<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bea Cukai artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/bea-cukai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 00:18:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>Bea Cukai artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rokok: KPK Periksa Pengusaha  Terkait Dugaan Suap</title>
		<link>https://wartawarganews.com/rokok-kpk-periksa-pengusaha-terkait-dugaan-suap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 00:18:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[penindakan]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[rokok ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[suap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/rokok-kpk-periksa-pengusaha-terkait-dugaan-suap/</guid>

					<description><![CDATA[<p>KPK memanggil sejumlah pengusaha rokok terkait dugaan suap di Ditjen Bea dan Cukai. Penindakan terhadap rokok ilegal juga meningkat.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/rokok-kpk-periksa-pengusaha-terkait-dugaan-suap/">Rokok: KPK Periksa Pengusaha  Terkait Dugaan Suap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KPK mengembangkan kasus dugaan suap importasi di Ditjen Bea Cukai. Sejumlah pengusaha rokok telah dipanggil untuk memberikan keterangan terkait kasus ini. Hingga saat ini, KPK telah menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan suap tersebut.</p>
<p>Salah satu pengusaha yang diperiksa adalah Rokhmawan, yang hadir sebagai saksi dalam proses penyidikan ini. Pemeriksaan terhadap pengusaha rokok dimulai pada 31 Maret 2026, dan saksi pertama yang hadir adalah Liem Eng Hwie.</p>
<p>Dalam upaya memberantas peredaran rokok ilegal, DJBC juga meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan peredaran rokok ilegal yang mereka temui. Budi Prasetiyo, seorang pejabat di DJBC, menyatakan, &#8220;Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mendukung pemberantasan rokok ilegal.&#8221;</p>
<p>Sepanjang Januari hingga Maret 2026, DJBC telah melakukan penindakan terhadap rokok ilegal sebanyak 3.851 kali. Dari penindakan tersebut, petugas berhasil menyita sebanyak 422 juta batang rokok ilegal.</p>
<p>Jumlah uang yang dibayarkan kepada negara oleh pelaku terkait kasus ini mencapai 23,1 triliun rupiah. Achmad Taufik Husein, salah satu pejabat KPK, menekankan pentingnya pemetaan dan identifikasi terhadap dokumen-dokumen yang ditemukan dari hasil penggeledahan.</p>
<p>Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan dapat mengurangi peredaran rokok ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. Penegakan hukum yang lebih ketat diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan di sektor ini.</p>
<p>Observasi dari berbagai pihak menunjukkan bahwa kasus ini akan terus berkembang seiring dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan berperan aktif dalam melaporkan aktivitas ilegal yang merugikan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/rokok-kpk-periksa-pengusaha-terkait-dugaan-suap/">Rokok: KPK Periksa Pengusaha  Terkait Dugaan Suap</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bos Rokok HS Muhammad Suryo Mangkir dari Pemanggilan KPK</title>
		<link>https://wartawarganews.com/bos-rokok-hs-muhammad-suryo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 19:00:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[Bos Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[HS Muhammad Suryo]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[OTT]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[suap]]></category>
		<category><![CDATA[Surya Group]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/bos-rokok-hs-muhammad-suryo/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bos rokok HS Muhammad Suryo tidak memenuhi panggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi. KPK sebelumnya melakukan OTT di Bea Cukai.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bos-rokok-hs-muhammad-suryo/">Bos Rokok HS Muhammad Suryo Mangkir dari Pemanggilan KPK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Apakah bos rokok HS Muhammad Suryo akan menghadapi konsekuensi hukum setelah mangkir dari pemanggilan KPK? Muhammad Suryo, yang dipanggil sebagai saksi pada 2 April 2026, tidak hadir dalam pemanggilan tersebut.</p>
<p>KPK sebelumnya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai pada 4 Februari 2026, yang mengakibatkan penangkapan Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, Rizal. Dalam operasi tersebut, enam dari 17 orang yang ditangkap ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.</p>
<p>Menurut informasi yang diperoleh, KPK juga mengumumkan tersangka baru, Budiman Bayu Prasojo, pada 26 Februari 2026. Selain itu, KPK menyita Rp5,19 miliar dalam lima koper dari rumah aman di Ciputat, Tangerang Selatan.</p>
<p>Muhammad Suryo lahir di Lampung pada 27 Maret 1984 dan memimpin Surya Group Holding Company yang didirikan pada 2016. Produksi rokok HS mulai beroperasi pada 2024 di Magelang, dan Surya Group terlibat dalam berbagai sektor seperti konstruksi, pertambangan, dan manufaktur.</p>
<p>Budi Prasetyo, juru bicara KPK, menyatakan, &#8220;Belum ada konfirmasi.&#8221; Ia juga mengimbau kepada Suryo dan saksi lainnya agar kooperatif dalam memenuhi panggilan penyidik.</p>
<p>Kasus dugaan korupsi dalam pengurusan cukai masih dalam proses penyelidikan, dan detail lebih lanjut mengenai keterlibatan Suryo masih belum terungkap. Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bos-rokok-hs-muhammad-suryo/">Bos Rokok HS Muhammad Suryo Mangkir dari Pemanggilan KPK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bos rokok hs: Muhammad Suryo Memberangkatkan 150 Karyawan Umrah</title>
		<link>https://wartawarganews.com/bos-rokok-hs/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 17:41:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[bos rokok hs]]></category>
		<category><![CDATA[cukai rokok]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Suryo]]></category>
		<category><![CDATA[suap]]></category>
		<category><![CDATA[Surya Group Holding Company]]></category>
		<category><![CDATA[umrah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/bos-rokok-hs/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Muhammad Suryo, bos rokok HS, memberangkatkan 150 karyawan umrah sebagai bentuk syukur setelah selamat dari kecelakaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bos-rokok-hs/">Bos rokok hs: Muhammad Suryo Memberangkatkan 150 Karyawan Umrah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Muhammad Suryo, bos rokok merek HS di bawah naungan Surya Group Holding Company, baru-baru ini memberangkatkan 150 karyawan umrah sebagai wujud syukur setelah selamat dari kecelakaan yang terjadi pada 1 Maret 2026. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan istri Suryo, Anis Syarifah, meninggal dunia.</p>
<p>Dalam pernyataannya, Suryo menyampaikan, &#8220;Ini bentuk syukur saya dan rasa terima kasih atas doa dan dukungan dari panjenengan semua.&#8221; Keputusan untuk memberangkatkan karyawan umrah ini mencerminkan rasa syukur Suryo atas keselamatannya.</p>
<p>Namun, situasi Suryo menjadi lebih rumit ketika ia mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2 April 2026. KPK memanggilnya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi cukai rokok yang melibatkan operasi tangkap tangan pada 4 Februari 2026, di mana KPK menyita uang sebesar 5.19 miliar rupiah terkait dugaan suap dan gratifikasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.</p>
<p>Suryo sebelumnya juga terseret dalam kasus dugaan suap proyek jalur kereta api di Kementerian Perhubungan, menambah kompleksitas situasi hukum yang dihadapinya. KPK telah mengkonfirmasi bahwa Suryo adalah salah satu pihak yang diperiksa dalam kasus ini.</p>
<p>Selain itu, Suryo dikenal memberikan fasilitas tempat tinggal khusus untuk karyawan disabilitas di perusahaannya, menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan karyawan. Namun, dengan adanya panggilan KPK dan keterlibatannya dalam beberapa kasus hukum, masa depan Suryo dan perusahaannya menjadi tidak pasti.</p>
<p>Details remain unconfirmed. Pengamat hukum dan masyarakat menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai status hukum Suryo dan dampaknya terhadap Surya Group Holding Company serta industri rokok di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bos-rokok-hs/">Bos rokok hs: Muhammad Suryo Memberangkatkan 150 Karyawan Umrah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ancol: Bea Cukai Jakarta Memeriksa Yacht di</title>
		<link>https://wartawarganews.com/ancol-bea-cukai-jakarta-memeriksa-yacht-di/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 03:55:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[Ancol]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[Hendri Darnadi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Utara]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[penerimaan negara]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[yacht]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/ancol-bea-cukai-jakarta-memeriksa-yacht-di/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bea Cukai Jakarta melakukan pemeriksaan terhadap yacht di Ancol sebagai bagian dari upaya penegakan kepatuhan pajak.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/ancol-bea-cukai-jakarta-memeriksa-yacht-di/">Ancol: Bea Cukai Jakarta Memeriksa Yacht di</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pemeriksaan yacht dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan kepatuhan pajak dan optimalisasi penerimaan negara. Pada tanggal 17 Maret 2026, Bea Cukai Jakarta memeriksa 82 yacht di perairan Ancol, dengan fokus utama di dermaga Batavia Marina.</p>
<p>Dalam kegiatan ini, 48 yacht berbendera Indonesia dan 34 yacht berbendera asing diperiksa. Menariknya, 15 yacht berbendera asing terindikasi dimiliki oleh pihak Indonesia. Kepala Kanwil Bea Cukai Jakarta, Hendri Darnadi, menyatakan, &#8220;Kami menjalankan kegiatan ini sebagai mandatory pelaksanaan tugas sebagaimana diarahkan Pak Menteri Keuangan dan Bapak Presiden untuk mengoptimalkan penerimaan negara.&#8221;</p>
<p>Hendri Darnadi juga menambahkan, &#8220;Rakyat bawah, UMKM, bahkan mereka yang membeli motor untuk pekerjaannya, semisal ojek online, tetap membayar bea dan pajak, memenuhi kewajibannya dari motor yang dibeli.&#8221; Pernyataan ini menegaskan pentingnya keadilan fiskal dalam sistem perpajakan di Indonesia.</p>
<p>Namun, pemeriksaan ini tidak lepas dari dampak yang dirasakan oleh masyarakat sekitar. Larangan operasional truk sumbu 3 di Ancol telah menyebabkan aktivitas gudang terhenti, yang berdampak pada pekerja harian lepas yang kehilangan penghasilan. Salah satu pekerja, Ulul, berharap ada kegiatan di gudang tersebut agar mereka bisa mendapatkan uang untuk membiayai kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Hendri Darnadi menegaskan bahwa pemeriksaan ini adalah langkah mandatory untuk memastikan penerimaan negara optimal dan menciptakan keadilan fiskal. Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pajak dan mendukung perekonomian negara.</p>
<p>Ke depan, Bea Cukai Jakarta akan terus melakukan pemeriksaan serupa untuk memastikan bahwa semua yacht yang beroperasi di perairan Indonesia mematuhi peraturan yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan keadilan fiskal di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/ancol-bea-cukai-jakarta-memeriksa-yacht-di/">Ancol: Bea Cukai Jakarta Memeriksa Yacht di</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
