Kecelakaan helikopter milik Angkatan Udara Qatar terjadi pada 22 Maret 2026, saat penerbangan pelatihan. Helikopter tersebut mengalami kerusakan teknis yang mengakibatkan kecelakaan. Tujuh orang berada di dalam helikopter saat insiden terjadi.
Dari tujuh orang tersebut, enam orang dipastikan tewas. Korban yang meninggal termasuk empat personel militer Qatar, satu perwira Turki, dan dua karyawan sipil dari perusahaan pertahanan Turki, ASELSAN. Perwira Turki yang tewas adalah Mayor Sinan Tastekin, sementara dua karyawan ASELSAN yang meninggal adalah Suleyman Cemal Kahraman dan Ismail Anas Can.
Kecelakaan ini dilaporkan oleh Kementerian Pertahanan Qatar, yang menyatakan bahwa helikopter tersebut jatuh ke laut. Tim pencarian dan penyelamatan masih melanjutkan operasi untuk menemukan anggota kru yang tersisa.
Investigasi resmi mengenai penyebab kecelakaan akan dilakukan oleh pihak Qatar dengan bantuan dari spesialis Turki. Insiden ini terjadi dalam konteks pelatihan yang dilakukan sebagai bagian dari Komando Angkatan Bersenjata Gabungan Qatar-Turki.
Kementerian Pertahanan Qatar menyampaikan “ungkapan duka cita yang tulus” kepada keluarga para korban. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Nasional Turki juga mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa salah satu tentaranya dan dua personel dari perusahaan pertahanan Turki, ASELSAN, tewas dalam kecelakaan helikopter tersebut.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional, dengan beberapa negara di Teluk melaporkan serangan rudal dan drone dari Iran sejak 28 Februari yang telah menyebabkan korban dan kerusakan infrastruktur. Detail lebih lanjut mengenai kecelakaan ini masih belum dikonfirmasi.












