<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aset artikel - wartawarganews</title>
	<atom:link href="https://wartawarganews.com/tag/aset/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Latest News, Stories and Updates from Citizens</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 11:30:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://wartawarganews.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-warta-favicon-32x32.png</url>
	<title>Aset artikel - wartawarganews</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wijaya karya: PT  Menghadapi Penurunan Pendapatan yang Signifikan</title>
		<link>https://wartawarganews.com/wijaya-karya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:30:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Aset]]></category>
		<category><![CDATA[ekuitas]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan]]></category>
		<category><![CDATA[restrukturisasi]]></category>
		<category><![CDATA[rugi neto]]></category>
		<category><![CDATA[Wijaya Karya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/wijaya-karya/</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Wijaya Karya mencatat penurunan pendapatan yang signifikan, dengan rugi neto yang meningkat tajam. Hal ini berdampak besar pada kinerja perusahaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/wijaya-karya/">Wijaya karya: PT  Menghadapi Penurunan Pendapatan yang Signifikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. sebelumnya diharapkan dapat mempertahankan kinerja keuangannya setelah mencatat laba pada tahun 2021. Namun, pada tahun ini, perusahaan mengalami penurunan pendapatan yang signifikan, mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp13,32 triliun, yang turun 30,74% dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>Pendapatan dari segmen infrastruktur dan gedung, yang merupakan salah satu andalan perusahaan, terpangkas 40,12% menjadi Rp5,64 triliun. Selain itu, pendapatan dari segmen industri juga mengalami penurunan sebesar 29,52% menjadi Rp3,73 triliun. Penurunan ini menunjukkan dampak yang luas pada berbagai sektor yang dikelola oleh WIKA.</p>
<p>Segmen energi dan industrial plant juga tidak luput dari penurunan, dengan pendapatan turun 5,73% menjadi Rp3,14 triliun. Yang lebih mencolok, pendapatan dari segmen hotel mengalami penurunan drastis sebesar 66% menjadi Rp298,60 miliar. Namun, ada sedikit kabar baik dengan pertumbuhan pendapatan dari segmen realty dan properti yang meningkat 68,71% menjadi Rp276,55 miliar.</p>
<p>Akibat dari penurunan pendapatan ini, WIKA mencatat rugi neto sebesar Rp10,13 triliun, meningkat 303,18% dibandingkan tahun lalu. Rugi bersih tercatat sebesar Rp9,71 triliun, melebar 328,31% (YoY). Total aset perusahaan juga mengalami penurunan sebesar 21% menjadi Rp50,15 triliun, sementara ekuitas terpangkas 85,8% menjadi Rp1,68 triliun.</p>
<p>Dalam upaya untuk mengatasi situasi ini, Ngatemin, perwakilan perusahaan, menyatakan, &#8220;Perseroan akan terus berupaya melakukan restrukturisasi komprehensif untuk menurunkan beban keuangan atas penugasan yang dikerjakan dan divestasi atas aset yang belum dapat memberikan laba bagi perseroan.&#8221; Ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang mencari cara untuk memperbaiki kinerjanya di tengah tantangan yang ada.</p>
<p>Dengan total liabilitas yang tercatat turun 6,07% menjadi Rp48,46 triliun, WIKA berusaha untuk menstabilkan posisinya di pasar. Beban pokok pendapatan sepanjang tahun ini mencapai Rp12,19 triliun, turun 31,18% (YoY), yang menunjukkan adanya upaya pengendalian biaya meskipun pendapatan menurun.</p>
<p>Perubahan ini menciptakan tantangan besar bagi PT Wijaya Karya, yang sebelumnya diharapkan dapat terus tumbuh dan berkontribusi pada sektor infrastruktur di Indonesia. Dengan langkah-langkah restrukturisasi yang sedang dilakukan, masa depan perusahaan akan sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/wijaya-karya/">Wijaya karya: PT  Menghadapi Penurunan Pendapatan yang Signifikan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bpk: Pemeriksaan  RI Dimulai di Jambi</title>
		<link>https://wartawarganews.com/bpk-pemeriksaan-ri-dimulai-di-jambi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[roomnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tren]]></category>
		<category><![CDATA[akuntabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Aset]]></category>
		<category><![CDATA[BPK]]></category>
		<category><![CDATA[Jambi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PKP]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[LKPD]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartawarganews.com/bpk-pemeriksaan-ri-dimulai-di-jambi/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI dimulai di Jambi. Wali Kota Jambi menegaskan komitmen terhadap transparansi.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bpk-pemeriksaan-ri-dimulai-di-jambi/">Bpk: Pemeriksaan  RI Dimulai di Jambi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2></h2>
<p>Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI dimulai pada April 2026. Kegiatan ini diadakan secara daring dari Ruang Rapat Wali Kota Jambi, dengan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bupati Kutai Kartanegara.</p>
<p>Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan komitmennya terhadap tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan. Ia menyatakan, &#8220;Persoalan aset, khususnya pencatatan aset lama, masih menjadi tantangan,&#8221; yang menunjukkan adanya perhatian terhadap pengelolaan aset daerah.</p>
<p>Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menyiapkan dokumen pendukung untuk pemeriksaan ini. Proses pemeriksaan LKPD Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri direncanakan berlangsung selama 35 hari kerja.</p>
<p>Bupati Kutai Kartanegara juga menyampaikan komitmennya, dengan menyatakan, &#8220;Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan dan akuntabel.&#8221; Ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan.</p>
<p>Belanja pegawai di Kota Jambi diketahui berada di atas 50 persen dari anggaran, yang menjadi perhatian dalam pengelolaan keuangan daerah. Menteri PKP juga menekankan pentingnya rekomendasi BPK untuk meningkatkan kualitas pengelolaan program perumahan.</p>
<p>&#8220;Rekomendasi BPK merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan program perumahan,&#8221; ungkap Menteri PKP, yang menunjukkan dukungan kementerian terhadap hasil pemeriksaan BPK.</p>
<p>Kementerian PKP berencana untuk menyusun rencana aksi guna menindaklanjuti rekomendasi BPK, yang diharapkan dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah.</p>
<p>Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Widhi Widayat, menambahkan, &#8220;Ketepatan waktu ini menunjukkan komitmen dan sinergi yang baik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang disiplin, transparan, dan berintegritas.&#8221; Ini menandakan bahwa semua pihak berusaha untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.</p>
<p>Proses pemeriksaan ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah dan memastikan bahwa pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. Rekomendasi yang diberikan oleh BPK diharapkan dapat diimplementasikan dengan efektif oleh pemerintah daerah.</p>
<p>Details remain unconfirmed.</p>
<p>Artikel <a href="https://wartawarganews.com/bpk-pemeriksaan-ri-dimulai-di-jambi/">Bpk: Pemeriksaan  RI Dimulai di Jambi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://wartawarganews.com">wartawarganews</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
