Manuel Ugarte, gelandang yang bergabung dengan Manchester United dari Paris Saint-Germain pada Agustus 2024 dengan biaya transfer sebesar 50 juta euro, kini menghadapi tantangan dalam kariernya. Kontraknya dengan klub tersebut akan berakhir pada Juni 2029, namun performanya yang tidak konsisten di Liga Premier Inggris menjadi sorotan.
Sejak bergabung, Ugarte telah membuat 68 penampilan untuk Manchester United, mencetak 2 gol dan memberikan 6 assist. Namun, di musim 2025-26, ia hanya memulai 7 pertandingan, yang menunjukkan adanya kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan liga.
Dalam 23 penampilannya musim ini, Ugarte telah bermain selama 915 menit dan menerima 16 kartu kuning. Gaji tahunan Ugarte di Manchester United adalah 4 juta euro, yang menunjukkan investasi yang signifikan dari klub terhadap pemain ini.
Gary Neville, mantan pemain Manchester United, memprediksi bahwa Ugarte akan meninggalkan klub selama jendela transfer musim panas mendatang. “Casemiro akan pergi, dan Manuel Ugarte, saya pikir, juga akan pergi,” ungkap Neville, menyoroti potensi perombakan di lini tengah United.
Ben Jacobs juga menambahkan bahwa Ugarte mungkin menjadi korban dari perombakan lini tengah, bahkan dengan kepergian Casemiro. “Ugarte akan menjadi pemain cadangan setelah United mendatangkan gelandang baru,” katanya.
Ugarte sebelumnya dianggap sebagai ‘pembelian gagal’ dan menghadapi tekanan dari berbagai pihak sebelum penampilannya yang lebih baik baru-baru ini. Namun, masa depannya di Manchester United setelah jendela transfer musim panas tetap tidak pasti. Details remain unconfirmed.
Dengan perhatian dari klub-klub besar seperti Juventus, masa depan Ugarte bisa menjadi titik balik dalam kariernya, tergantung pada keputusan yang diambil oleh Manchester United dan dirinya sendiri.












