Bagaimana kegiatan AIESEC di Medan berkontribusi pada peningkatan kunjungan wisatawan dan partisipasi internasional? Kegiatan ini telah berhasil menarik perhatian banyak orang, dengan AIESEC di USU menyambut peserta pertukaran internasional yang membawa perspektif baru ke dalam proyek lokal.
Selama Lebaran, Taman Sri Deli, yang menjadi salah satu tujuan wisata populer di Medan, mencatat peningkatan kunjungan sebesar 70%. Santos, salah satu pengunjung, menyatakan, “Alhamdulillah rame. Kalau ditaksir 70 persen meningkatnya dari hari biasa. Biasanya kan sepi.” Peningkatan ini terlihat sejak awal Lebaran, menjadikan tempat tersebut ramai dikunjungi keluarga.
Namun, tidak semua sektor mengalami lonjakan yang sama. Samsul Bahri, seorang sopir, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang pada rute Kutacane-Medan masih tergolong sepi jika dibandingkan dengan Lebaran Idul Fitri tahun lalu. “Saat ini penumpang ke Medan masih tergolong sepi bila dibanding Lebaran Idul Fitri tahun yang lalu,” ujarnya.
AIESEC di USU bertujuan untuk menciptakan sinergi yang solid dengan peserta pertukaran, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif melalui proyek-proyek sukarela global. Azra Wirakanaya, seorang peserta, mengatakan, “Seringkali kita merasa asing dengan EP karena berasal dari negara lain, tapi begitu kenalan dan saling mengobrol, saya segera menyadari bahwa kita sebenarnya punya ambisi yang sama untuk membuat impact melalui project global volunteer.”
Dengan adanya pertukaran budaya dan pengalaman ini, Medan berpotensi menjadi lebih menarik bagi wisatawan dan peserta internasional. Taman Sri Deli, sebagai salah satu tempat yang ramai dikunjungi, menunjukkan bagaimana perayaan Lebaran dapat mempengaruhi dinamika pariwisata lokal.
Ke depan, AIESEC di USU berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan peserta pertukaran dan meningkatkan partisipasi dalam proyek-proyek yang berdampak. Meskipun ada tantangan dalam sektor transportasi, upaya untuk menarik lebih banyak pengunjung dan peserta internasional tetap menjadi prioritas.
Detail tetap belum terkonfirmasi mengenai langkah-langkah lebih lanjut yang akan diambil untuk meningkatkan jumlah penumpang pada rute yang sepi tersebut. Namun, dengan adanya inisiatif dari AIESEC dan peningkatan kunjungan ke tempat-tempat wisata, masa depan pariwisata di Medan tampak menjanjikan.













