Suriname mengalami kekalahan 2-1 dari Bolivia dalam semifinal playoff interkontinental Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026, di Estadio BBVA, Guadalupe. Pertandingan ini menjadi penentu bagi Suriname untuk melanjutkan langkah mereka menuju Piala Dunia.
Suriname membuka skor di menit ke-48 melalui gol Liam van Gelderen, memberikan harapan bagi tim. Namun, Bolivia berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-72 dan kemudian mencetak gol penalti pada menit ke-79, membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Kekalahan ini membuat Suriname gagal lolos ke Piala Dunia 2026, sebuah hasil yang mengecewakan bagi tim yang telah berusaha keras dalam beberapa tahun terakhir untuk memperkuat program sepak bola mereka.
Pelatih Patrick Kluivert, yang sebelumnya juga gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, kini menghadapi kritik atas hasil ini. Beberapa netizen menyampaikan pendapat mereka, dengan satu di antaranya menyatakan, “Suriname tidak belajar dari Indonesia dan Curacao.””>
Ten Cate, salah satu tokoh sepak bola, menyatakan, “Saya tak bisa menyalahkan siapa pun, mereka berjuang sampai akhir yang pahit.” Ini menunjukkan bahwa meskipun hasilnya tidak memuaskan, ada pengakuan atas usaha yang telah dilakukan tim.
Kekalahan ini menghentikan langkah Suriname di babak playoff interkontinental, dan mereka kini harus merenungkan langkah selanjutnya dalam pengembangan tim mereka.
Bolivia, yang berhasil mengalahkan Suriname, kini akan menghadapi Irak pada Rabu, 1 April 2026, di tempat yang sama. Ini akan menjadi kesempatan bagi Bolivia untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju Piala Dunia.
Dengan hasil ini, Suriname harus menghadapi kenyataan pahit bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026, sebuah momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola di negara tersebut.
Details remain unconfirmed.













