<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>data presisi – News &amp; Updates | Warta Warga News</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/data-presisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 21:39:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>data presisi – News &amp; Updates | Warta Warga News</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Okultasi: Pengamatan Asteroid Strenua di Indonesia</title>
		<link>https://wartawarganews.com/okultasi-pengamatan-asteroid-strenua-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 21:39:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[asteroid sabuk utama]]></category>
		<category><![CDATA[data presisi]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[okultasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengamatan langit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/okultasi-pengamatan-asteroid-strenua-di-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fenomena okultasi asteroid Strenua akan terjadi pada 26 April 2026. Pengamatan ini melibatkan kolaborasi publik terbesar di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/okultasi-pengamatan-asteroid-strenua-di-indonesia/">Okultasi: Pengamatan Asteroid Strenua di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Fenomena okultasi asteroid (1201) Strenua akan terjadi pada 26 April 2026. Asteroid ini akan menutupi cahaya bintang HIP 35933 (HD 58050) selama sekitar 1,52 detik. Ini adalah peristiwa langka dalam astronomi.</p>
<p>Pengamatan okultasi ini melibatkan kolaborasi publik terbesar di Indonesia. Sebanyak 44 titik pengamatan tersebar di seluruh negeri akan berpartisipasi. Observatorium Bosscha menginisiasi kampanye ini untuk mengumpulkan data presisi.</p>
<p>Okultasi terjadi ketika asteroid menutupi cahaya bintang dari sudut pandang pengamat di Bumi. Asteroid Strenua mengorbit Matahari di antara Mars dan Jupiter. Pertama kali ditemukan pada tahun 1931, asteroid ini menjadi subjek penelitian yang menarik.</p>
<p>Sejumlah 34 institusi, komunitas, dan individu terlibat dalam pengamatan ini. &#8220;Dibutuhkan banyak titik pengamatan untuk mendapatkan data yang akurat guna menentukan posisi, ukuran, dan bentuk asteroid tersebut,&#8221; kata Agus Triono Puri Jatmiko dari Observatorium Bosscha.</p>
<p>Dengan menggabungkan data dari berbagai lokasi, para peneliti dapat merekonstruksi lintasan bayangan asteroid. Ini memungkinkan mereka memperoleh informasi mengenai ukuran, bentuk, dan karakteristik fisiknya dengan ketelitian tinggi.</p>
<p>&#8220;Okultasi bintang yang terang oleh benda kecil tata surya seperti asteroid terhitung jarang terjadi,&#8221; ujar Aditya Abdilah Yusuf. Fenomena ini tidak hanya menarik bagi astronom profesional tetapi juga bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan keajaiban langit.</p>
<p>Masih ada banyak yang harus dipelajari tentang asteroid Strenua dan fenomena okultasi ini. Namun, kolaborasi yang luas menunjukkan semangat masyarakat dalam mendalami ilmu astronomi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/okultasi-pengamatan-asteroid-strenua-di-indonesia/">Okultasi: Pengamatan Asteroid Strenua di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
