<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BNI artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/bni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 11:22:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>BNI artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bank Negara Indonesia Umumkan Penutupan Layanan Internet Banking</title>
		<link>https://wartawarganews.com/bank-negara-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:22:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Negara Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[banking]]></category>
		<category><![CDATA[BNI]]></category>
		<category><![CDATA[BNIdirect Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan transaksi]]></category>
		<category><![CDATA[layanan perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[wondr by BNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/bank-negara-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bank Negara Indonesia (BNI) akan menutup layanan internet banking pada 4 Mei 2026, dan mengalihkan pelanggan ke platform baru.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bank-negara-indonesia/">Bank Negara Indonesia Umumkan Penutupan Layanan Internet Banking</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>&#8220;Transformasi ini merupakan bagian dari komitmen BNI dalam menghadirkan layanan digital yang lebih aman, cepat, dan relevan dengan kebutuhan nasabah saat ini,&#8221; ujar Okki Rushartomo, perwakilan dari BNI.</p>
<p>Bank Negara Indonesia (BNI) mengumumkan bahwa layanan internet banking mereka akan ditutup pada 4 Mei 2026. Sebagai bagian dari strategi transformasi digital, pelanggan akan dialihkan ke platform baru, yaitu <strong>wondr by BNI</strong> untuk transaksi ritel dan <strong>BNIdirect Bisnis</strong> untuk kebutuhan transaksi korporat.</p>
<p>Mulai 21 April 2026, akses ke layanan internet banking akan dibatasi untuk beberapa pelanggan. BNI mendorong nasabah untuk segera beralih ke platform baru dengan mengunduh aplikasi <strong>wondr by BNI</strong>.</p>
<p>Okki Rushartomo menambahkan, &#8220;Kami memastikan proses perpindahan berjalan lancar serta tetap mengutamakan kenyamanan dan keamanan transaksi nasabah.&#8221; BNI berkomitmen untuk menjaga keamanan data dan riwayat transaksi pelanggan selama masa transisi ini.</p>
<p>Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang dan untuk menyediakan layanan perbankan yang lebih terintegrasi dan aman. <strong>BNIdirect Bisnis</strong> dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan transaksi bisnis.</p>
<p>Dengan penutupan layanan internet banking, BNI berharap dapat memberikan pengalaman perbankan yang lebih baik dan lebih modern bagi semua nasabahnya. Pelanggan diharapkan untuk memanfaatkan fitur-fitur baru yang ditawarkan oleh platform <strong>wondr by BNI</strong>.</p>
<p>BNI menyatakan bahwa mereka akan terus memberikan informasi lebih lanjut mengenai proses transisi ini kepada nasabah. Detail lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang akan diambil selama transisi akan diumumkan mendatang.</p>
<p>Dengan adanya perubahan ini, BNI menunjukkan komitmennya untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan di era digital.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bank-negara-indonesia/">Bank Negara Indonesia Umumkan Penutupan Layanan Internet Banking</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Earth Hour 2026: BCA dan BNI Berpartisipasi dalam Pemadaman Listrik</title>
		<link>https://wartawarganews.com/earth-hour-2026-bca-dan-bni-berpartisipasi-dalam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 14:25:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[BCA]]></category>
		<category><![CDATA[BNI]]></category>
		<category><![CDATA[Earth Hour]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi energi]]></category>
		<category><![CDATA[keberlanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[panel surya]]></category>
		<category><![CDATA[pemadaman listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/earth-hour-2026-bca-dan-bni-berpartisipasi-dalam/</guid>

					<description><![CDATA[<p>BCA dan BNI akan memadamkan lampu dan perangkat non-esensial selama satu jam dalam rangka Earth Hour 2026.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/earth-hour-2026-bca-dan-bni-berpartisipasi-dalam/">Earth Hour 2026: BCA dan BNI Berpartisipasi dalam Pemadaman Listrik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Key moments</h2>
<p>Pada tanggal 28 Maret 2026, BCA dan BNI akan berpartisipasi dalam Earth Hour dengan memadamkan lampu dan perangkat non-esensial selama satu jam, dari pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat. Ini adalah bagian dari komitmen kedua bank untuk mendukung keberlanjutan dan efisiensi energi.</p>
<p>BCA, yang telah berpartisipasi dalam Earth Hour sejak 2019, akan memadamkan listrik di 962 unit kantor mereka. Meskipun pemadaman berlangsung, BCA memastikan bahwa layanan perbankan dan jaringan ATM tetap beroperasi normal. &#8220;Kami ingin kontribusi ini juga semakin banyak diikuti oleh banyak pihak dengan harapan memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga bumi ini,&#8221; ujar Hera, perwakilan dari BCA.</p>
<p>BNI juga akan melakukan pemadaman serentak di seluruh kantor operasionalnya. Alexandra Askandar, perwakilan BNI, menyatakan, &#8220;Momentum Earth Hour menjadi bagian dari kontribusi nyata BNI dalam mendukung efisiensi energi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.&#8221; BNI telah mengadopsi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam seluruh lini bisnisnya.</p>
<p>Selain pemadaman selama Earth Hour, BNI menerapkan kebijakan pemadaman lampu ruang kerja selama satu jam setiap hari pada waktu istirahat. Ini merupakan langkah tambahan untuk mengurangi konsumsi energi dan mendukung inisiatif keberlanjutan.</p>
<p>BNI juga telah memasang panel surya dengan kapasitas total 3.040 watt di Plaza BNI BSD dan 419 unit panel surya dengan kapasitas terpasang sebesar 230 kW di Gedung BNI PIK 2. Langkah ini menunjukkan komitmen BNI terhadap penggunaan energi terbarukan dan pengurangan jejak karbon.</p>
<p>Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, BCA berhasil mengurangi konsumsi energi hingga 131 kWh/m². Partisipasi dalam Earth Hour diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghematan energi dan perlindungan lingkungan.</p>
<p>Dengan semakin banyaknya perusahaan yang berpartisipasi dalam Earth Hour, diharapkan akan ada peningkatan kesadaran akan isu-isu lingkungan. Namun, detail lebih lanjut mengenai partisipasi dan dampak dari kegiatan ini masih perlu dikonfirmasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/earth-hour-2026-bca-dan-bni-berpartisipasi-dalam/">Earth Hour 2026: BCA dan BNI Berpartisipasi dalam Pemadaman Listrik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aek nabara: Penggelapan Dana Gereja Katolik Paroki</title>
		<link>https://wartawarganews.com/aek-nabara-penggelapan-dana-gereja-katolik-paroki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 10:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[Aek Nabara]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Hakim Febriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[BNI]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Interpol]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[penggelapan dana]]></category>
		<category><![CDATA[Red Notice]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/aek-nabara-penggelapan-dana-gereja-katolik-paroki/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kasus penggelapan dana di Aek Nabara melibatkan mantan pejabat BNI yang melarikan diri ke Australia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/aek-nabara-penggelapan-dana-gereja-katolik-paroki/">Aek nabara: Penggelapan Dana Gereja Katolik Paroki</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Kasus penggelapan dana yang melibatkan Gereja Katolik Paroki Aek Nabara di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, terungkap pada 26 Februari 2026. Pimpinan Cabang BNI Rantauprapat, Muhammad Camel, melaporkan dugaan penggelapan yang dilakukan oleh seorang mantan pejabat BNI.</p>
<p>Dalam laporan tersebut, terungkap bahwa tersangka yang berinisial AH, yang kemudian diidentifikasi sebagai Andi Hakim Febriansyah, diduga telah menggelapkan dana sebesar Rp28 miliar. Tersangka menawarkan produk investasi bernama &#8216;BNI Deposito Investment&#8217; yang ternyata tidak pernah dikeluarkan oleh BNI.</p>
<p>Andi Hakim Febriansyah diduga memalsukan dokumen, termasuk bilyet deposito dan tanda tangan nasabah, untuk menarik dana dari para investor. Dana yang dihimpun kemudian dialihkan ke rekening pribadi, rekening istri, dan perusahaan miliknya.</p>
<p>Dua hari setelah laporan dibuat, tersangka melarikan diri ke luar negeri, menuju Australia. Kombes Pol. Rahmat Budi Handoko mengonfirmasi bahwa tersangka bergerak dari Bali menggunakan pesawat.</p>
<p>Polda Sumut telah mengambil langkah untuk melacak keberadaan tersangka dengan mengajukan penerbitan Red Notice melalui Interpol. Kombes Pol. Rahmat Budi Handoko menyatakan, &#8220;Penerbitan Red Notice ini bertujuan untuk memantau pergerakan tersangka sekaligus membuka peluang kerja sama internasional dalam upaya penangkapan.&#8221;</p>
<p>Kasus ini berawal sejak 2019, ketika tersangka mulai menawarkan produk investasi yang tidak sah. Tindakan ini telah menimbulkan kerugian besar bagi Gereja Katolik Paroki Aek Nabara dan para investor yang terlibat.</p>
<p>Sejauh ini, pihak kepolisian masih mencari informasi lebih lanjut mengenai keberadaan Andi Hakim Febriansyah. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan institusi keagamaan dan menunjukkan potensi penyalahgunaan kepercayaan dalam pengelolaan dana. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para korban.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/aek-nabara-penggelapan-dana-gereja-katolik-paroki/">Aek nabara: Penggelapan Dana Gereja Katolik Paroki</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
