wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Penerbangan: Dampak Eskalasi Konflik di Timur Tengah Terhadap

penerbangan — ID news

Pembatalan penerbangan internasional yang meluas terjadi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, mempengaruhi banyak maskapai penerbangan. Aegean Airlines, misalnya, telah membatalkan penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, Erbil, dan Baghdad hingga 29 Maret 2026. Sementara itu, Air Baltic Latvia juga menghentikan semua penerbangan ke Tel Aviv hingga 28 Maret 2026 dan ke Dubai hingga 30 Maret 2026.

Air Canada mengikuti langkah serupa dengan membatalkan semua penerbangan ke Tel Aviv hingga 2 Mei 2026 dan ke Dubai hingga 28 Maret 2026. Air Europa juga menghentikan penerbangan ke Tel Aviv hingga 20 Maret 2026, dan Air France membatalkan penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, Dubai, dan Riyadh hingga 17 Maret 2026.

Cathay Pacific dan Delta juga terpaksa membatalkan penerbangan mereka, dengan Delta menghentikan penerbangan dari New York ke Tel Aviv hingga 31 Maret 2026 dan dari Tel Aviv ke New York hingga 1 April 2026. Pembatalan ini menciptakan dampak yang signifikan bagi para penumpang dan industri penerbangan secara keseluruhan.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga mengambil langkah preventif dengan menghentikan sementara penerbangan ke luar negeri pada 17 Maret 2026. Seluruh rencana perjalanan udara internasional saat ini berstatus ditunda, menambah ketidakpastian bagi para pelancong.

Insiden drone di Bandara Internasional Cat Bi, Vietnam, menyebabkan kerugian sekitar 5,6 miliar VND bagi Vietnam Airlines. Sekitar 9.200 penumpang terdampak insiden ini, dengan empat penerbangan terjadwal harus berputar-putar dan menunggu sebelum dialihkan.

Eskalasi konflik di Timur Tengah jelas berdampak pada penerbangan global, dengan banyak maskapai yang terpaksa menyesuaikan jadwal mereka. Belum ada tanggal pasti kapan operasional penerbangan akan kembali dibuka. Details remain unconfirmed.