Pertandingan antara Rennes dan Metz pada 22 Maret 2026 berakhir imbang 0-0. Meskipun Rennes mendominasi permainan, mereka tidak mampu mencetak gol, sementara Metz belum meraih kemenangan dalam 16 pertandingan liga terakhir.
Pape Mamadou Sy, kiper Metz, tampil gemilang dalam laga ini, menepis berbagai peluang yang diciptakan oleh Rennes. Ini menjadi momen emosional bagi Sy, yang baru kembali bermain setelah cedera gegar otak yang membuatnya absen sejak akhir Oktober lalu.
Rennes, yang telah memenangkan delapan pertandingan berturut-turut melawan Metz di Ligue 1, tampaknya tidak dapat memanfaatkan keunggulan mereka. Anthony Rouault sempat mencetak gol, namun gol tersebut dibatalkan oleh VAR karena pelanggaran yang terjadi dalam proses serangan.
Metz, di sisi lain, terus berjuang di liga dengan catatan 3 imbang dan 13 kekalahan dalam 16 pertandingan terakhir mereka. Penampilan buruk ini membuat mereka terjebak di zona bawah klasemen.
François-Henri Pinault, pemilik Stade Rennais, hadir untuk menyaksikan pertandingan, sementara Maxime Bouffaut, mantan pemain Stade Rennais dan FC Metz, mengamati laga tersebut. Bouffaut menyatakan bahwa meskipun kedua klub memiliki kesamaan dalam kepemilikan, Stade Rennais memiliki kekuatan finansial yang jauh lebih besar.
“Ia berharap tim tersebut dapat keluar dari masa sulit,” kata Bouffaut, menunjukkan harapannya untuk perbaikan di masa depan bagi Metz.
Pertandingan ini menunjukkan betapa sulitnya situasi yang dihadapi Metz, yang kini belum meraih kemenangan dalam waktu yang lama. Sementara itu, Rennes harus mencari cara untuk memanfaatkan dominasi mereka di lapangan agar dapat meraih hasil yang lebih baik di pertandingan mendatang.
Details remain unconfirmed.










