“Masyarakat sangat antusias dengan parade ini dan datang setiap tahun untuk merayakannya,” kata Lauren Becker, seorang anggota komunitas yang terlibat dalam perayaan St. Patrick’s Day. Pernyataan ini mencerminkan semangat yang menggebu-gebu dari warga yang merayakan hari besar ini, meskipun tahun ini mereka harus menghadapi suhu dingin ekstrem yang mempengaruhi perayaan di St. Louis, Missouri.
Perayaan St. Patrick’s Day di St. Louis dimulai pada pukul 9 pagi dan berlangsung hingga pukul 6 sore. Chris Eckert, yang bertanggung jawab atas penanaman 300.000 tulip untuk festival yang akan datang, menambahkan bahwa meskipun cuaca tidak mendukung, semangat masyarakat tetap tinggi. “Kami senang menjadi bagian dari acara ini,” tambah Becker, menegaskan pentingnya perayaan ini bagi komunitas lokal.
What observers say
Sementara itu, di Dún Laoghaire, Irlandia, parade St. Patrick dimulai pada pukul 11 pagi dengan Cormac Comerford sebagai Grand Marshal. Lebih dari 50 grup berpartisipasi dalam parade ini, menunjukkan keragaman dan semangat komunitas yang kuat. “Kami adalah bangga untuk menyambutnya kembali untuk memimpin perayaan tahun ini,” ungkap Cllr Jim Gildea, menyoroti pentingnya acara ini bagi masyarakat setempat.
Di Stepaside, lebih dari 3.000 orang berpartisipasi dalam parade, menambah suasana meriah di kawasan tersebut. Selain parade, acara Léprachaun Chase di Blackrock Park juga menjadi salah satu yang paling populer, menarik banyak pengunjung dan peserta dari berbagai kalangan. Hal ini menunjukkan bahwa perayaan St. Patrick’s Day tidak hanya menjadi momen untuk merayakan warisan Irlandia, tetapi juga untuk memperkuat ikatan komunitas.
Lebih dari 30 juta orang Amerika mengklaim warisan Irlandia, dan perayaan ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk merayakan budaya dan tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Pemerintah Amerika Serikat pun turut memberikan ucapan, “Lá Fhéile Pádraig sona daoibh,” yang berarti “Selamat Hari St. Patrick” dalam bahasa Irlandia, menandakan dukungan resmi terhadap perayaan ini.
Dengan semangat yang tak padam meskipun cuaca dingin, perayaan St. Patrick’s Day di St. Louis dan Dún Laoghaire menunjukkan bahwa tradisi ini tetap hidup dan relevan. Masyarakat di kedua lokasi berharap untuk melanjutkan perayaan ini dengan lebih banyak kegiatan di tahun-tahun mendatang, meskipun tantangan cuaca mungkin terus menjadi faktor yang harus dihadapi.
Details remain unconfirmed.












