<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>divestasi artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/divestasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 18:47:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>divestasi artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prajogo Pangestu Melepas Saham CUAN untuk Likuiditas yang Lebih Sehat</title>
		<link>https://wartawarganews.com/prajogo-pangestu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 18:47:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Barito Group]]></category>
		<category><![CDATA[CUAN]]></category>
		<category><![CDATA[divestasi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[likuiditas]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Prajogo Pangestu]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/prajogo-pangestu/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prajogo Pangestu baru-baru ini melepas 764 juta lembar saham CUAN untuk meningkatkan likuiditas dan tata kelola perusahaan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi CUAN di pasar.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/prajogo-pangestu/">Prajogo Pangestu Melepas Saham CUAN untuk Likuiditas yang Lebih Sehat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Dengan melepas lebih dari 764 juta lembar saham, Prajogo Pangestu sedang membuka pintu bagi likuiditas yang lebih sehat dan tata kelola perusahaan yang lebih transparan.&#8221; Pernyataan ini mencerminkan langkah strategis yang diambil oleh Prajogo Pangestu, pemilik Barito Group, yang dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.</p>
<p>Pada periode 30 Maret hingga 2 April 2026, Prajogo melakukan penjualan saham CUAN dalam 18 kali transaksi. Dari penjualan tersebut, ia berhasil meraup dana segar sekitar Rp850,28 miliar. Meskipun melepas sejumlah besar saham, Prajogo masih mempertahankan 83,41% kepemilikan saham di perusahaan tersebut.</p>
<p>Harga pelepasan saham berkisar antara Rp1.045 hingga Rp1.150 per lembar, menunjukkan adanya minat yang tinggi dari para investor. CUAN sendiri memiliki tujuh konsesi tambang batubara di Kalimantan dan juga terlibat dalam pertambangan emas dan perak melalui anak usahanya, PT Intam.</p>
<p>&#8220;Langkah divestasi ini tidak dilakukan dalam satu waktu, melainkan melalui 18 kali transaksi yang terbagi dalam rentang waktu empat hari bursa,&#8221; tambah sumber yang dekat dengan transaksi tersebut. Hal ini menunjukkan pendekatan yang hati-hati dan terencana dalam meningkatkan jumlah saham yang beredar di masyarakat.</p>
<p>Dengan menambah jumlah saham yang beredar, diharapkan likuiditas perdagangan saham CUAN akan semakin meningkat. Ini adalah langkah penting untuk menarik lebih banyak investor dan memperkuat posisi CUAN di pasar modal Indonesia.</p>
<p>Selain itu, masuknya PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dalam daftar emiten dengan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi versi BEI mempertegas bahwa saham-saham yang terafiliasi dengan kelompok usaha besar, termasuk milik Prajogo Pangestu, akan terus menjadi perhatian. &#8220;Masuknya BREN dalam daftar BEI pun mempertegas bahwa saham-saham yang terafiliasi dengan kelompok usaha besar, termasuk milik Prajogo Pangestu, akan terus menjadi perhatian,&#8221; ungkap seorang analis pasar.</p>
<p>Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan likuiditas, tetapi juga memperkuat tata kelola perusahaan di CUAN dan anak perusahaannya. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih siap menghadapi tantangan di masa depan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/prajogo-pangestu/">Prajogo Pangestu Melepas Saham CUAN untuk Likuiditas yang Lebih Sehat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petrosea: Perubahan Signifikan di PT  Tbk: Penjualan Saham SSIA</title>
		<link>https://wartawarganews.com/petrosea-perubahan-signifikan-di-pt-tbk-penjualan-saham/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 17:40:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[divestasi]]></category>
		<category><![CDATA[EPC]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Mimika]]></category>
		<category><![CDATA[Papua Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Petrosea Tbk]]></category>
		<category><![CDATA[SSIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/petrosea-perubahan-signifikan-di-pt-tbk-penjualan-saham/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Petrosea Tbk telah menyelesaikan penjualan seluruh kepemilikan sahamnya di PT Surya Semesta Internusa Tbk, mengalihkan fokus ke sektor pertambangan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/petrosea-perubahan-signifikan-di-pt-tbk-penjualan-saham/">Petrosea: Perubahan Signifikan di PT  Tbk: Penjualan Saham SSIA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Key moments</h2>
<p>Sebelum perkembangan terbaru ini, PT Petrosea Tbk memiliki kepemilikan saham sebesar 1,49% di PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). Saham ini dianggap sebagai bagian penting dari portofolio perusahaan, yang terlibat dalam berbagai sektor, termasuk konstruksi dan infrastruktur. Namun, dengan adanya perubahan dalam strategi bisnis, perusahaan memutuskan untuk melakukan divestasi.</p>
<p>Pada tanggal 31 Maret 2026, PT Petrosea menyelesaikan penjualan 70 juta sahamnya di SSIA, yang mengakibatkan kepemilikan sahamnya menjadi nol. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk mengalihkan fokus perusahaan ke sektor pertambangan dan Engineering, Procurement, and Construction (EPC). Penjualan ini menandai perubahan signifikan dalam arah bisnis PT Petrosea.</p>
<p>Setelah penjualan saham tersebut, saham PT Petrosea mengalami penurunan sebesar 6,7%, ditutup pada harga Rp 4.300 pada 2 April 2026. Di sisi lain, saham SSIA ditutup pada posisi Rp 1.365 pada hari yang sama. Penurunan nilai saham PT Petrosea mencerminkan reaksi pasar terhadap keputusan divestasi ini, yang mungkin dianggap sebagai langkah berisiko oleh para investor.</p>
<p>Langkah divestasi ini juga bertepatan dengan proyeksi dari Badan Energi Internasional (IEA) yang menyatakan bahwa permintaan batu bara global akan mencapai sekitar 8,8 miliar ton pada tahun 2025 dan diperkirakan akan stabil pada tahun 2026. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun PT Petrosea telah menjual sahamnya di SSIA, perusahaan masih memiliki potensi untuk tumbuh di sektor pertambangan, yang diperkirakan akan tetap kuat dalam beberapa tahun ke depan.</p>
<p>Menurut PT Petrosea, mereka menargetkan pertumbuhan laba bersih pada tahun 2026, yang menunjukkan optimisme perusahaan terhadap masa depan pasca-divestasi. Namun, keputusan ini tidak lepas dari tantangan, termasuk bagaimana perusahaan akan menyesuaikan diri dengan perubahan pasar dan mempertahankan daya saing di sektor yang semakin kompetitif.</p>
<p>Advokat Cosmas Refra mengungkapkan bahwa dalam praktik hukum, keputusan yang diambil oleh perusahaan harus didasarkan pada pertimbangan yang matang. &#8220;Jika tidak ada dasar hukum yang sah, maka pembayaran tersebut bukan hanya cacat prosedur, tetapi juga berpotensi melanggar hukum,&#8221; ujarnya. Ini menunjukkan bahwa PT Petrosea harus berhati-hati dalam melaksanakan strategi bisnis barunya untuk menghindari masalah hukum di masa depan.</p>
<p>Dengan divestasi ini, PT Petrosea Tbk tidak hanya mengubah struktur kepemilikannya, tetapi juga memposisikan ulang dirinya dalam industri yang lebih fokus pada pertambangan dan EPC. Perubahan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perusahaan dalam jangka panjang, meskipun tantangan tetap ada. Detail tetap belum terkonfirmasi mengenai bagaimana perusahaan akan mengimplementasikan strategi baru ini dan dampaknya terhadap kinerja keuangan mereka.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/petrosea-perubahan-signifikan-di-pt-tbk-penjualan-saham/">Petrosea: Perubahan Signifikan di PT  Tbk: Penjualan Saham SSIA</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
