Steel Ball Run, adaptasi dari bagian ketujuh JoJo’s Bizarre Adventure, dijadwalkan tayang perdana di Netflix pada 19 Maret 2026. Anime ini diproduksi oleh David Production dan akan menampilkan karakter-karakter ikonik seperti Johnny Joestar dan Gyro Zeppeli.
Episode pertama dari seri ini memiliki durasi 47 menit dan akan tayang pada tengah malam waktu Pasifik. Dalam cerita, penonton akan dibawa ke Amerika abad ke-19 untuk mengikuti perlombaan kuda yang belum pernah ada sebelumnya, dengan hadiah utama sebesar $50 juta.
Johnny Joestar, seorang mantan joki yang mengalami kelumpuhan di bagian bawah tubuhnya, menjadi salah satu tokoh utama dalam perlombaan ini. Sementara itu, Gyro Zeppeli, karakter misterius dengan gigi emas, juga akan memainkan peran penting dalam cerita.
Yasuhiro Kimura, yang menjabat sebagai sutradara adaptasi anime ini, menyatakan, “Jantung saya berdebar-debar dengan semangat untuk dipercaya mengarahkan adaptasi anime ini. Seluruh staf merasakan hal yang sama dan mencurahkan semangat mereka dalam produksi sehari-hari.”
Adaptasi ini dianggap sebagai reboot dengan timeline baru, bertujuan untuk menghormati materi sumber sambil memaksimalkan dampak streaming. Para penggemar sangat menantikan bagaimana cerita ini akan terungkap dalam format anime.
Dalam konteks yang lebih luas, Steel Ball Run membawa kembali elemen-elemen yang telah membuat JoJo’s Bizarre Adventure menjadi fenomena global. Dengan karakter-karakter yang kuat dan plot yang menarik, anime ini diharapkan dapat menarik perhatian baik penggemar lama maupun penonton baru.
Perlombaan ini tidak hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang strategi dan intrik yang terjadi di balik layar. Dengan hadiah yang sangat besar, persaingan di antara para peserta akan semakin ketat.
Steel Ball Run adalah salah satu proyek yang paling dinanti dalam dunia anime, dan banyak yang berharap bahwa adaptasi ini akan memenuhi ekspektasi tinggi dari para penggemar.
Details remain unconfirmed.












