wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Palti Hutabarat Terima Teror Kepala Anjing di Deli Serdang

palti hutabarat — ID news

“Mereka bertanya, apakah rumah nomor sekian tidak ada penghuninya?” ungkap Wiradarma Harefa, pendamping hukum Palti Hutabarat dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR), mengenai situasi yang dihadapi kliennya.

Peristiwa teror ini terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, ketika kepala anjing ditemukan di depan rumah orang tua Palti di Deli Serdang, Sumatera Utara, sekitar pukul 07.00 WIB. Kepala anjing yang berbulu cokelat tersebut menjadi simbol dari tindakan biadab dan pengecut yang dialami oleh Palti.

Sebelum teror ini, Palti menerima dua paket Cash On Delivery (COD) yang mencurigakan. Paket pertama datang pada 13 Maret 2026 dan ditolak, diikuti oleh paket kedua yang datang pada 14 Maret 2026, yang juga ditolak. Kejadian ini menambah ketegangan menjelang bulan suci Ramadan.

Kakak Palti mendengar suara benda jatuh di depan rumah pada malam 17 Maret 2026, yang menandai awal dari teror ini. Namun, pelaku teror sulit dilacak karena kamera pengawas di area tersebut dalam keadaan rusak.

Wiradarma Harefa menegaskan, “Paket itu jelas tidak bisa diterima. Bagaimana mungkin orang yang sudah meninggal bisa mengirimkan paket?” Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang dihadapi oleh Palti dan keluarganya.

Palti Hutabarat adalah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan perwakilan dari BBHAR, yang berkomitmen untuk membela hak-hak masyarakat. Tindakan teror ini jelas mencerminkan upaya untuk menakut-nakuti individu yang berjuang untuk keadilan.

Keberanian Palti dan dukungan dari BBHAR diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menghadapi ancaman yang ada. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap tindakan serupa yang dapat mengganggu ketentraman.

Dengan kejadian ini, diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil langkah-langkah untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan perlindungan yang diperlukan bagi Palti dan keluarganya.

Details remain unconfirmed.