<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Badan Pusat Statistik artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/badan-pusat-statistik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 00:01:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>Badan Pusat Statistik artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inflasi di Vietnam Melonjak Signifikan</title>
		<link>https://wartawarganews.com/inflasi-di-vietnam-melonjak-signifikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 00:01:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pusat Statistik]]></category>
		<category><![CDATA[biaya energi]]></category>
		<category><![CDATA[defisit perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[harga bbm]]></category>
		<category><![CDATA[indeks harga konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/inflasi-di-vietnam-melonjak-signifikan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Inflasi Vietnam meningkat menjadi 5,46 persen pada April 2026. Kenaikan ini disebabkan oleh lonjakan biaya energi dan bahan baku makanan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/inflasi-di-vietnam-melonjak-signifikan/">Inflasi di Vietnam Melonjak Signifikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Inflasi Vietnam melonjak menjadi <strong>5,46 persen</strong>, jauh di atas proyeksi analis, akibat lonjakan biaya energi dan bahan baku makanan. Badan Pusat Statistik mencatat bahwa inflasi tahunan diperkirakan mencapai 2,72 persen pada April 2026. Sementara itu, inflasi bulanan diperkirakan berada di rentang 0,11 persen hingga 0,43 persen.</p>
<p><strong>Kenaikan inflasi di Vietnam:</strong></p>
<ul>
<li>Kenaikan harga gas domestik yang lebih tinggi mempengaruhi inflasi.</li>
<li>Defisit perdagangan Vietnam pada April 2026 mencapai USD 3,28 miliar.</li>
<li>Ekspor Vietnam melonjak 21 persen menjadi USD 45,5 miliar.</li>
</ul>
<p>Kenaikan harga BBM non-subsidi di Indonesia juga memicu kekhawatiran tentang inflasi. Pemerintah telah menaikkan sejumlah harga BBM non-subsidi per 18 April 2026. Ini berpotensi meningkatkan laju inflasi Indonesia secara bulanan.</p>
<p>Bank sentral Vietnam memperkirakan inflasi dapat meningkat menjadi 5,5 persen tahun ini. Kantor statistik Vietnam menyatakan bahwa lonjakan ini terutama disebabkan oleh kenaikan biaya energi dan bahan baku makanan. Ekonom memperkirakan inflasi tahunan Indonesia berada di kisaran antara <strong>2,39%</strong> hingga <strong>2,84%</strong>.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/inflasi-di-vietnam-melonjak-signifikan/">Inflasi di Vietnam Melonjak Signifikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Purbaya yudhi sadewa: Kesehatan Menjadi Sorotan</title>
		<link>https://wartawarganews.com/purbaya-yudhi-sadewa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2026 02:21:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pusat Statistik]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[konferensi pers]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Purbaya Yudhi Sadewa]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/purbaya-yudhi-sadewa/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dirawat di rumah sakit. Ia mengalami masalah kesehatan pada bagian pinggang.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/purbaya-yudhi-sadewa/">Purbaya yudhi sadewa: Kesehatan Menjadi Sorotan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kondisi kesehatan Menteri Keuangan <strong>Purbaya Yudhi Sadewa</strong> menjadi sorotan setelah kabar ia dirawat di rumah sakit beredar di media sosial. Purbaya mengalami sakit pada bagian pinggang dan harus menjalani suntikan di delapan titik.</p>
<p><strong>Fakta kunci:</strong></p>
<ul>
<li>Purbaya dikabarkan dirawat di rumah sakit.</li>
<li>Purbaya mengakui rasa sakit yang dialaminya belum sepenuhnya hilang.</li>
<li>Juda Agung menyatakan belum mengetahui informasi mengenai kondisi kesehatan Purbaya.</li>
<li>Konferensi pers APBN KiTa dijadwalkan pada Rabu, 6 Mei 2026.</li>
<li>Data pertumbuhan ekonomi akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik pada 5 Mei 2026.</li>
</ul>
<p>Purbaya dikenal dengan julukan &#8216;Menteri Koboy&#8217;. Ia memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektro dari ITB dan gelar doktor ekonomi dari Purdue University. Dalam kebijakan keuangannya, Purbaya menerapkan pengucuran likuiditas sebesar Rp200 triliun ke bank Himbara dan tidak menaikkan cukai rokok pada tahun ini.</p>
<p>Belum ada konfirmasi resmi mengenai kondisi kesehatan Purbaya saat ini. Ini menimbulkan kekhawatiran menjelang konferensi pers yang akan datang. Publik menunggu informasi lebih lanjut tentang kesehatannya dan dampaknya terhadap kebijakan Kementerian Keuangan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/purbaya-yudhi-sadewa/">Purbaya yudhi sadewa: Kesehatan Menjadi Sorotan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gogo: Target Penanaman Padi  di Kabupaten Sukabumi</title>
		<link>https://wartawarganews.com/gogo-target-penanaman-padi-di-kabupaten-sukabumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2026 10:11:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pusat Statistik]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[padi]]></category>
		<category><![CDATA[padi gogo]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[produksi beras]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/gogo-target-penanaman-padi-di-kabupaten-sukabumi/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Sukabumi menargetkan penanaman padi gogo seluas 17.558 hektare pada tahun 2026. Kementerian Pertanian berupaya meningkatkan produksi beras nasional.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/gogo-target-penanaman-padi-di-kabupaten-sukabumi/">Gogo: Target Penanaman Padi  di Kabupaten Sukabumi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Apakah Kabupaten Sukabumi siap memenuhi target penanaman padi gogo pada tahun 2026? Ya, Kabupaten Sukabumi telah ditetapkan untuk menanam padi gogo seluas 17.558 hektare, yang merupakan bagian dari target nasional sebesar 320 ribu hektare.</p>
<p>Menurut data dari Kementerian Pertanian, potensi pengembangan padi gogo di Kabupaten Sukabumi mencapai 37.000 hektare. Pada tahun 2025, realisasi tanam padi gogo di daerah ini tercatat seluas 23.231,6 hektare, menunjukkan adanya minat dan kemampuan petani untuk berkontribusi dalam produksi padi gogo.</p>
<p>Penanaman padi gogo di Kabupaten Sukabumi direncanakan berlangsung mulai September hingga Desember 2025, dengan umur tanaman berkisar antara 3 hingga 4 bulan. Luas panen padi gogo akan tercatat antara bulan Januari hingga April 2026.</p>
<p>Untuk memastikan akurasi data produksi, poligonisasi lahan padi gogo akan dilaksanakan mulai 11 hingga 13 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memasukkan produksi padi gogo ke dalam sampling KSA BPS, yang akan membantu dalam perhitungan produksi nasional.</p>
<p>Aep Majmudin, seorang pejabat dari Kementerian Pertanian, menyatakan, &#8220;Kami ingin memastikan petani padi gogo mendapatkan perhatian yang sama dalam perhitungan produksi nasional. Ini adalah wujud nyata dukungan kami terhadap ketersediaan beras bagi masyarakat.&#8221; Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan perhatian terhadap sektor pertanian, khususnya padi gogo.</p>
<p>Dengan target penanaman padi gogo yang signifikan, Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat memberikan kontribusi sebesar 43,37% terhadap target Provinsi Jawa Barat, yang mencapai 40.478 hektare. Ini menunjukkan potensi besar daerah ini dalam mendukung ketahanan pangan nasional.</p>
<p>Namun, tantangan tetap ada, dan detail lebih lanjut mengenai pelaksanaan penanaman dan hasil panen masih perlu dipantau. Petani dan pemerintah daerah akan bekerja sama untuk memastikan bahwa target ini dapat tercapai dengan baik.</p>
<p>Secara keseluruhan, upaya peningkatan produksi padi gogo di Kabupaten Sukabumi merupakan langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/gogo-target-penanaman-padi-di-kabupaten-sukabumi/">Gogo: Target Penanaman Padi  di Kabupaten Sukabumi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
