Romelu Lukaku terancam dikeluarkan dari skuad Napoli jika tidak kembali ke Italia paling lambat 31 Maret 2026. Pemain asal Belgia ini memilih untuk berlatih di Belgia tanpa izin dari klub, yang memicu ketegangan internal di Napoli.
Napoli kini mempertimbangkan langkah hukum atau denda berat sebagai konsekuensi dari tindakan indisipliner Lukaku. Hal ini terjadi setelah ia tidak mengikuti sesi latihan yang dijadwalkan, yang menjadi perhatian serius bagi manajemen klub.
Lukaku, yang mengalami cedera otot rektus femoris pada pramusim Agustus lalu, baru mencatatkan tujuh penampilan dengan koleksi satu gol sejak kembali dari cedera. Kontraknya dengan Napoli akan berakhir pada Juni 2027, dan ia menerima gaji bersih sebesar 6,5 juta euro per musim.
Asisten pelatih Cristian Stellini saat ini memimpin Napoli, sementara pelatih kepala Antonio Conte mengambil cuti. Conte sebelumnya menyatakan, “Hal ini sudah biasa di Inggris, Chelsea dan Tottenham sama-sama mengizinkan saya melakukan ini,” merujuk pada kebijakan latihan yang lebih fleksibel.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola mengenai masa depan Lukaku di Napoli. Dengan batas waktu yang semakin dekat, banyak yang menunggu keputusan akhir dari manajemen klub.
Details remain unconfirmed.












