<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>JD Vance artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/jd-vance/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 07:11:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>JD Vance artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perang Iran: Perundingan AS-Iran di Islamabad Gagal</title>
		<link>https://wartawarganews.com/perang-iran-perundingan-as-iran-di-islamabad-gagal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 07:11:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[AS]]></category>
		<category><![CDATA[diplomasi]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[JD Vance]]></category>
		<category><![CDATA[konflik]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Bagher Ghalibaf]]></category>
		<category><![CDATA[perang Iran]]></category>
		<category><![CDATA[perundingan]]></category>
		<category><![CDATA[Selat Hormuz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/perang-iran-perundingan-as-iran-di-islamabad-gagal/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad pada 12 April 2026 gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang yang berkepanjangan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/perang-iran-perundingan-as-iran-di-islamabad-gagal/">Perang Iran: Perundingan AS-Iran di Islamabad Gagal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada 12 April 2026, perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan. Delegasi AS yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance dan delegasi Iran yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menghabiskan waktu selama 21 jam dalam upaya untuk mencari solusi damai terhadap konflik yang telah menewaskan ribuan orang.</p>
<p>Perundingan ini menjadi penting mengingat perang yang sedang berlangsung telah mengakibatkan kematian sedikitnya 3.000 orang di Iran dan 2.020 orang di Lebanon. Meskipun ada harapan untuk mencapai kesepakatan, Iran menolak syarat-syarat yang diajukan oleh AS, termasuk larangan pembangunan senjata nuklir. AS sendiri telah mengajukan 15 tuntutan kepada Iran sebelum perundingan dimulai.</p>
<p>Dalam pernyataannya, JD Vance mengungkapkan kekecewaannya, &#8220;Kami pulang ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan.&#8221; Sementara itu, Esmaeil Baqaei, seorang pejabat Iran, menekankan bahwa keberhasilan proses diplomatik ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan. Hal ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak masih memiliki pandangan yang berbeda mengenai langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai perdamaian.</p>
<p>Di sisi lain, Iran menegaskan komitmennya untuk melindungi kedaulatan wilayahnya, terutama di Selat Hormuz. Komando Angkatan Laut IRGC menyatakan, &#8220;Setiap upaya kapal perang untuk melintasi Selat Hormuz akan dicegah secara tegas.&#8221; Selat Hormuz menjadi titik strategis yang sangat penting, mengingat banyaknya jalur perdagangan internasional yang melintasi perairan tersebut.</p>
<p>Perang ini telah menimbulkan dampak yang signifikan tidak hanya bagi Iran tetapi juga bagi negara-negara tetangga. Paus Leo XIV mengecam perang AS-Israel terhadap Iran dan menyerukan negosiasi untuk perdamaian. Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran global terhadap dampak perang yang berkepanjangan dan perlunya dialog untuk menyelesaikan konflik.</p>
<p>Perundingan di Islamabad ini adalah yang pertama antara AS dan Iran sejak Revolusi Islam Iran tahun 1979, menandai momen penting dalam hubungan kedua negara yang telah lama tegang. Meskipun perundingan ini tidak menghasilkan kesepakatan, harapan untuk dialog tetap ada, meskipun tantangan yang dihadapi sangat besar.</p>
<p>Dengan ketegangan yang terus meningkat, baik Iran maupun AS tampaknya masih berpegang pada posisi masing-masing. Iran bertekad untuk menggunakan segala cara, termasuk diplomasi, untuk melindungi kepentingan nasionalnya. Sementara itu, Amerika Serikat terus menekankan pentingnya kepatuhan terhadap tuntutan yang diajukan.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/perang-iran-perundingan-as-iran-di-islamabad-gagal/">Perang Iran: Perundingan AS-Iran di Islamabad Gagal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jd vance iran: Perundingan Damai AS-Iran: JD Vance dan Tantangan Negosiasi</title>
		<link>https://wartawarganews.com/jd-vance-iran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 07:03:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Abbas Araqchi]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[JD Vance]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Baqer Qalibaf]]></category>
		<category><![CDATA[perundingan damai]]></category>
		<category><![CDATA[politik internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Selat Hormuz]]></category>
		<category><![CDATA[senjata nuklir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/jd-vance-iran/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dipimpin oleh JD Vance berakhir tanpa kesepakatan setelah 21 jam negosiasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/jd-vance-iran/">Jd vance iran: Perundingan Damai AS-Iran: JD Vance dan Tantangan Negosiasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, baru-baru ini menimbulkan pertanyaan besar: Mengapa kedua negara tidak mencapai kesepakatan setelah 21 jam negosiasi? Jawabannya terletak pada penolakan Iran terhadap syarat utama yang diajukan oleh Washington.</p>
<p>Wakil Presiden AS, JD Vance, memimpin delegasi yang berusaha untuk mencapai kesepakatan, namun Iran, yang dipimpin oleh Mohammad Baqer Qalibaf dan Abbas Araqchi, menuntut pencairan aset yang dibekukan sebesar 120 miliar dolar sebagai bagian dari kesepakatan damai. Vance mengungkapkan bahwa AS datang dengan sikap fleksibel dan itikad baik, tetapi negosiasi tetap tidak membuahkan hasil.</p>
<p>Ini merupakan perundingan tatap muka pertama antara AS dan Iran sejak revolusi Islam 1979, menandai momen penting dalam hubungan kedua negara. Vance menyatakan, &#8220;Kami telah melakukan sejumlah diskusi substantif dengan Iran, itu kabar baiknya. Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan.&#8221;</p>
<p>Salah satu isu krusial yang dihadapi dalam negosiasi adalah Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting bagi 20 persen minyak dunia. Vance menekankan bahwa menghentikan Iran dari memiliki senjata nuklir adalah tujuan utama dari mantan Presiden Donald Trump.</p>
<p>Pemerintah Iran juga menyatakan bahwa meskipun ada perbedaan, negosiasi akan terus berlanjut. Namun, belum ada kejelasan kapan negosiasi akan dilanjutkan, dan detail mengenai proposal 10 butir dari Iran serta rencana 15 poin dari Trump belum sepenuhnya terungkap. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Dengan latar belakang kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada 8 April 2026, perundingan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi hubungan yang lebih baik antara kedua negara. Namun, tantangan yang dihadapi menunjukkan bahwa jalan menuju perdamaian masih panjang dan penuh rintangan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/jd-vance-iran/">Jd vance iran: Perundingan Damai AS-Iran: JD Vance dan Tantangan Negosiasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perundingan Iran dan Amerika Gagal di Islamabad</title>
		<link>https://wartawarganews.com/perundingan-iran-dan-amerika/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 07:00:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[diplomasi]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[JD Vance]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Bagher Ghalibaf]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[perundingan]]></category>
		<category><![CDATA[sanksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/perundingan-iran-dan-amerika/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan setelah 21 jam negosiasi. Kegagalan ini menyoroti tantangan diplomatik yang ada.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/perundingan-iran-dan-amerika/">Perundingan Iran dan Amerika Gagal di Islamabad</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 12 April 2026, perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan. Perundingan yang berlangsung selama 21 jam ini dipimpin oleh Wakil Presiden AS, JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf.</p>
<p>Kegagalan perundingan ini disebabkan oleh perbedaan yang signifikan dalam tuntutan kedua belah pihak. Iran menyebut tuntutan yang diajukan oleh Amerika Serikat sebagai tidak masuk akal, sementara Vance menegaskan bahwa Iran tidak mau menerima syarat-syarat yang ditawarkan oleh AS. Sebelum perundingan dimulai, AS telah mengajukan 15 tuntutan kepada Iran, termasuk pencabutan sanksi dan penghentian serangan secara permanen.</p>
<p>Perundingan ini merupakan yang pertama sejak Revolusi Islam Iran tahun 1979, dan berlangsung di tengah situasi perang yang telah menewaskan sedikitnya 3.000 orang di Iran dan 2.020 orang di Lebanon. Tuntutan utama Iran dalam perundingan ini adalah pencabutan sanksi yang telah mengakibatkan pembekuan aset senilai 120 miliar dolar.</p>
<p>JD Vance menyatakan, &#8220;Kabar buruk bahwa kita tidak bisa mencapai kesepakatan, dan saya pikir, kabar ini lebih buruk bagi Iran daripada bagi Amerika Serikat.&#8221; Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa kegagalan perundingan dapat memperburuk situasi di kawasan tersebut.</p>
<p>Delegasi Iran juga memberikan pernyataan mengenai proses perundingan. Menurut IRIB, &#8220;Delegasi Iran berunding terus-menerus dan intensif selama 21 jam untuk melindungi kepentingan nasional rakyat Iran; meski sudah ada berbagai inisiatif dari delegasi Iran, tuntutan-tuntutan yang tidak masuk akal dari kubu Amerika menghambat kemajuan perundingan.&#8221; Hal ini menunjukkan adanya upaya dari pihak Iran untuk mencapai kesepakatan, meskipun hasilnya tidak memuaskan.</p>
<p>Esmaeil Baqaei, seorang pejabat Iran, menambahkan bahwa keberhasilan proses diplomatik ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, serta penerimaan hak dan kepentingan sah Iran. Pernyataan ini menyoroti pentingnya dialog yang konstruktif dalam menyelesaikan konflik yang berkepanjangan.</p>
<p>Kegagalan perundingan ini menambah daftar tantangan yang dihadapi oleh kedua negara dalam upaya mencapai kesepakatan damai. Dengan situasi yang semakin kompleks, masa depan hubungan antara Iran dan Amerika Serikat tetap tidak pasti. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/perundingan-iran-dan-amerika/">Perundingan Iran dan Amerika Gagal di Islamabad</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
