wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Rumah ASN: Kebijakan WFH di Jawa Timur

rumah asn — ID news

Sebelum penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Timur, banyak yang mengharapkan adanya fleksibilitas dalam pola kerja tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik. ASN di daerah ini biasanya menempuh jarak sekitar 28 kilometer pulang-pergi setiap hari untuk bekerja.

Namun, pada awal April 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengumumkan kebijakan WFH yang akan diterapkan setiap hari Rabu. Kebijakan ini diambil sebagai langkah konkret untuk mendukung program penghematan energi nasional di tengah krisis akibat perang di Timur Tengah. Hari Rabu dipilih untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi energi, dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan pengawasan ketat terhadap kehadiran dan kinerja ASN. Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, menegaskan bahwa “dengan sistem WFH, pelayanan publik tidak boleh berkurang. Justru kinerja harus tetap optimal dan koordinasi harus semakin kuat.”

Walaupun ada perubahan dalam pola kerja, sektor pelayanan publik tertentu tetap beroperasi 100 persen secara normal. Khofifah juga menekankan bahwa “sistem WFH ini kami laksanakan selaras dengan kebijakan penghematan BBM dan energi dari pemerintah pusat. Produktivitas ASN tidak boleh menurun. Layanan publik harus tetap berjalan optimal, responsif, dan tanpa hambatan.”

Kebijakan ini bukanlah bentuk pelonggaran kerja, tetapi merupakan mekanisme kerja fleksibel yang diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik terhadap kualitas kerja ASN. Sebuah sumber anonim menyatakan, “kebijakan ini juga menjadi tolok ukur profesionalisme ASN Jatim dalam menjaga kepercayaan publik melalui kualitas kerja yang tetap terjaga di tengah adaptasi pola kerja baru pascapandemi dan krisis energi global.”

Dengan penerapan kebijakan ini, diharapkan ASN dapat berkontribusi lebih baik dalam penghematan energi, sekaligus menjaga kualitas pelayanan publik yang optimal. Pemerintah juga sedang menyiapkan surat edaran tentang ketentuan teknis fleksibilitas kerja bagi ASN untuk memastikan bahwa kebijakan ini berjalan dengan baik.

Secara keseluruhan, kebijakan WFH di Jawa Timur mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam beradaptasi dengan tantangan baru dan mendukung program nasional dalam penghematan energi. Namun, detail lebih lanjut tentang pelaksanaan kebijakan ini masih perlu dikonfirmasi.