KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, pada Senin, 6 April 2026, pukul 14.15 WIB. Insiden ini melibatkan tiga gerbong yang keluar dari rel saat kereta sedang mengangkut 580 penumpang.
Proses evakuasi penumpang berlangsung selama delapan jam, dengan PT KAI menyiapkan 10 bus untuk membantu transportasi penumpang yang terdampak. Lima orang dilaporkan terluka akibat kejadian ini.
Akibat anjlokan ini, sebanyak 21 perjalanan kereta api mengalami gangguan. Beberapa perjalanan kereta api dibatalkan, termasuk KA Sawunggalih, KA Taksaka, KA Purwojaya, dan KA Joglosemarkerto, seperti yang disampaikan oleh Anne Purba dari PT KAI.
M. As’ad Habibuddin, perwakilan PT KAI, meminta maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya penumpang KA Bangunkarta yang perjalanannya terganggu. “KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini,” ujarnya.
Saat ini, sejumlah perjalanan kereta api pada lintas selatan akan memutar melalui jalur utara Jawa untuk mengurangi dampak dari insiden ini, seperti yang dijelaskan oleh Luqman Arif.
KA Bangunkarta adalah kereta api yang melayani relasi Jombang-Pasar Senen. Penyebab anjlokan ini belum diketahui secara pasti, dan detail lebih lanjut masih belum terkonfirmasi.













