Pada tanggal 25 Maret 2026, Bank Central Asia (BCA) mengumumkan kurs terbaru untuk Dolar Amerika Serikat. Kurs jual Dolar AS di BCA tercatat sebesar Rp 17.105,00, sementara kurs beli berada di Rp 16.915,00.
Perbandingan dengan bank lain menunjukkan bahwa kurs jual Dolar AS di Bank Negara Indonesia (BNI) adalah Rp 17.103,00 dan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp 17.139,00. Sementara itu, Bank Mandiri menawarkan kurs jual Dolar AS di Rp 16.980,00.
Di sisi lain, kurs beli Dolar AS di BNI adalah Rp 16.898,00, di BRI Rp 16.838,00, dan di Bank Mandiri Rp 16.950,00. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS saat ini adalah Rp 16.920,00.
Kurs jual Dolar AS di Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan angka yang signifikan, yaitu Rp 17.066,91, dengan kurs beli di Rp 16.897,09. Hal ini menunjukkan bahwa kurs jual Dolar AS di pasar domestik saat ini berada di atas Rp 17.000.
Kurs transaksi BI diumumkan sekali setiap hari kerja pada pukul 08.00 WIB, memberikan informasi penting bagi pelaku pasar dan masyarakat umum mengenai nilai tukar.
Reaksi dari masyarakat dan pelaku ekonomi terhadap perubahan ini masih dalam tahap pengamatan, tetapi fluktuasi nilai tukar Dolar AS ini dapat mempengaruhi berbagai sektor, termasuk perdagangan dan investasi.
Dengan kurs yang terus bergerak, penting bagi masyarakat untuk selalu memperbarui informasi mengenai nilai tukar agar dapat mengambil keputusan yang tepat dalam transaksi keuangan.
Details remain unconfirmed.













