Kawasan Malioboro di Yogyakarta dipadati pengunjung pada libur Hari Raya Idulfitri 1447 H, yang menyebabkan kepadatan lalu lintas yang signifikan. Kepolisian setempat, khususnya Polsek Gondomanan, melaksanakan kegiatan Strong Point di Simpang 3 Pabringan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di area tersebut.
Aiptu Yuli Wardoyo memimpin pengaturan lalu lintas di Malioboro, berfungsi sebagai pusat informasi bergerak bagi pengunjung. “Kami bersiaga di Simpang 3 Pabringan untuk memberikan rasa aman kepada para wisatawan yang sedang menikmati suasana malam lebaran di Yogyakarta,” ungkapnya.
Kepadatan lalu lintas mulai terasa dari Tugu hingga Jalan Abu Bakar Ali. Pengalihan arus lalu lintas dilakukan jika terjadi penumpukan kendaraan, dan kepadatan diprediksi akan berlangsung hingga tengah malam. Menurut informasi, kepadatan diperkirakan akan terurai sekitar pukul 22.00 atau 23.00 WIB.
Selama Operasi Ketupat Progo, Car Free Night Malioboro ditiadakan untuk mengantisipasi keramaian yang lebih besar. Iptu Sunaryanto menyatakan, “Kami tahu kalau wisatawan pasti pakai maps, jadi sering melanggar, tapi kita sepakat dengan rekan-rekan bahwa wisatawan yang melakukan kesalahan sedikit-sedikit, akan kami bantu.”
Dengan jumlah pengunjung yang terus meningkat, pihak berwenang berupaya keras untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan semua pihak. Malioboro dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling ramai di Indonesia, dan situasi ini menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan lalu lintas yang baik selama periode puncak kunjungan.
Details remain unconfirmed.












