Ricky Kambuaya, gelandang berusia 29 tahun, telah menjadi sorotan di BRI Super League. Sejak bergabung dengan Dewa United dari Persib Bandung pada tahun 2023, Kambuaya telah memainkan 81 pertandingan dan menunjukkan performa yang mengesankan.
Pada musim ini, Kambuaya telah tampil dalam 21 pertandingan, mencetak satu gol dan memberikan tiga assist. Penampilannya yang solid telah menarik perhatian klub-klub di luar Asia, yang mulai melirik kemampuannya.
Menurut Ardian Satya Negara, manajer Dewa United, saat ini ada tawaran dari klub luar negeri untuk Kambuaya, sementara rekannya, Egy Maulana Vikri, belum menerima tawaran dari klub lain. “Kalau sampai sekarang (tawaran klub) Indonesia untuk Ricky ada, untuk Egy belum ada,” ungkapnya.
Dewa United kini menghadapi dilema terkait masa depan Kambuaya. Klub tersebut sedang mempertimbangkan untuk mempertahankan Kambuaya dan Vikri, atau menjual Kambuaya jika tawaran yang tepat datang. Keduanya terikat kontrak jangka panjang dengan Dewa United hingga sekitar tahun 2028.
Kambuaya yang telah membuktikan kemampuannya di lapangan, kini menjadi aset berharga bagi Dewa United. Penampilannya yang konsisten dan kemampuan untuk berkontribusi dalam serangan membuatnya semakin diminati.
Dengan kontrak yang masih tersisa hingga 2028, Dewa United memiliki waktu untuk mempertimbangkan langkah terbaik. Namun, ketertarikan dari klub luar negeri dapat mengubah dinamika ini dengan cepat.
Situasi ini penting bagi Kambuaya, karena keputusan yang diambil oleh Dewa United akan mempengaruhi kariernya ke depan. Apakah ia akan tetap di Indonesia atau menjajal liga yang lebih kompetitif di luar negeri masih menjadi tanda tanya.
Details remain unconfirmed.
Dengan performa yang terus meningkat, Kambuaya berpotensi untuk menjadi salah satu pemain kunci dalam skena sepak bola Indonesia dan internasional.












