wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Mobil listrik: Perkembangan di Indonesia

mobil listrik — ID news

Tradisi mudik masyarakat Indonesia yang menempuh perjalanan ratusan kilometer berdampak pada kendaraan listrik dan hybrid. Dengan semakin banyaknya pengguna mobil listrik, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap komponen kendaraan setelah perjalanan jauh.

Baru-baru ini, Wuling Hongguang Mini EV generasi terbaru diluncurkan dengan harga terjangkau, menawarkan dua opsi baterai dengan jarak tempuh 205 km dan 301 km. Motor listrik pada Hongguang Mini EV memiliki daya 30 kw dan mampu berakselerasi dari 0-50 km/jam dalam waktu 4,5 detik. Pengisian daya dari 30 ke 80 persen hanya memerlukan durasi 35 menit.

Yannes Martinus Pasaribu, seorang ahli otomotif, menyatakan, “Pada mobil hybrid seperti HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), seluruh pemeriksaan mobil konvensional tetap berlaku mulai dari ban, rem, hingga kaki-kaki, tetapi perlu tambahan perhatian pada sistem kelistrikan dan baterai.”

Pemeriksaan yang perlu dilakukan meliputi ban, rem, kaki-kaki, sistem kelistrikan, dan baterai. Kondisi aki 12V perlu dicek dan pemindaian dilakukan jika ada indikator peringatan. Selain itu, sistem pendinginan baterai harus diperiksa, termasuk kipas dan jalur sirkulasi udara.

Inspeksi underbody juga menjadi sangat penting untuk mobil listrik murni (BEV) untuk menghindari kerusakan. Yannes menambahkan, “Inspeksi underbody (bawah kendaraan) menjadi sangat penting untuk memastikan tidak ada kerusakan.”

Ban pada mobil listrik perlu diperiksa secara berkala karena cenderung lebih cepat aus. Sistem pengereman pada mobil hybrid juga perlu diperhatikan untuk menghindari kerusakan. Untuk PHEV, pastikan juga port charging dan kabel dalam kondisi bersih dan aman.

Dengan peluncuran Wuling Hongguang Mini EV yang lebih modern, desainnya kini dilengkapi dengan lampu depan bulat dan garis LED, menarik perhatian banyak konsumen. Meski mendapat sejumlah pembaruan, namun kendaraan listrik itu masih dibanderol terjangkau.

Ke depan, diharapkan lebih banyak inovasi dan peningkatan dalam teknologi mobil listrik di Indonesia, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan.