Lula Lahfah ditemukan meninggal di apartemennya di Jakarta Selatan pada tanggal 23 Januari 2026. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi banyak orang, termasuk Reza Arap, yang berbagi pesan emosional pada tanggal 29 Maret 2026, tiga bulan setelah kepergian Lula.
Dalam pesan tersebut, Reza Arap menyampaikan rasa kehilangan dan cinta yang mendalam untuk Lula, meskipun waktu mereka bersama sangat singkat. Ia mengingat bagaimana Lula membantu memperbaiki citra publiknya dan menyebutnya sebagai salah satu jiwa paling murni yang pernah ia temui.
Reza Arap mengungkapkan, “Aku izin melanjutkan hidup ya,” menandakan usahanya untuk melanjutkan hidup meskipun masih merasakan kehilangan yang kuat. Ia juga menyatakan, “Bagaimana kabarmu di sana? Terlalu berisik sekaligus sunyi di sini,” mencerminkan perasaannya yang campur aduk setelah ditinggal Lula.
Setelah kepergian Lula, Reza Arap berusaha untuk move on dan menjalani hidupnya. Ia menyadari bahwa ada hal-hal di luar kendali manusia, sebuah pelajaran berharga yang ia ambil dari pengalaman bersama Lula.
Lula Lahfah dimakamkan pada tanggal 24 Januari 2026, di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur. Momen ini menjadi titik akhir dari perjalanan hidupnya yang singkat namun berkesan bagi banyak orang.
Reza Arap, yang kini berfokus pada hidupnya, mengakui bahwa meskipun ia berusaha untuk melanjutkan, rasa kehilangan akan Lula tetap ada. Ia menyadari bahwa kenangan indah bersama Lula akan selalu hidup dalam ingatannya.
Dengan pernyataan-pernyataan tersebut, Reza Arap menunjukkan betapa besar dampak yang ditinggalkan Lula dalam hidupnya. Para pengamat dan penggemar berharap agar Reza dapat menemukan kedamaian dan terus mengenang momen-momen berharga yang telah mereka bagi.
Details remain unconfirmed.














