Real Betis akan menghadapi Panathinaikos di leg kedua babak 16 besar Liga Europa pada 20 Maret 2026, di Stadion La Cartuja. Saat ini, Real Betis tertinggal agregat 0-1 setelah kekalahan di leg pertama yang berlangsung di Athena, di mana gol penalti yang dicetak oleh Vicente Taborda menjadi pembeda.
Dalam fase liga, Real Betis berhasil finis di peringkat keempat dengan lima kemenangan dari delapan pertandingan. Namun, mereka sedang mengalami kesulitan, belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Sementara itu, Panathinaikos menunjukkan performa yang mengesankan, tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Dalam pertandingan ini, Real Betis harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan Diego Llorente karena skorsing kartu merah, sedangkan Panathinaikos juga tidak bisa diperkuat Anass Zaroury karena sanksi.
Real Betis memiliki catatan baik di kandang pada ajang Liga Europa musim ini, dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Media Indonesia memprediksi bahwa Real Betis akan menang 2-0 atas Panathinaikos dalam leg kedua ini.
Antony, salah satu pemain kunci Real Betis, menyatakan, “kita harus berubah” dan menekankan pentingnya dukungan dari para penggemar. Ia juga menambahkan, “Dengan perasaan sedih dan kecewa, tapi kami memiliki leg kedua di kandang, bermain di hadapan pendukung kami, bersama para penggemar kami. Jadi kami terus berjuang dan saya percaya 100% pada tim saya.”
Real Betis pernah membalikkan defisit 0-1 di leg pertama saat melawan Gent musim lalu, memberikan harapan bagi mereka untuk melakukan hal yang sama kali ini. Pertandingan ini diharapkan akan menjadi momen penting bagi tim untuk membuktikan kemampuan mereka di depan pendukung sendiri.
Dengan semua faktor yang ada, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung ketat dan menarik. Detail tetap belum terkonfirmasi mengenai strategi yang akan diterapkan oleh kedua pelatih, Manuel Pellegrini dan Rafael Benitez, dalam menghadapi situasi ini.












