wartawarganews

Latest News, Stories and Updates from Citizens

Kip Kuliah: 21.995 Siswa Penerima PIP Lolos SNBP 2026

kip kuliah — ID news

Pada tanggal 31 Maret 2026, sebanyak 21.995 siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan berhak menerima KIP Kuliah. Jumlah ini mencakup 67 persen dari total penerima KIP Kuliah yang berhasil lolos SNBP tahun ini.

Total pendaftar KIP Kuliah yang lolos SNBP mencapai 64.471 siswa, dengan 33.45 persen di antaranya adalah peserta yang sudah menerima PIP saat SMA. Siswa penerima PIP menjadi prioritas dalam seleksi penerimaan mahasiswa melalui KIP Kuliah, yang menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Pada SNBP tahun 2026, jumlah peserta yang mendaftar KIP Kuliah mencapai 287.831, sementara total peserta SNBP adalah 806.000 orang. Dari jumlah tersebut, 155.543 peserta dinyatakan lulus untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik, di mana 53.897 di antaranya adalah pendaftar KIP Kuliah.

Sebagian besar perguruan tinggi tujuan mahasiswa penerima KIP Kuliah berada di luar Jawa, mencerminkan upaya pemerataan akses pendidikan tinggi di seluruh Indonesia. Penyaluran KIP Kuliah tahun ini resmi menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang mengombinasikan data dari tiga sumber untuk memastikan ketepatan sasaran.

Sandro Mihradi, seorang pejabat terkait, menyatakan, “Kami prioritaskan siswa penerima PIP dari desil 1 yang sangat miskin sebagai prioritas utama, desil 2 yang miskin sebagai prioritas tinggi, desil 3 yang hampir miskin sebagai prioritas menengah dan desil 4 yang rentan miskin sebagai prioritas terbatas.” Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap siswa dari latar belakang ekonomi yang beragam.

“Tahun ini kita sudah akan menggunakan DTSEN, dimana DTSEN ini mengombinasikan dari tiga sumber data,” tambahnya. “Jadi ini adalah memang jaring-jaring istilahnya yang kita berikan untuk memastikan memang tepat sasaran dari penyaluran KIP Kuliah ini.” Namun, ia juga mengingatkan bahwa para pendaftar tidak langsung mendapatkan KIP Kuliah, menandakan adanya proses seleksi yang ketat.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan KIP Kuliah dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta meningkatkan akses pendidikan tinggi di Indonesia.