wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Pb: Kunjungan Paguyuban Pasundan ke Padang

pb — ID news

Kunjungan Ketua Bidang Organisasi Pengurus Besar Paguyuban Pasundan ke Padang pada tanggal 17 Maret 2026 menimbulkan pertanyaan penting: Apa tujuan dari kunjungan ini? Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat Sunda dan Minangkabau, yang disambut oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Dr. Kunkunrat, yang memimpin kunjungan ini, menyatakan, “Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun jembatan kolaborasi budaya antara masyarakat Sunda di perantauan dengan masyarakat Minangkabau.” Pernyataan ini menegaskan pentingnya hubungan antarbudaya dalam konteks keberagaman Indonesia.

Amin Prabu, Ketua AMS Sumatera Barat, menambahkan bahwa silaturahmi ini “bukan hanya mempertemukan orang dengan orang, tetapi mempertemukan rasa dengan rasa.” Ini menunjukkan bahwa interaksi budaya memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar pertemuan fisik.

Selain itu, dalam konteks yang lebih luas, PB HMI juga mendorong percepatan implementasi PP TUNAS untuk melindungi anak di ruang digital. Dengan 48% pengguna internet di Indonesia adalah anak-anak, dan mereka menghabiskan 7-9 jam per hari di dunia maya, penting untuk memastikan keselamatan mereka.

PB HMI mendukung kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Ramon Hidayat mengingatkan, “Fenomena ini tidak bisa dianggap sepele. Anak-anak yang terpapar dunia digital sejak usia dini berisiko mengalami gangguan dalam proses tumbuh kembangnya.”

Di sisi lain, PB XIV Purbaya juga berkontribusi dengan membagikan zakat fitrah berupa beras dan sembako kepada masyarakat. Sembako ini, seperti yang dinyatakan oleh KPA Singonegoro, “untuk acara-acara keraton disengkuyung bersama-sama.” Beras yang dibagikan bertuliskan ‘Hutomo Mandala Putra’, dan nominal uang fitrah yang dibagikan adalah Rp 14.000.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antarbudaya di Indonesia, dan menunjukkan komitmen Paguyuban Pasundan dalam membangun jembatan antara berbagai komunitas. Namun, apa langkah selanjutnya setelah kunjungan ini? Details remain unconfirmed.