Penerimaan anggota Polri untuk Tahun Anggaran 2026 menjadi perhatian masyarakat, terutama dengan adanya kuota yang mengalami penurunan. Polri membuka penerimaan anggota baru dengan total kuota 1.870 siswa, yang merupakan penurunan sebanyak 430 siswa dibandingkan tahun 2025.
Rekrutmen dilakukan secara terpadu dan transparan melalui tiga jalur utama: Akpol, Bintara, dan Tamtama. Pendaftaran untuk Polri 2026 akan dibuka mulai Maret hingga April 2026, dan proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi penerimaan Polri.
Tahapan seleksi mencakup pendaftaran online, pemeriksaan kesehatan, ujian psikologi, tes kesamaptaan jasmani, dan sidang kelulusan akhir. Syarat umum pendaftaran termasuk WNI, lulusan SMA/sederajat, usia minimal 17 tahun, serta sehat jasmani dan rohani.
Untuk calon Taruna Akpol, tinggi badan minimal yang ditetapkan adalah 165 cm untuk pria dan 163 cm untuk wanita. Proses seleksi ini tidak dipungut biaya, memberikan kesempatan bagi semua calon yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi.
Ujian penilaian Kementerian Keamanan Publik tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 20-21 Juni. Namun, terdapat penghentian penerimaan langsung bagi kandidat yang merupakan anggota tim nasional dalam kompetisi sains dan teknologi internasional.
Dengan adanya langkah-langkah yang ditetapkan, diharapkan proses penerimaan anggota Polri dapat berjalan dengan baik dan transparan. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti perkembangan lebih lanjut mengenai penerimaan ini.
Details remain unconfirmed.













