Pada 19 Maret 2026, di Camp Nou, Barcelona, Robert Lewandowski menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak dua gol dalam pertandingan melawan Newcastle United di Liga Champions. Kemenangan ini berakhir dengan skor 7-2 untuk Barcelona, memastikan mereka lolos ke perempat final dengan agregat 8-3.
Lewandowski, yang kini berusia 37 tahun 209 hari, mencatatkan dirinya sebagai pencetak brace tertua dalam sejarah Liga Champions, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Filippo Inzaghi, yang mencetak dua gol pada usia 37 tahun 86 hari.
Dengan dua gol ini, Lewandowski kini mengoleksi total 41 gol di fase gugur Liga Champions, melampaui Lionel Messi yang memiliki 40 gol. Ini menunjukkan bahwa meskipun usianya tidak muda lagi, Lewandowski tetap menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
Selain Lewandowski, Lamine Yamal juga mencetak gol penalti dalam pertandingan tersebut, menjadikannya pencetak 10 gol termuda di Liga Champions pada usia 18 tahun 248 hari. Ini menambah catatan sejarah bagi Barcelona di kompetisi Eropa.
Kemenangan 7-2 ini adalah yang pertama bagi Barcelona dalam satu laga Liga Champions sejak mereka mencetak tujuh gol dalam pertandingan pada Maret 2012 dan September 2016. Hasil ini menunjukkan dominasi Barcelona di lapangan dan kemampuan mereka untuk mencetak gol dalam jumlah besar.
Dengan hasil ini, Barcelona tidak hanya melanjutkan perjalanan mereka di Liga Champions, tetapi juga memperkuat posisi mereka sebagai salah satu tim terkuat di Eropa saat ini. Kemenangan ini menjadi penting bagi tim, terutama dalam upaya mereka untuk meraih gelar di kompetisi bergengsi ini.
Secara keseluruhan, pertandingan ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi Lewandowski dan Yamal, tetapi juga bagi FC Barcelona, yang menunjukkan bahwa mereka masih memiliki kekuatan untuk bersaing di level tertinggi.
Dengan keberhasilan ini, Barcelona kini menantikan tantangan di perempat final, di mana mereka berharap dapat melanjutkan performa impresif mereka dan meraih kesuksesan lebih lanjut di Liga Champions.












