Key moments
Apple telah menghentikan produksi Mac Pro setelah sekitar dua dekade hadir di pasar. Keputusan ini diumumkan pada 29 Maret 2026, ketika Apple menghapus Mac Pro dari situs resminya. Model ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2006 sebagai penerus Power Mac G5 dan telah menjadi salah satu produk ikonik dalam jajaran komputer desktop Apple.
Mac Pro terakhir kali diperbarui pada tahun 2023 dengan chip M2 Ultra, namun tidak menerima pembaruan lebih lanjut setelah itu. Dengan harga awal USD 6.999, atau sekitar 118 juta IDR, Mac Pro sempat menjadi standar tertinggi bagi para profesional kreatif. Meskipun demikian, posisi Mac Pro kian terhimpit oleh produk lain dalam jajaran Apple.
Model Mac Pro yang diperkenalkan pada 2019 kembali ke desain modular, yang memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna untuk meningkatkan spesifikasi perangkat keras. Namun, dengan peluncuran Mac Studio, yang menawarkan dukungan memori terpadu hingga 256 GB dan penyimpanan SSD maksimal 16 TB, Mac Pro kini tidak lagi menjadi pilihan utama.
Mac Studio, yang kini menjadi komputer desktop paling canggih dalam jajaran produk Apple, memiliki jumlah core CPU hingga 32 dan core GPU hingga 80. Hal ini menunjukkan bahwa Apple telah beralih fokus dari Mac Pro ke Mac Studio, yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna saat ini.
Keputusan untuk menghentikan produksi Mac Pro sebenarnya sudah diprediksi oleh banyak pengamat. Meskipun Mac Pro sempat mendapatkan pembaruan dengan chip M2 Ultra pada Juni 2023, banyak yang melihat bahwa produk ini tidak lagi relevan di pasar yang terus berkembang.
Dengan penghentian produksi ini, Apple menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pengguna. Namun, bagi banyak profesional kreatif yang telah mengandalkan Mac Pro selama bertahun-tahun, langkah ini mungkin menjadi kehilangan yang signifikan.
Details remain unconfirmed, tetapi perubahan ini mencerminkan arah baru Apple dalam memenuhi tuntutan teknologi dan preferensi pengguna. Sementara itu, para pengamat industri akan terus memantau bagaimana Apple merespons perubahan ini dan apa yang akan datang selanjutnya dalam jajaran produk mereka.














