Persib Bandung harus bermain dengan sepuluh pemain setelah kartu merah yang diterima Uilliam Barros. Pada 18 Februari 2026, Persib Bandung menghadapi Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam leg kedua babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026. Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung.
Meskipun meraih kemenangan di leg kedua, Persib Bandung kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC dan tersingkir dari kompetisi ACL Two. Uilliam Barros, yang menerima kartu merah karena melakukan tekel keras terhadap Jonathan Khemdee, menjadi sorotan dalam pertandingan tersebut.
Setelah insiden itu, Komdis AFC mengumumkan bahwa Uilliam Barros dijatuhi sanksi larangan bermain selama dua pertandingan dan denda sebesar USD 1.500. Denda sebesar Rp 25 juta harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak keputusan dikeluarkan.
Keputusan sanksi diumumkan pada Rabu, 18 Maret 2026, dan sanksi ini berlaku di semua ajang yang diselenggarakan oleh AFC. Uilliam Barros mendapatkan skorsing selama dua pertandingan, termasuk satu pertandingan penangguhan otomatis.
Insiden yang terjadi pada 18 Februari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ini menambah catatan kontroversial dalam pertandingan tersebut. Uilliam Barros dikeluarkan oleh wasit karena melakukan pelanggaran berat, yang berpengaruh besar terhadap performa tim.
Dengan hasil ini, Ratchaburi FC melanjutkan perjalanan mereka di AFC Champions League, sementara Persib Bandung harus merelakan impian mereka untuk melaju lebih jauh di kompetisi ini. Penggemar dan analis sepak bola kini menantikan langkah selanjutnya dari kedua tim setelah hasil ini.











