“Saya pikir sepakbola itu tidak selalu melulu bicara tentang fisik, teknik dan taktik, tetapi ada faktor psikologi yang harus kita pertimbangkan,” ujar Regi Aditya, asisten pelatih Persipura Jayapura, saat menjelaskan pendekatan tim menjelang pertandingan melawan Deltras FC.
Persipura Jayapura memulai kembali latihan di Stadion Mandala pada 23 Maret 2026 setelah libur sepekan. Fokus utama latihan adalah peningkatan kondisi fisik pemain, terutama ketahanan dan kekuatan otot, yang dianggap krusial untuk menghadapi laga yang semakin mendekat.
Latihan tersebut dipimpin oleh pelatih kepala Rahmad Darmawan dan asistennya Regi Aditya. “Pertandingan besok sangat berat, karena memang persaingannya sangat ketat,” kata Rahmad Darmawan, menekankan tantangan yang dihadapi timnya.
Persipura dijadwalkan menjamu Deltras FC pada 28 Maret 2026 di Stadion Lukas Enembe. Latihan di luar Papua bertujuan menjaga kebugaran pemain dan membangun kekompakan tim.
Bima Ragil, salah satu pemain kunci, menyatakan, “Sebagai pemain, saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Persipura, apalagi bermain di rumah sendiri.” Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemain dalam memberikan performa terbaik di hadapan pendukungnya.
Regi Aditya juga menekankan pentingnya faktor psikologi pemain dalam persiapan tim. “Fokus kita sekarang untuk laga kandang ini. Target tim jelas agar mengamankan poin penuh,” tambahnya, menunjukkan determinasi tim untuk meraih kemenangan.
Persipura sebelumnya menjalani training center di Bogor, Jawa Tengah, sebelum kembali ke Jayapura untuk mempersiapkan pertandingan ini. Latihan awal telah dilalui tim Persipura pada 23 Maret 2026, dan mereka berharap dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mematangkan strategi.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari para penggemar, Persipura Jayapura berharap dapat meraih hasil positif dalam pertandingan melawan Deltras FC. Tim kini berada dalam kondisi yang lebih baik setelah menjalani latihan intensif dan fokus pada aspek mental pemain.














