<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hari Raya Idulfitri artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/hari-raya-idulfitri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Mar 2026 20:08:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>Hari Raya Idulfitri artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Detik: Peningkatan Pasokan Air di Kota Pekalongan: 180 Liter per</title>
		<link>https://wartawarganews.com/detik-peningkatan-pasokan-air-di-kota-pekalongan-180/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 20:08:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[air bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[dropping air]]></category>
		<category><![CDATA[H.A. Afzan Arslan Djunaid]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Idulfitri]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Affan]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan air]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tirtayasa]]></category>
		<category><![CDATA[sumur produksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/detik-peningkatan-pasokan-air-di-kota-pekalongan-180/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perumda Tirtayasa Kota Pekalongan menambah pasokan air bersih menjelang Hari Raya Idulfitri.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/detik-peningkatan-pasokan-air-di-kota-pekalongan-180/">Detik: Peningkatan Pasokan Air di Kota Pekalongan: 180 Liter per</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Peningkatan pasokan air bersih di Kota Pekalongan menjadi 180 liter per detik akan mulai berlaku pada 19 Maret 2026. Langkah ini diambil oleh Perumda Tirtayasa untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.</p>
<p>Perumda Tirtayasa sebelumnya menyediakan pasokan air sebesar 150 liter per detik. Dengan penambahan ini, diharapkan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat kebutuhan meningkat selama bulan Ramadan.</p>
<p>Namun, untuk memastikan kualitas pelayanan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah melakukan inspeksi terhadap delapan sumur produksi. Inspeksi ini mengharuskan beberapa sumur dimatikan sementara, yang dijadwalkan selesai pada 17 Maret 2026.</p>
<p>Selama proses inspeksi, Perumda Tirtayasa akan melakukan dropping air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak. Muhammad Affan, perwakilan dari Perumda Tirtayasa, menyatakan, &#8220;Pelayanan menjelang Lebaran sudah kami optimalkan dari seluruh sumber produksi yang ada.&#8221;</p>
<p>Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid, juga memberikan dukungan terhadap upaya ini dengan mengatakan, &#8220;Pemerintah Kota Pekalongan tentu mendukung upaya Perumda Tirtayasa dalam memastikan pelayanan air bersih tetap terjaga.&#8221; Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak.</p>
<p>Dengan peningkatan pasokan air ini, diharapkan masyarakat Kota Pekalongan dapat menjalani ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Idulfitri dengan lebih nyaman. Namun, detail lebih lanjut mengenai dampak dari penutupan sumur produksi masih perlu dikonfirmasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/detik-peningkatan-pasokan-air-di-kota-pekalongan-180/">Detik: Peningkatan Pasokan Air di Kota Pekalongan: 180 Liter per</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kue Lebaran: Usaha Rumahan yang Meningkat di Kepulauan Seribu</title>
		<link>https://wartawarganews.com/kue-lebaran-usaha-rumahan-yang-meningkat-di-kepulauan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:53:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Idulfitri]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Seribu]]></category>
		<category><![CDATA[kue kering]]></category>
		<category><![CDATA[kue lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[usaha rumahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/kue-lebaran-usaha-rumahan-yang-meningkat-di-kepulauan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Usaha pembuatan kue lebaran di Kepulauan Seribu mengalami peningkatan permintaan menjelang Hari Raya Idulfitri.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kue-lebaran-usaha-rumahan-yang-meningkat-di-kepulauan/">Kue Lebaran: Usaha Rumahan yang Meningkat di Kepulauan Seribu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Menjelang Hari Raya Idulfitri, usaha pembuatan kue lebaran di Kepulauan Seribu mulai menggeliat. Juriah, yang telah menekuni usaha ini sejak tahun 2007, melaporkan bahwa tahun ini permintaan kue meningkat. Ia memproduksi sekitar <strong>10 jenis kue kering</strong> dan telah menerima <strong>500 toples kue</strong> pesanan, meningkat dari <strong>400 toples</strong> tahun lalu.</p>
<p>Nastar menjadi kue yang paling banyak diminati oleh pembeli. Juriah menyatakan, &#8220;Alhamdulillah tahun ini permintaannya meningkat.&#8221; Hal ini menunjukkan bahwa tradisi menyajikan kue lebaran masih sangat dihargai oleh masyarakat.</p>
<p>Fitri Novianti, yang menjalankan usaha kue lebaran dengan brand Juna Cookies sejak tahun 2017, juga merasakan dampak positif dari meningkatnya permintaan. Ia memiliki <strong>20-30 pelanggan tetap</strong> setiap musim Lebaran dan meraih omzet mencapai <strong>3 juta rupiah</strong> setiap tahunnya. Fitri menekankan pentingnya menjaga kualitas produk agar pelanggan tetap percaya.</p>
<p>Sementara itu, Sri Kasnita, yang juga terlibat dalam usaha kue lebaran, tetap membuka pesanan meski dalam kondisi khawatir akan banjir susulan. Ia memproduksi kue kering seperti chocho chips, nastar, kembang goyang, dan akar kelapa. Sri menggunakan dapur rumah dan satu oven berukuran sedang untuk memproduksi kue-kue tersebut.</p>
<p>Dalam proses produksinya, Sri menggunakan <strong>18 kilogram tepung</strong> untuk membuat kue dan menjualnya dengan harga berkisar antara <strong>80.000 hingga 160.000 rupiah per kilogram</strong>. Ia menyatakan, &#8220;Karena mata pencaharian suami belum bisa jalan, baju Lebaran juga belum ada khususnya untuk anak-anak.&#8221;</p>
<p>Usaha pembuatan kue lebaran ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sariani Tambunan, seorang pelaku usaha lainnya, menambahkan, &#8220;Membantu ini, kita juga kan jadi ada pemasukan buat setidaknya sehari-hari lah, dan tabungan buat Lebaran nanti.&#8221;</p>
<p>Dengan meningkatnya permintaan kue lebaran, para pelaku usaha di Kepulauan Seribu menunjukkan semangat dan kreativitas dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini menjadi penting mengingat Lebaran identik dengan tradisi berkunjung ke rumah keluarga dan orang terdekat untuk bersilaturahmi serta saling bermaafan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kue-lebaran-usaha-rumahan-yang-meningkat-di-kepulauan/">Kue Lebaran: Usaha Rumahan yang Meningkat di Kepulauan Seribu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
