Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, baru-baru ini melakukan tinjauan ke Pasar Gede di Solo untuk memastikan bahwa harga dan pasokan bahan pokok tetap stabil menjelang Lebaran. Kegiatan ini menjadi penting mengingat adanya lonjakan permintaan yang biasanya terjadi pada saat mudik.
Dalam kunjungannya, Luthfi membeli sejumlah komoditas dari pedagang setempat. Para pedagang menyambutnya dengan hangat, mengucapkan, “Sugeng rawuh di Pasar Gede, Pak Luthfi. Mangga diborong, Pak.” Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap perhatian pemerintah dalam menjaga kestabilan harga.
Harga cabai, salah satu komoditas penting, tercatat berada di kisaran Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per kilogram, dengan fluktuasi yang masih dalam batas wajar. Gubernur Luthfi menegaskan pentingnya pengecekan langsung di lapangan meskipun ada sistem pemantauan digital yang telah diterapkan.
Selain itu, Adira Finance juga berkontribusi dalam kegiatan mudik dengan memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta. Denny Riza, salah satu peserta program mudik, menyatakan, “Bagi kami, mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi momen penuh makna untuk kembali berkumpul bersama keluarga.”
Peserta program mudik juga mendapatkan mini medical check-up dan perlindungan asuransi kecelakaan diri, menambah rasa aman bagi mereka yang melakukan perjalanan jauh.
Gubernur Luthfi menekankan bahwa, “Begitu ada kenaikan harga di pasar, JTAB langsung turun melakukan intervensi,” untuk memastikan bahwa masyarakat tidak terbebani oleh harga yang tidak wajar.
Stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging ayam juga dipastikan aman dan mencukupi, memberikan keyakinan kepada masyarakat menjelang perayaan Lebaran.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan stabilitas harga dan pasokan bahan pokok di Solo dapat terjaga. Namun, detail lebih lanjut mengenai perkembangan situasi ini masih perlu dipantau.













