitmen terhadap transparansi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bpk-pemeriksaan-ri-dimulai-di-jambi/">Bpk: Pemeriksaan  RI Dimulai di Jambi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI dimulai pada April 2026. Kegiatan ini diadakan secara daring dari Ruang Rapat Wali Kota Jambi, dengan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bupati Kutai Kartanegara.</p>
<p>Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan komitmennya terhadap tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan. Ia menyatakan, &#8220;Persoalan aset, khususnya pencatatan aset lama, masih menjadi tantangan,&#8221; yang menunjukkan adanya perhatian terhadap pengelolaan aset daerah.</p>
<p>Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menyiapkan dokumen pendukung untuk pemeriksaan ini. Proses pemeriksaan LKPD Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri direncanakan berlangsung selama 35 hari kerja.</p>
<p>Bupati Kutai Kartanegara juga menyampaikan komitmennya, dengan menyatakan, &#8220;Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.&#8221; Ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan.</p>
<p>Belanja pegawai di Kota Jambi diketahui berada di atas 50 persen dari anggaran, yang menjadi perhatian dalam pengelolaan keuangan daerah. Menteri PKP juga menekankan pentingnya rekomendasi BPK untuk meningkatkan kualitas pengelolaan program perumahan.</p>
<p>&#8220;Rekomendasi BPK merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan program perumahan,&#8221; ungkap Menteri PKP, yang menunjukkan dukungan kementerian terhadap hasil pemeriksaan BPK.</p>
<p>Kementerian PKP berencana untuk menyusun rencana aksi guna menindaklanjuti rekomendasi BPK, yang diharapkan dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah.</p>
<p>Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Widhi Widayat, menambahkan, &#8220;Ketepatan waktu ini menunjukkan komitmen dan sinergi yang baik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang disiplin, transparan, dan berintegritas.&#8221; Ini menandakan bahwa semua pihak berusaha untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.</p>
<p>Proses pemeriksaan ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dan memastikan bahwa pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. Rekomendasi yang diberikan oleh BPK diharapkan dapat diimplementasikan dengan efektif oleh pemerintah daerah.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bpk-pemeriksaan-ri-dimulai-di-jambi/">Bpk: Pemeriksaan  RI Dimulai di Jambi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telkom: Korupsi PT : 11 Terdakwa Dijatuhi Hukuman Penjara</title>
		<link>https://wartawarganews.com/telkom-korupsi-pt-11-terdakwa-dijatuhi-hukuman-penjara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:29:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi negara]]></category>
		<category><![CDATA[penjara]]></category>
		<category><![CDATA[PT Telkom]]></category>
		<category><![CDATA[tindak pidana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/telkom-korupsi-pt-11-terdakwa-dijatuhi-hukuman-penjara/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebanyak 11 terdakwa dalam kasus korupsi PT Telkom dijatuhi hukuman penjara dengan total kerugian negara mencapai Rp464,9 miliar.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/telkom-korupsi-pt-11-terdakwa-dijatuhi-hukuman-penjara/">Telkom: Korupsi PT : 11 Terdakwa Dijatuhi Hukuman Penjara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pada 7 April 2026, pengadilan di Jakarta menjatuhkan vonis kepada sebelas terdakwa dalam kasus korupsi yang melibatkan PT Telkom. Di antara mereka, August Hoth Mercyon Purba divonis 8 tahun penjara karena terlibat dalam pembiayaan fiktif yang merugikan negara.</p>
<p>Total kerugian negara akibat tindakan korupsi ini mencapai Rp464,9 miliar. Herman Maulana, salah satu terdakwa, dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp44,54 miliar. Sementara itu, Alam Hono menerima vonis 14 tahun penjara dan uang pengganti sebesar Rp7,29 miliar.</p>
<p>Selain itu, Andi Imansyah Mufti dan Denny Tannudjaya masing-masing divonis 8 tahun penjara dengan uang pengganti Rp8,73 miliar dan Rp10,72 miliar. Eddy Fitra dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan diwajibkan membayar Rp38,24 miliar.</p>
<p>Kamaruddin Ibrahim divonis 6 tahun penjara dengan uang pengganti Rp7,95 miliar, sementara Nurhandayanto menerima vonis 11 tahun penjara dan uang pengganti Rp113,19 miliar. Oei Edward Wijaya dan Rudi Irawan masing-masing dijatuhi hukuman 5 dan 10 tahun penjara dengan total uang pengganti Rp39,88 miliar dan Rp22,43 miliar.</p>
<p>Kasus ini berakar dari dugaan korupsi yang terjadi antara tahun 2016 hingga 2018, di mana PT Telkom dan anak perusahaannya diduga memberikan pembiayaan kepada pihak swasta melalui pengadaan fiktif. Hakim Ketua Suwandi menyatakan, &#8220;Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan subsider penuntut umum.&#8221;</p>
<p>Selain itu, dalam perkembangan terpisah, pihak kepolisian juga menangkap 10 orang yang diduga terlibat dalam pencurian kabel Telkom. Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Andi Wiranata Tamba, menjelaskan bahwa pencurian dilakukan dengan cara menggali jaringan kabel Telkom menggunakan alat cangkul dan linggis, kemudian ditarik dengan mobil.</p>
<p>Perkembangan ini menunjukkan bahwa tindakan korupsi dan pencurian yang terkait dengan PT Telkom masih menjadi masalah serius yang perlu ditangani secara hukum. Masyarakat menunggu langkah selanjutnya dari pihak berwenang untuk memastikan keadilan dan pemulihan kerugian negara.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/telkom-korupsi-pt-11-terdakwa-dijatuhi-hukuman-penjara/">Telkom: Korupsi PT : 11 Terdakwa Dijatuhi Hukuman Penjara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dividen BBNI: Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2025</title>
		<link>https://wartawarganews.com/dividen-bbni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:18:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[BBNI]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[laba bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Okki Rushartomo]]></category>
		<category><![CDATA[penjualan bersih]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/dividen-bbni/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun pada 7 April 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dividen-bbni/">Dividen BBNI: Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menjadi bank pertama yang mengumumkan rencana pembagian dividen dari hasil keuntungan tahun buku 2025. BBNI akan melakukan pembayaran dividen tunai sebesar Rp13,03 triliun, yang setara dengan Rp349,41 per saham. Pembayaran dividen ini dijadwalkan cair pada 7 April 2026.</p>
<p>Keputusan pembagian dividen ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 9 Maret 2026. Dividen tunai yang ditetapkan merupakan 65% dari laba bersih konsolidasian tahun 2025 yang mencapai Rp20,04 triliun.</p>
<p>Namun, setelah pengumuman dividen, saham BBNI mengalami penurunan hingga 14,95% sejak tanggal ex dividen pada 25 Maret hingga 6 April 2026. Pada 6 April 2026, saham BBNI ditutup minus 1,62% pada harga Rp3.640.</p>
<p>Investor asing juga mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp1,38 triliun dalam periode yang sama. Rasio price to book value (PBV) BBNI saat ini adalah 0,79 kali, sementara price earning ratio (PER) BBNI berada di angka 6,77 kali.</p>
<p>Okki Rushartomo, salah satu pejabat BBNI, menyatakan, &#8220;Keputusan ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk memberi nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus memastikan kinerja perusahaan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.&#8221;</p>
<p>Target harga saham BBNI juga diturunkan menjadi Rp5.200, namun rekomendasi untuk saham BBNI tetap pada level &#8216;add&#8217;.</p>
<p>Dengan langkah ini, BBNI berharap dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi di pasar keuangan. Pengumuman ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama para pemegang saham yang menanti kepastian pembayaran dividen.</p>
<p>Selanjutnya, para analis dan investor akan memantau perkembangan harga saham BBNI dan dampak dari keputusan dividen ini terhadap kinerja perusahaan di masa mendatang.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/dividen-bbni/">Dividen BBNI: Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alamtri Resources Indonesia Revisi Rencana Pembelian Kembali Saham</title>
		<link>https://wartawarganews.com/alamtri-resources-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:18:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ADRO]]></category>
		<category><![CDATA[alamtri resources indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ekuitas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pembelian kembali saham]]></category>
		<category><![CDATA[RUPST]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/alamtri-resources-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Alamtri Resources Indonesia Tbk mengumumkan revisi rencana pembelian kembali saham dengan anggaran yang meningkat menjadi Rp 5 triliun.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/alamtri-resources-indonesia/">Alamtri Resources Indonesia Revisi Rencana Pembelian Kembali Saham</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pada 2 April 2026, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan revisi rencana pembelian kembali saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5 triliun, dari sebelumnya Rp 4 triliun. Pengumuman ini disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.</p>
<p>Rencana ini akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 April 2026. Jika disetujui, periode pembelian kembali saham akan dimulai pada 18 April 2026 dan berlangsung selama 12 bulan.</p>
<p>Jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10 persen dari jumlah modal yang ditempatkan. Meskipun ada rencana pembelian kembali, total aset perseroan diperkirakan akan menyusut dari 6,82 miliar dollar AS menjadi 6,52 miliar dollar AS.</p>
<p>Ekuitas perseroan juga diperkirakan akan terkoreksi dari 5,00 miliar dolar AS menjadi 4,71 miliar dolar AS. Namun, laba per saham dasar justru mengalami kenaikan dari 0,01526 dolar AS menjadi 0,01668 dolar AS.</p>
<p>Manajemen perusahaan menyatakan, &#8220;Dengan posisi dan kinerja keuangan Perseroan saat ini, Perseroan berkeyakinan bahwa Pembelian Kembali Saham Perseroan tidak memberikan dampak buruk terhadap kegiatan usaha dan pertumbuhan Perseroan di masa mendatang.&#8221; Ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap stabilitas dan pertumbuhan perusahaan meskipun ada penyesuaian dalam aset dan ekuitas.</p>
<p>Penting untuk dicatat bahwa ini bukan pertama kalinya ADRO melakukan aksi buyback saham. Sebelumnya, perusahaan telah melakukan pembelian kembali tanpa RUPS pada tahun 2025 hingga awal 2026. Hal ini menunjukkan bahwa ADRO memiliki strategi yang berkelanjutan dalam mengelola sahamnya dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.</p>
<p>Dengan langkah ini, ADRO berusaha untuk meningkatkan kepercayaan investor dan menjaga stabilitas harga saham di pasar. Rencana pembelian kembali ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada pasar bahwa perusahaan memiliki prospek yang baik ke depan.</p>
<p>Seiring dengan perkembangan ini, para pemegang saham dan investor akan memantau hasil RUPST pada 17 April 2026, yang akan menjadi titik penting dalam keputusan pembelian kembali saham ini. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/alamtri-resources-indonesia/">Alamtri Resources Indonesia Revisi Rencana Pembelian Kembali Saham</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT Bumi Resources Tbk Melihat Kenaikan Saham dan Perbaikan Keuangan</title>
		<link>https://wartawarganews.com/pt-bumi-resources-tbk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:08:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[dividen]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Bumi Resources Tbk]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/pt-bumi-resources-tbk/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Bumi Resources Tbk mengalami kenaikan saham dan perbaikan keuangan yang signifikan. Berita terbaru menunjukkan pertumbuhan positif bagi perusahaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/pt-bumi-resources-tbk/">PT Bumi Resources Tbk Melihat Kenaikan Saham dan Perbaikan Keuangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pada 6 April 2026, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami kenaikan sebesar <strong>6,14 persen</strong> pada penutupan sesi I. Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi, di mana saham-saham lain seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengalami penurunan yang signifikan, mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).</p>
<p>Perbaikan kondisi keuangan BUMI menjadi salah satu faktor pendorong kenaikan sahamnya. Perusahaan ini berhasil menghapus defisit sebesar <strong>USD2,28 miliar</strong> melalui kuasi reorganisasi pada akhir 2024. Hal ini memungkinkan BUMI untuk memulai tahun 2025 dengan saldo laba ditahan mencapai <strong>USD81,01 juta</strong>.</p>
<p>Pendapatan BUMI juga menunjukkan pertumbuhan yang positif, dengan peningkatan sebesar <strong>4,79%</strong> pada tahun 2025, mencapai <strong>USD1,42 miliar</strong>. Beban pokok penjualan perusahaan ini juga turun menjadi <strong>USD1,17 miliar</strong>, yang berkontribusi pada peningkatan Gross Profit Margin (GPM) dari <strong>12,45%</strong> pada 2024 menjadi <strong>17,48%</strong> pada 2025.</p>
<p>Utang berbunga BUMI saat ini berada di kisaran <strong>USD311,69 juta</strong>, dengan rasio utang terhadap modal (Debt to Equity Ratio/DER) yang hanya <strong>0,11 kali</strong>. Posisi kas perusahaan mencapai <strong>USD118,59 juta</strong>, menunjukkan likuiditas yang cukup baik.</p>
<p>Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang diharapkan menjadi forum untuk membahas pembagian dividen perdana, yang sebelumnya terhambat oleh tumpukan defisit pada saldo laba. Hal ini menjadi perhatian penting bagi para pemegang saham yang menantikan imbal hasil dari investasi mereka.</p>
<p>Secara keseluruhan, perkembangan positif ini menunjukkan bahwa PT Bumi Resources Tbk sedang berada di jalur yang tepat untuk pemulihan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Kenaikan saham dan perbaikan keuangan yang signifikan dapat memberikan dampak positif bagi investor dan pasar secara keseluruhan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/pt-bumi-resources-tbk/">PT Bumi Resources Tbk Melihat Kenaikan Saham dan Perbaikan Keuangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Emiten: Perkembangan  di Pasar Modal Indonesia</title>
		<link>https://wartawarganews.com/emiten-perkembangan-di-pasar-modal-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 09:07:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[emiten]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[laba]]></category>
		<category><![CDATA[pasar modal]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Barito Pacific Tbk]]></category>
		<category><![CDATA[PT Chandra Asri Pacific Tbk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/emiten-perkembangan-di-pasar-modal-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Artikel ini membahas perkembangan terbaru emiten di pasar modal Indonesia, termasuk pendapatan dan laba dari beberapa perusahaan besar.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/emiten-perkembangan-di-pasar-modal-indonesia/">Emiten: Perkembangan  di Pasar Modal Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>What observers say</h2>
<p>Pasar modal Indonesia saat ini sedang mengalami dinamika yang signifikan, terutama terkait dengan pergerakan emiten yang berpengaruh terhadap perekonomian. Empat emiten akan memasuki jadwal cum dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi, yang menunjukkan adanya aktivitas yang meningkat di kalangan investor. Tiga dari empat emiten tersebut merupakan perusahaan di industri keuangan, yang sering kali menjadi indikator kesehatan ekonomi.</p>
<p>Dalam laporan terbaru, pendapatan terbesar dari enam emiten Prajogo Pangestu diperoleh oleh <strong>PT Barito Pacific Tbk (BRPT)</strong> dengan nilai mencapai <strong>US$7,63 miliar</strong>. Angka ini menunjukkan kekuatan perusahaan dalam mengelola sumber daya dan memperluas operasionalnya di pasar. Selain itu, laba yang diatribusikan ke entitas induk paling besar diraih oleh <strong>PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)</strong>, dengan nilai <strong>US$1,09 miliar</strong>.</p>
<p>PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga mencatatkan pendapatan sebesar <strong>US$7,02 miliar</strong>, yang menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam sektor industri kimia. Di sisi lain, <strong>PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)</strong> melaporkan pendapatan sebesar <strong>US$1,22 miliar</strong>, sedangkan <strong>PT Petrosea Tbk (PTRO)</strong> mencatatkan pendapatan sebesar <strong>US$886,46 juta</strong>.</p>
<p>Pendapatan dari <strong>PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)</strong> juga menunjukkan kinerja yang baik dengan nilai <strong>US$605,19 juta</strong>. Sementara itu, <strong>PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA)</strong> mencatatkan pendapatan sebesar <strong>US$148,03 juta</strong>, yang meskipun lebih kecil dibandingkan emiten lainnya, tetap menunjukkan potensi pertumbuhan di masa depan.</p>
<p>Dinamika pasar modal Indonesia seringkali ditentukan oleh pergerakan harga barang mentah di pasar global. Hal ini berpengaruh langsung terhadap kinerja emiten yang bergerak di sektor energi dan sumber daya alam. Oleh karena itu, para investor perlu memperhatikan tren global yang dapat mempengaruhi pendapatan dan laba dari emiten-emiten tersebut.</p>
<p>Saat ini, para analis dan investor sedang memantau perkembangan lebih lanjut dari emiten-emiten ini, terutama menjelang pengumuman dividen yang dapat mempengaruhi keputusan investasi. Dengan adanya informasi terbaru mengenai pendapatan dan laba, investor diharapkan dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/emiten-perkembangan-di-pasar-modal-indonesia/">Emiten: Perkembangan  di Pasar Modal Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
