Jerome Polin dikenal luas melalui konten edukasi dan keseharian saat berkuliah di Jepang. Kini, ia menghadapi tantangan besar dalam dunia bisnisnya. Menantea, brand minuman teh kekinian yang didirikan oleh Jerome Polin dan kakaknya, Jehian Sijabat, akan menghentikan seluruh operasional gerainya secara permanen pada 25 April 2026.
Menantea telah beroperasi selama lima tahun dan sempat membuka ratusan gerai di berbagai kota di Indonesia. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, brand ini menghadapi tantangan berat dalam persaingan industri minuman kekinian. Penurunan penjualan di sejumlah gerai turut mempengaruhi keberlangsungan usaha Menantea.
Keluhan dari mitra dan persoalan operasional yang kompleks juga menambah beban bagi bisnis Menantea. Keputusan penutupan diumumkan oleh manajemen melalui akun resmi mereka, menandai akhir dari perjalanan panjang brand ini di industri kuliner.
Penutupan Menantea menjadi salah satu berita terpopuler pada 12 April 2026, mencerminkan dampak signifikan yang dirasakan oleh penggemar dan pelanggan setia brand ini. Menantea dikenal sebagai salah satu pelopor dalam kategori minuman teh kekinian, yang menawarkan berbagai varian rasa dan inovasi.
Saat ini, banyak yang bertanya-tanya tentang langkah selanjutnya bagi Jerome Polin dan Jehian Sijabat setelah penutupan Menantea. Apakah mereka akan melanjutkan usaha baru atau berfokus pada proyek lain? Detail mengenai rencana masa depan mereka masih belum terkonfirmasi.














