<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bareskrim Polri artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/bareskrim-polri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 11:26:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>Bareskrim Polri artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Ijazah Jokowi: Polemik dan Tindakan Hukum</title>
		<link>https://wartawarganews.com/kasus-ijazah-jokowi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim Polri]]></category>
		<category><![CDATA[ijazah palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Jusuf Kalla]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[purnawirawan TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Rismon Sianipar]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/kasus-ijazah-jokowi/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kasus ijazah Jokowi kembali mencuat setelah pelaporan oleh Jusuf Kalla dan gugatan dari purnawirawan jenderal TNI.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kasus-ijazah-jokowi/">Kasus Ijazah Jokowi: Polemik dan Tindakan Hukum</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>&#8220;Saya katakan itu pasti dan yakin tidak benar,&#8221;</strong ujar Jusuf Kalla, menanggapi tuduhan yang dilayangkan oleh Rismon Sianipar terkait kasus ijazah Presiden Joko Widodo. Pernyataan ini muncul di tengah polemik yang kembali mengemuka mengenai keaslian ijazah Jokowi, yang telah menjadi perdebatan publik selama beberapa tahun terakhir.</p>
<p>Polemik mengenai dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo kembali mengemuka setelah beberapa purnawirawan jenderal TNI melayangkan gugatan terhadap Polda Metro Jaya. Rismon Sianipar, yang terlibat dalam kasus ini, mengklaim mengakui keaslian ijazah Jokowi dan menuduh Jusuf Kalla sebagai salah satu pihak yang mendanai kasus ijazah palsu tersebut. Tuduhan ini kemudian direspons oleh Kalla dengan melaporkan Sianipar ke Bareskrim Polri.</p>
<p>Jusuf Kalla juga melaporkan tiga YouTuber dan seorang relawan Jokowi ke Bareskrim Polri, menegaskan bahwa ia tidak mengenal Rismon Sianipar secara dekat dan membantah tuduhan bahwa ia membiayai Rp5 miliar untuk kasus ijazah Jokowi. &#8220;Kalau memang betul-betul kita nggak ada muatan, kenapa takut untuk segera JPU membuat P21?&#8221; ungkap Ricky Sitohang, menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini.</p>
<p>Gugatan Citizen Lawsuit yang diajukan oleh sembilan jenderal, enam kolonel, dan dua warga negara terkait penanganan kasus ijazah palsu Jokowi menunjukkan bahwa isu ini telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk kalangan militer. Yaya Satyanegara, salah satu purnawirawan TNI, menyatakan, <strong>&#8220;Artinya di sini dari Forum Purnawirawan TNI mengajukan gugatan citizen lawsuit ini karena merasa prihatin dan kecewa.&#8221;</strong></p>
<p>Kasus ini tidak hanya melibatkan individu-individu yang terlibat secara langsung, tetapi juga mencerminkan ketidakpuasan di kalangan purnawirawan TNI terhadap penanganan isu-isu hukum yang melibatkan pejabat publik. Rismon Sianipar, dalam pernyataannya, mengklaim bahwa ia memiliki bukti yang mendukung tuduhannya terhadap Kalla dan pihak-pihak lain yang terlibat.</p>
<p>Dengan situasi yang semakin memanas, banyak yang menantikan langkah-langkah selanjutnya dari pihak berwenang. Apakah Bareskrim Polri akan segera mengambil tindakan lebih lanjut terkait laporan yang telah diajukan? Atau apakah kasus ini akan berlanjut dalam proses hukum yang lebih panjang? Detail remain unconfirmed.</p>
<p>Seiring dengan perkembangan kasus ini, masyarakat diharapkan tetap mengikuti berita terbaru dan menunggu klarifikasi dari pihak-pihak yang terlibat. Kasus ijazah Jokowi menjadi salah satu isu yang tidak hanya menyangkut keaslian dokumen pendidikan, tetapi juga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/kasus-ijazah-jokowi/">Kasus Ijazah Jokowi: Polemik dan Tindakan Hukum</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reserse: Kasus  Polisi: Empat Tersangka Perdagangan Daging Domba Kadaluarsa</title>
		<link>https://wartawarganews.com/reserse-kasus-polisi-empat-tersangka-perdagangan-daging/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:50:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim Polri]]></category>
		<category><![CDATA[daging domba]]></category>
		<category><![CDATA[impor kadaluarsa]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[pemerasan]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[reserse]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/reserse-kasus-polisi-empat-tersangka-perdagangan-daging/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Empat tersangka ditetapkan dalam kasus perdagangan daging domba karkas impor kadaluarsa di Tangerang.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/reserse-kasus-polisi-empat-tersangka-perdagangan-daging/">Reserse: Kasus  Polisi: Empat Tersangka Perdagangan Daging Domba Kadaluarsa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Kasus perdagangan daging domba karkas impor kadaluarsa di Tangerang mengangkat pertanyaan penting: bagaimana praktik ilegal ini dapat terjadi di tengah pengawasan hukum yang ketat? Empat tersangka telah ditetapkan dalam kasus ini, dan polisi menyita sebanyak <strong>11,9 ton</strong> daging domba impor yang tidak layak konsumsi.</p>
<p>Daging tersebut ditemukan di dua lokasi berbeda di Tangerang dan memiliki ciri-ciri mencolok, seperti warna tidak normal, bau apek dan tengik, serta tingkat keasaman di atas batas normal. Kepala Satuan Reserse Mobil Bareskrim menyatakan, &#8220;Daging tersebut rencananya akan disalurkan kepada sejumlah penyalur untuk kemudian dijual kepada masyarakat.&#8221; Namun, pihak berwenang memastikan bahwa daging tersebut tidak dapat diedarkan.</p>
<p>Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait perlindungan konsumen dan pangan. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran yang dilakukan, terutama dalam konteks kesehatan masyarakat. Selain itu, dugaan praktik ilegal pemerasan juga mencuat, melibatkan Direktur Reserse Narkoba Polda NTT dan enam anak buahnya.</p>
<p>Dugaan pemerasan ini terjadi terhadap tersangka kasus peredaran obat-obatan terlarang, dengan nilai transfer uang pemerasan mencapai <strong>Rp 375 juta</strong>. Bukti transfer uang dilakukan melalui mobile banking BRI, dan saat ini, proses pemeriksaan masih berlangsung. Kepala Bidang Humas Polda NTT mengonfirmasi, &#8220;Sudah dipatsus (penempatan khusus) di Mabes Polri. Proses pemeriksaan masih terus berlangsung.&#8221;</p>
<p>Komisaris Besar Teuku Arsya Khadafi, Komisaris Besar Setyo K Heriyatno, Komisaris Besar Ardiyanto Tedjo Baskoro, dan Komisaris Besar Henry Novika Chandra terlibat dalam kasus ini. Tedjo bahkan terancam pemecatan dari institusi Polri akibat keterlibatannya dalam pemerasan.</p>
<p>Mikhael Feka, seorang pengamat hukum, menyatakan, &#8220;Publik tentu berharap, keputusan sidang kode etik akan memberikan rasa keadilan mengingat orang yang melakukan hal ini adalah seorang penegak hukum dengan level perwira menengah.&#8221;</p>
<p>Kasus ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh aparat penegak hukum dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik. Dengan adanya dugaan praktik ilegal yang melibatkan anggota Polri, masyarakat berharap agar proses hukum yang sedang berjalan dapat memberikan keadilan.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/reserse-kasus-polisi-empat-tersangka-perdagangan-daging/">Reserse: Kasus  Polisi: Empat Tersangka Perdagangan Daging Domba Kadaluarsa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
